Butet Kertaredjasa, Luput Dari 'Tragedi Garuda'

Kapanlagi.com - Seniman nyentrik Butet Kertaredjasa merasa telah diselamatkan oleh tiga acara yang dinilainya sama sekali tidak 'bermutu'. Ketiga acara tersebut telah menunda kepulangan Butet ke Jogja, dengan menggunakan pesawat garuda yang naas pada hari Rabu (7/3) kemarin.

Saat ditemui di Hotel Sultan Jakarta pada malam harinya, Butet merasa sangat bersyukur karena dirinya tidak jadi berangkat.

"Selesai latihan dengan Teater Koma sebetulnya saya segera pulang, tapi saya tunda gara-gara ada telepon dari Effendi Gazali untuk mengisi acara talk show, jadinya ditunda," ujar putra seniman besar Bagong Koesoedihardjo ini.

Selain mengisi acara talk show, Butet juga mengisi acara di konferensi wanita sedunia dan launching sebuah tabloid baru di Hotel Sultan. Tapi bagi Butet, yang namanya apes bisa terjadi dimana saja.

"Saya bisa saja mati kesetrum saat diwawancara, lha wong namanya apes," selorohnya.

Kematian, menurut Butet, merupakan apes yang berasal dari dua sumber. Pertama memang sudah digariskan Tuhan, kedua apes juga merupakan bagian dari kecerobohan manusia itu sendiri.

"Jadi kecelakaan itu bisa karena kecerobohan juga karena sudah digariskan," tuturnya.

Dan Butet tak punya pilihan lain untuk tetap naik pesawat untuk bisa menjalankan segala pekerjaannya. "Ini resiko dari kerjaan, kalau mati karena itu sudah menjadi resiko," pungkasnya.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kl/wwn)

Rekomendasi
Trending