Ditahan di Bandara Changi, Ustaz Solmed Ditanya Facebook & Sosmed

Senin, 05 Juni 2017 11:15 Penulis: Ahmat Effendi
Ditahan di Bandara Changi, Ustaz Solmed Ditanya Facebook & Sosmed Ustaz Solmed ©KapanLagi.com

Kapanlagi.com - Baru-baru ini Ustaz Solmed mengalami kejadian kurang menyenangkan saat pulang dari Singapura. Ia ditahan oleh petugas imigrasi Singapura selama lebih dari 9 jam. Saat bertanya tentang alasan penahanan, Ustaz Solmed tak mendapatkan jawaban yang memuaskan. Petugas imigrasi pun sempat menyelidiki handphone dan sosial media Solmed.

"Saya diam lah. Apa Facebook kamu? Email kamu? Media sosial kamu? Nomor telepon kamu? Handphone kamu sini. Semua ditanya diminta. Sampai HP saya dikembalikan saya pikir selesai, ternyata belum. Artinya bayangkan dari jam 9 sampai jam 7 baru saya dikeluarkan dari ruang isolasi," ujar Ustaz Solmed saat dihubungi Sabtu (03/06/2017).

Setelah handphone-nya dikembalikan, Ustaz Solmed sempat mentweet kejadian yang ia alami. Ustaz Solmed tidak ditahan sendiri di imigrasi Singapura. Selain dirinya ada juga Ustaz Syurohbil Mahfudz yang merupakan putra Kh.Mahfudz Asirun, Rois Syuriah NU Jakarta.

Ustaz Solmed bercerita sempat ditahan di Singapura. ©KapanLagi.com/Agus ApriyantoUstaz Solmed bercerita sempat ditahan di Singapura. ©KapanLagi.com/Agus Apriyanto

"Saya terpaksa men-tweet kejadian yang saya alami. Karena saya nggak tahu harus laporan ke siapa? Karena saya sudah telepon KBRI tidak ada yang mengangkat berulangkali, jadi saya bingung harus bagaimana. Setidak-tidaknya takut terjadi apa-apa, saya men-tweet dan bercerita tentang apa-apa yang saya alami. Gitu aja sih," tuturnya.

Sahabat Ustaz Solmed ditahan lebih lama dari dirinya di Bandara Changi. Saat mencoba mencari tahu alasan penahanan dan juga kabar sahabatnya, Ustaz Solmed hanya diminta diam dan disuruh pulang ke Indonesia.

"Saya tanya, kawan saya bagaimana? Kasian beliau. 'Sudah, yang penting kamu pulang saja. Kamu diam, nanti dia pulang juga kok. Tenang'. Dengan bahasa melayu. Saya tanya, nanti dia tidur di mana? 'Tenang, nanti saya kasih tempat tidur'. Saya nggak boleh juga ada di situ, saya harus pulang. Jadi mereka tuh bawa saya. Jadi paspor saya dikasih setelah saya berada di ruang tunggu pesawat," tandasnya.

(kpl/far/sjw)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING