SELEBRITI

Cium Jenazah Istri Saat Ditemukan, Ade Jigo Bilang Wanginya Masih Sama

Jum'at, 04 Januari 2019 21:15 Penulis: Rahmi Safitri

Ade Jigo dan almarhum istri © instagram.com/adejigo

Kapanlagi.com - Ade Jigo adalah salah satu korban selamat dari musibah tsunami Anyer. Sayangnya dalam kejadian tersebut, ia harus kehilangan sang istri tercinta untuk selama-lamanya. Beberapa hari setelah tragedi tersebut, Ade akhirnya bersedia berbagi cerita tentang kronologi hingga saat ia harus mengetahui kalau sang istri meninggal dunia.

Jadi setelah selamat dari tsunami, Ade berniat untuk mencari istri, anak pertama, dan pengasuhnya. Namun karena anak bungsu yang bersamanya selama kejadian muntah dan bibirnya membiru, Ade pun langsung minta bantuan untuk mengantarkan dirinya ke klinik. Di sana lah ia bertemu dengan anak pertama bersama pengasuhnya.

"Mereka sudah nangis. 'Ibu mana, ibu mana'. Aku bilang, 'Tenang, kita cari nanti'. Anak saya sudah nggak bisa ngomong apa-apa, sudah kedinginan, sudah diselimuti pakai sprei klinik dan saya cari bantuan. Saya telepon om saya. Saya telepon manajemen saya. Saya telpon Basarnas," cerita Ade saat ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (3/1/2019).

"Basarnas bilang sudah terima laporan dan 'Tunggu, bantuan akan segera datang'. Jam 3 pagi, manajemen saya sudah datang bawa ambulans untuk evakuasi siapapun itu. Niatnya matahari terbit saya mau tinjau ke lokasi, namun sekuriti bilang, 'Pak, evakuasi diberhentikan dulu karena hujan dan ada peringatan gelombang mau naik lagi', 'Ya udah, Pak', 'Kalau misalkan bapak mau nunggu, di belakang ada satu jenazah, itu coba dilihat siapa tahu bapak kenal, keluarga', 'Cewek atau cowok?', 'Cewek', 'Iya Pak, nanti saya lihat', karena saya yakin istri saya selamat," lanjut Ade.

1. Pengasuh Yang Lihat Jenazah Lebih Dulu

Ade mencoba menunggu cuaca membaik dan bertanya pada sekuriti yang sama soal kapan evakuasi akan dimulai lagi. Perasaannya sedikit tak enak karena bapak sekuriti itu terus melihat ke arah anak-anaknya yang sedang tidur. Sekuriti itu lalu bilang kalau anak-anak Ade mirip dengan jenazah yang ada di belakang karena sama-sama berkulit putih dan menyuruh sang komedian untuk mengecek.

"Saya belum siap. Saya minta tolong mbak (pengasuh) saya, 'Mbak tolong cek di belakang ada jenazah, itu siapa? Kalau kenal kabarin saya ya'. Mbak sama sekuriti dibawa ke belakang. Nggak lama pembantu saya itu menjerit teriak. 'Wah, berarti ini istri saya'. Saya sudah yakin. Dia balik pingsan, saya bangunin, 'Mbak, anak-anak lagi pada tidur, entar nggak ada yang jaga lho. Saya mau lihat ibu (istri) di belakang'. Benar pada saat saya ke belakang, istri saya sudah di situ," kata Ade.

2. Tegar Karena Anak-Anak

Ternyata informasi dari sekuriti, jenazah itu dibawa oleh warga pukul setengah sebelas malam. Kejadian tsunami sendiri satu jam sebelumnya. jam setengah 10 malam. Cuma Ade tak tahu di mana jenazah diketemukan karena tidak bertanya.

"Yang buat saya kuat anak saya nggak nangis ya melihat istri saya. Dia cuma, tidak meneteskan air mata tapi berlinang, tapi dia kuat. Itulah yang membuat saya kuat. Anak saya aja kuat masa saya lemah. Saya harus lebih kuat," kenang Ade.

3. Sempat Cium Kening

Saat melihat jenazah sang istri, Ade ingat kalau pakaian mendiang masih lengkap, hanya hijabnya yang hilang entah ke mana. Perhiasan dan jam tangannya pun masih ada.

"Saya cium keningnya itu masih aroma dia. Nggak ada luka memar, nggak ada luka lecet. Keterangan dari dokter yang memvisum katanya kelamaan di air, karena kebetulan istri saya nggak bisa berenang. Dia jadi kebanyakan minum air laut, jadi nggak kuat," pungkas Ade.

Stay strong Ade dan anak-anak!


REKOMENDASI
TRENDING