Film Artika Sari Dewi Diprotes
Kapanlagi.com - Finalis kontes Miss Universe 2005, Artika Sari sedang kesandung masalah. Film layar lebar SINTA OBONG yang dibintanginya diprotes umat Hindu.
Dalam jumpa pers yang digelar Jumat (2/12) kemarin, di kawasan Sarinah Jakarta Pusat, President World Hindu Youth Organization (WHYO), Shri AA Ngurah Arya Wedakarna MWS, SE bersama Behalf Of The Vice Presidents of WHYO Deepa Devi (Indonesia) menyatakan sikap keberatan mereka dengan beredarnya film drama musikal Sinta Obong.
Dalam resensi SINTA OBONG yang dimuat di majalah Tempo edisi 3-9 Oktober 2005, WHYO juga mengaku keberatan dengan penggunaan simbol-simbol dan ajaran agama Hindu, yakni Itihasa Ramayan. Menurut WHYO, penggunaan simbol-simbol agama Hindu harus dipergunakan dengan cermat.
Film SINTA OBONG adalah film garapan sutradara terkenal Garin Nugroho yang diperankan Artika Sari Dewi. Menurut WHYO, peran Artika sebagai Dewi Sinta dianggap telah melecehkan agama Hindu karena tidak sesuai dengan kitab Ramayana.
Advertisement
Pihak WHYO yang mewakili umat Hindu Dunia, menyatakan, ada 7 poin yang intinya melenceng. "Kami mewakili Umat Hindu di dunia, sebenarnya mendukung film SINTA OBONG. Namun kami merasa keberatan dengan karakter dan jalan cerita film tersebut. Kami sekali lagi mengimbau pada Garin untuk mengembalikan cerita sebenarnya,” tegas Shri AA Ngurah Arya Wedakarna MWS.
Menurut WHYO, di film SINTA OBONG, tokoh Dewi Sinta digambarkan terlalu porno. Sebab, Sinta digambarkan sebagai Dewi Pertiwi yang dipenuhi hasrat seksualitas seperti digambarkan Garin Nugroho. "Dan itu sangat tidak benar," kata Shri AA Ngurah Arya Wedakarna MWS.
Saat dihubungi, Artika Sari Dewi diwakili ibundanya Poppy Diah. Poppy menolak memberikan komentar.
"Hal ini masalah sensitif, soal agama," kata ibunda Artika. Padahal menurut Poppy, SINTA OBONG punya nilai seni tinggi, perpaduan budaya Jawa dan modern.
"Saya sebagai orang awam menilai dari kaca mata seni adalah mungkin sebagai intifikasi nilai artistik yang tinggi," ucap Poppy.
Namun berbeda dari umat Hindu, menurut pelatih tari Artika Sari Dewi, film tersebut bukanlah menceritakan Sinta sebagai dewi melainkan sebagai Siti.
"Peran Artika mengambil setting tahun 70-an. Menurut saya itu hanya cerita metapora. Seperti cerita Rama dan Sinta. Cerita itu bercerita soal pasangan suami istri perpaduan modern," ujar Ni Kadek Yulia Puspasari (26), pelatih tari di film SINTA OBONG.
Ni Kadek menjelaskan, film tersebut tidak ada hubungannya dengan Rama dan Sinta. Sebab menurutnya bila dihubungkan tidak ada habisnya. Kita melihat secara fleksibel saja, bila dihubungkan dengan agama memang tidak nyambung," tandas Ni Kadek.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kl/zee)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
