SELEBRITI

Belum Siap Penuhi Panggilan Polisi, Kuasa Hukum Sebut Mawar AFI Masih Dalam Masa Pemulihan Pasca Operasi

Rabu, 23 Maret 2022 13:55

Istimewa

Kapanlagi.com - Mawar AFI sudah rupanya mendapat surat panggilan dari Polres Depok terkait laporan dari pengacara mantan suaminya. Akan tetapi Mawar AFI belum bisa nemenuhi panggilan pemeriksaan tersebut.

Zakir Rasyidin selaku kuasa hukum Mawar AFI pun akhirnya memberikan penjelasan terkait pemanggilan Polres Depok kepada Mawar AFI. Ia mengatakan bahwa kliennya memohon untuk dilakukan pengunduram terhadap panggilan tersebut.

1. Dapat Surat Panggilan

"Mawar sudah mendapatkan surat panggilan dari Polres Depok untuk diperiksa sebagai saksi terlapor terkait UU Informasi Transaksi Elektronik," ungkap, Zakir Rasyidin saat ditemui dikediamannya kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, (22/3) Selasa malam.

"Tadi kami sudah menyampaikan ke Polres Depok untuk meminta penundaan pemeriksaan, karena Mawar saat ini belum siap untuk diperiksa," lanjutnya.

2. Belum Siap Diperiksa

Ternyata Mawar AFI belum siap diperiksa lantaran baru saja menjalani operasi. Kuasa hukumnya menyebut kondisinya belum memungkinkan untuk memberikan keterangan.

"Karena dia dalam proses pemulihan, karena dia baru saja dioperasi, memang keadaannya belum bisa untuk memberikan keterangan. Karena itu, tadi kami sudah meminta waktu kepada penyidik Polres Depok agar kiranya pemeriksaan itu bisa dimundurkan sampai dengan Mawar pulih dari operasinya," ujarnya.

3. Belum Ada Komunikasi

Zakir Rasyidin menegaskan sampai saat ini Mawar AFI dan tim pengacara Steno Ricardo belum ada komunikasi dan ia berharap polisi bisa menjadi fasilitator untuk hal ini. Selain itu Zakir Rasyidin juga menyampaikan bahwa Mawar AFI siap dengan risiko yang dihadapi.

Mawar AFI meluapkan rasa kecewanya di media sosial hingga menyinggung tim pengacara Steno Ricardo. Karena merasa nama baik dicemarkan, tim pengacara Steno Ricardo melaporkan Mawar AFI ke Polres Depok.

"Kalau misalnya klien kami benar dianggap bersalah, ya harus tunduk pada proses hukum itu, dia harus meminta maaf. Tapi, kalau misalnya memang kesalahan yang dia tidak lakukan, maka tentu proses hukumnya akan melihat itu sebagai suatu keadaan yang memang tidak bisa dipaksakan untuk dilanjutkan," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING