SELEBRITI

Fans Berat Queen, Arief Muhammad Hampir Nangis Saat Nonton 'BOHEMIAN RHAPSODY'

Jum'at, 02 November 2018 17:45 Penulis: Tyssa Madelina

Arief Muhammad hampir nangis nonton Bohemian Rhapsody. © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Film biopik band legendaris Queen yang bertajuk BOHEMIAN RHAPSODY memang sudah dinantikan oleh banyak orang, terutama fans beratnya. Salah satu influencer sukses Tanah Air, Arief Muhammad mengaku sudah dari lama terobsesi dengan band tersebut. Bahkan gara-gara lagunya yang sangat ear catchy, Arief sampai rela latihan demi menampilkannya saat acara pensi.

"Pertama kali kecantol sama band ini pas SMP, gara-gara Love of My Life dan (tentu saja) Bohemian Rhapsody. Nyoba ngulik-ngulik lagunya buat tampil di pensi atau perpisahan sekolah, tapi selalu gagal karena... Skillnya nggak nyampe. Belum lagi vocalist pada nyerah. Hahaha," ujar Arief Muhammad seraya mengenang masa-masa sekolahnya.

Ketika Arief mendengar kabar kalau grup band kesayangannya tersebut akan dibuat film biopik, ia mengaku sudah nggak sabar menonton. Namun suami Tiara Pangestika ini sempat mengaku pesimis karena tidak yakin ada aktor yang bisa memerankan mendiang Freddie Mercury dengan apik.

"Tahun lalu histeris sendiri pas tau Queen bakal dibikinin filmnya. Deg-degan nunggu setahun lebih karena pesimis banget ada yang bisa meranin Freddie Mercury," ungkapnya.

1. Hampir Nangis

Ketika sudah tayang di bioskop, Arief tidak menaruh ekspektasi apapun ke BOHEMIAN RHAPSODY. Tapi ternyata di sepanjang film ia dibuat terpukau dengan akting Rami Malek dan tentu saja nostalgia musik-musiknya. Tak ayal dirinya sampai hampir nangis saat nonton film itu.

"Sampai akhirnya tadi malam nonton filmnya dan DUAR! MELEDAK. Mau nangis nontonnya, BAGUS BANGET. Ini nggak mungkin nonton sekali sih, pasti bakal nonton lagi. Sebagus itu. If Rami Malek doesn’t win an Oscar for his performance, I'll lose faith in humanity," pungkasnya.

2. Tentang Bohemian Rhapsody

Farrokh Bulsara adalah anak dari seorang imigran yang datang ke Inggris untuk mengubah nasib keluarganya. Ia lalu membentuk band bersama John Deacon (Joseph Mazzello), Roger Taylor (Ben Hardy), dan Brian May (Gwilym Lee). Mereka mulai mendapat perhatian dengan penampilannya di atas panggung.

Setelah itu Farrokh memutuskan untuk mengganti namanya menjadi Freddie Mercury (nama yang melegenda sampai sekarang). Musik dan lirik yang dibuatnya aneh tapi justru itu yang disebut dengan mahakarya. Salah satunya yang paling fenomenal tentu saja Bohemian Rhapsody yang dibuat karena ide-ide liar di kepala Freddie.

Ide liar yang dimiliki oleh Freddie malah membuat hidupnya tak terkendali. Perlahan banyak masalah yang dihadapinya. Mulai dari melawan diri sendiri, perselisihannya dengan banyak orang, serta cintanya pada Mary Austin.

Penasaran dengan kisahnya? Saksikan BOHEMIAN RHAPSODY di bioskop terdekat di kota kamu.


REKOMENDASI
TRENDING