Din: Ternyata, Berakting Itu Susah-Susah Gampang
Kapanlagi.com - Di tengah kesibukannya sebagai ketua umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin masih menyempatkan diri 'berakting' di depan kamera guna mengisi tayangan khusus Ramadhan 1426 H.
"Ternyata, berakting itu susah-susah gampang," kata Din menjelang keberangkatannya mengikuti Forum Masyarakat Dunia di Rhodes, Yunani, awal pekan lalu.
Dalam acara berjudul Jelang Senja Ramadhan yang ditayangkan di TVRI setiap pukul 16.10 WIB selama bulan Ramadhan kali ini, Din menjadi narasumber di beberapa episode.
Mengingat kesibukannya memenuhi undangan kegiatan keagamaan di berbagai daerah maupun negara, maka syuting dilakukan saat Din tidak berpergian ke luar daerah atau ke luar negeri.
Advertisement
"Waduh, saya dipaksa syuting sampai jam empat subuh. Karena paginya harus memberikan sambutan di Universitas Muhammadiyah, terpaksa hanya tidur-tidur ayam," kata Din.
Jelang Senja Ramadhan merupakan tayangan Islami hasil kreativitas rumah produksi Jakarta Sinema Raya.
Din ikut sibuk syuting juga bukan tanpa sebab, karena di rumah produksi itu dia bertindak selaku Ketua Dewan Pembina.
"Jakarta Sinema Raya merupakan rumah produksi dari anggota kelompok pengajian artis yang tergabung dalam Jamaah Syamsu Rizal (JSR). Makanya, tayangan itu banyak menampilkan artis juga," kata Din yang dikenal akrab dengan sejumlah artis itu.
Din selaku penggagas Jelang Senja Ramadhan yang syutingnya dadakan itu, juga ikut mencari sponsor dan media yang mau menayangkannya karena media televisi lainnya sudah memiliki acara serupa.
"TVRI ternyata siap menayangkannya. Jam dua malam, saya telepon Pak Rusdi (Rusdi Kirana, Dirut Lion Air-red). Ternyata beliau menyambut baik dan siap membantu," kata Din.
Rusdi Kirana membenarkan Din. Ia mengaku baru dihubungi Din beberapa hari menjelang penandatangan nota kesepahaman antara Lion Air dan Wings Air (anak perusahaan Lion Air 0red) dengan Din selaku Ketum PP Muhammadiyah.
"Ketika itu Mas Din menyebut proposal acara. Saya langsung terima. Bukan karena hubungan baik makanya proposal diterima tetapi program ini sangat menarik karena temanya variatif seperti flu burung, BBM. Lalu saya bilang kepada Mas Din, `Saya setuju`. Akan saya alokasikan (dananya). Sekali lagi, ini bukan karena hubungan institusi tetapi karena programnya menarik. Ini juga wujud kepedulian sosial Lion Air dan Wings Air," kata Rusdi.
Para artis JSR yang terlibat seperti Ineke Koesherawati, Natalie Sarah, Chichi Tegal, Cheche Kirani, Leroy Osmany, Ozi Syahputra, Mediana Hutomo, Berliana Febrianti, Astri Ivo, Eksanti, Erna Libby, Ussy Sulistiawaty, Asmiar Yahya, Five V, Ida Leman, Lucia Faisol, Soraya Abdullah, Tinna Harahap, Hedi Yunus hingga Ivo Nilakresna. Host per episode dilakoni para artis JSR secara bergantian.
Sementara bintang tamunya disesuaikan dengan tema tayangan. Misalnya masalah flu burung, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari tampil sebagai bintang tamu. Selain Siti Fadilah, Menteri BUMN Soegiharto, aktivis Indonesia Corruption Watch Luky Djani, Agus Sudibyo (pengamat media), sutradara dan penulis skenario Imam Tantowi, Andi Jamaro (Nahdlatul Ulama), Theo Bella (Katholik), Henri Yosodiningrat (aktivis Granat).
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(*/dar)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
