SELEBRITI

Dituding Menjauhkan Istri dari Sule dan Usir Ibu Mertua, Teddy Ungkap Soal Perhiasan Rp 250 Juta yang Diberikan Lina Untuk Ibunda

Senin, 06 Januari 2020 15:56 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini

Lina dan Putri © instagram/putridelinaa

Kapanlagi.com - Setelah menikah dengan Teddy, Lina Zubaedah disebut menjauh dari keluarga. Semua ini diduga karena pengaruh dari Teddy, yang sudah memutus komunikasi antara Lina dengan keluarganya dan juga dengan Sule, sang mantan suami.

Usai tahlilan kematian Lina, Teddy memberikan klarifikasi mengenai hal ini. Ia menyebut bahwa dirinya adalah korban dari kesalahpahaman dari keluarga mendiang istrinya.

"Saya klarifikasi lagi. Karena ini dari keluarga Teh Lina kan jauh. Dulu itu ada yang memihak, ibaratnya deket biar sama keluarga di Tambun terus. Jadi mereka punya pendapat sendiri. Jadi mereka nggak pernah ibaratnya, bunda Lina ngejauhin atau mutusin silaturahmi. Jadi ada kekecewaan dari mereka. Saya jadi kambing hitam di sini. Bilangnya saya yang menjauhkan. Padahal masalahnya dari mereka," ujar Teddy seperti dilansir dari YouTube Cumicumi.com.

1. Soal Pengusiran Ibu Mertua

Sempat tersiar kabar bahwa Teddy juga mengusir ibu kandung Lina dari rumah mereka. Pria yang pernah bekerja di Amerika Serikat ini pun membantahnya.

"Kalau mengusir, saya nggak. Saksinya ada Bimara, kak Denny di sini. Karena waktu itu mamah kan pengen kebagian. Mamah minta 100 juta. Jadi mamah jeles juga waktu itu," ungkapnya.

2. Lina Belikan Perhiasan Ratusan Juta

Teddy mengungkap, beberapa waktu sebelum meninggal dunia, Lina sempat membelikan perhiasan untuk ibunya. Nilai perhiasan itu pun nggak main-main.

"Kemarin itu Lina beliin emas lebih dari 250 juta buat mamah. Karena terlalu banyak pengeluaran, akhirnya nanti dulu. Karena usaha-usahanya bunda Lina kan nggak banyak yang gugur," lanjut Teddy.

3. Saran Teddy Untuk Mertua

Teddy pun memberikan saran kepada ibu mertuanya yang mengeluh tak nyaman tinggal di rumahnya. Ia meminta kepada ibunda Lina untuk keliling ke rumah anak-anaknya, sehingga bisa lebih nyaman.

"Kalau di saya, ibaratnya nggak nyaman, Mamah bisa keliling di menantu. Misalkan Sony, menantu yang adeknya bunda itu bisa seminggu, di Agung seminggu, dua minggu bisa di sini. Kan mama juga punya cucu, menantu nggak di sini aja. Kalau di sini dibilangnya nggak boleh ke mana-mana, silaturahmi ke keluarga lain," terang Teddy.

(kpl/phi)


REKOMENDASI
TRENDING