Disumpahi Mati Oleh Anak SMP, Begini Perasaan Anji

Selasa, 03 April 2018 21:15 Penulis: Rahmi Safitri
Disumpahi Mati Oleh Anak SMP, Begini Perasaan Anji Anji © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Anji baru saja mendapat serangan dari fans K-Pop, terutama fans EXO yang biasa disebut dengan EXO-L. Semua ini bermula kala Anji mengunggah sebuah video di mana dia bertanya apakah lagu yang dinyanyikan oleh EXO-CBX yang berjudul Someone Like You mirip dengan single-nya yang rilis di tahun 2012, Kekasih Terhebat. Beberapa fans EXO tak terima dan memberikan ancaman pada Anji.

Anji mengaku dia tak pernah menuduh EXO-CBX plagiat lagunya. Penyanyi lagu Dia ini awalnya hanya bermaksud untuk memberikan edukasi soal musik dan plagiarisme kepada para follower-nya. Anji sendiri mengaku tak pernah mengikuti musik K-Pop.

"Kalau misalkan follow saya, saya sering memberikan edukasi tentang musik atau apapun. Boleh dicek sampai ke lima tahun belakangan. Jadi ini bukan untuk apa-apa, tapi untuk mengedukasi tentang plagiat karena sering lagu ini dibilang mirip sama ini. Itu yang ngasih tahu follower. Karena sebelumnya ada lagu Indonesia disamain sama lagu Korea dan musisinya di-bully, dikata-katain. Makanya saya bilang kalau lagu Korea mirip lagu Indonesia apakah ini plagiat gitu. Saya cuma mau bilang jangan pakai standar ganda," kata Anji saat ditemui ditemui di Epiwalk, kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (3/4/2018).

Anji minta orangtua awasi anak-anaknya © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom SukaryaAnji minta orangtua awasi anak-anaknya © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Sayangnya maksud Anji untuk memberikan edukasi malah membuat dirinya di-bully beberapa fans, bahkan sampai diharapkan untuk mati. Sebagai orangtua, Anji hanya khawatir dengan kegiatan anak-anak yang memberinya ancaman ini.

"Saya lebih concern ke bagaimana orangtua memperhatikan kegiatan digital anaknya. Karena mereka bisa comment dengan membabi buta, tapi sekali lagi nggak semua fans EXO atau K-Pop perilakunya seperti itu, tapi banyak, dan itu udah terbukti. Sampai dinonaktifkan komen mereka masih perang sendiri," jelas Anji.

Oleh karena itu, Anji pun memberikan pesan kepada para orangtua agar lebih mengawasi kegiatan anak-anaknya. "Saya pengin orangtua memerhatikan aktivitas anaknya karena mereka bisa bikin akun bodong untuk memaki-maki orang. Ada juga sih akun pribadi anak SMP ngata-ngatain saya nyumpahin saya mati, anak saya sakit. Buat saya itu kelewatan dan keterlaluan," pungkasnya.

(kpl/abs/pit)

Editor:

Rahmi Safitri


REKOMENDASI
TRENDING