Glenn Fredly Prakarsai Konser Musik Perdamaian di Maluku

Kapanlagi.com - Penyanyi pop kondang Glenn Fredly (Latuhamalo) ingin menancapkan satu prasasti lambang perdamaian di Maluku, melalui pergelaran konser musik untuk persaudaraan di kota Ambon pada 19 Agustus 2005.

"Konser musik dengan misi persaudaraan oleh artis-artis musik asal Maluku ini baru pertama kali dilakukan sepanjang sajarah Provinsi Maluku. Nantinya semua artis pengisi acara akan menandatangani prasasti sebagai simbol perdamaian," kata Glenn dalam jumpa pers di Jakarta, belum lama ini.

Konser musik yang akan digelar di Lapangan Merdeka, pusat kota Ambon, itu direncanakan menampilkan 60 artis asal Maluku, dan 100 artis nasional.

Glenn mengungkapkan, artis-artis yang bukan berasal dari Maluku tersebut adalah yang memiliki kepekaan dan komitmen bagi terciptanya perdamaian abadi di tanah air.

"Meskipun di kota Ambon, saya berharap konser spektakuler ini menjadi awal bagi perdamaian di seluruh Indonesia," ujarnya.

Selain Glenn Fredly, artis-artis asal Maluku yang sudah memastikan diri akan tampil antara lain Andre Hehanusa, Ruth Sahanaya, Harvey Malaiholo, Bob Tutupoli, Hamdan ATT dan Masnait Group. Sementara artis bukan berasal dari Maluku diharapkan mencapai 100 orang, tetapi yang memastikan diri mendukung baru 15, termasuk Rio Febrian, Titiek Puspa, Edo Kondologit, Dewi Sandra, Leony, Nugie, Rhido SLANK, Kak Seto dan Tracy Trinita.

Menjawab pertanyaan wartawan, ia menegaskan bahwa semua fasilitas dan peralatan yang akan digunakan untuk pergelaran konser musik tesebut berasal dari Ambon.

"Semua kalangan, dari tingkat atas hingga akar rumput kita libatkan dalam acara ini. Bahkan sebelum konser akan ada Kebaktian bersama (untuk kaum Nasrani) dan Shalat Jumat bersama," katanya.

Rencana pergelaran konser musik persaudaraan diselenggarakan oleh INAAMA (Insan Artis Asal Maluku) berkerjasama dengan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB), dan didukung sepenuhnya oleh Komite Perekat Persaudaraan Maluku (KPPM) Jakarta.

Mayjen (Purnawirawan) Picaulima selaku ketua umum KPPM mengatakan, "KPPM mendukung penuh upaya generasi muda Maluku yang dimotori oleh Glenn Fredly tersebut."

KPPM, katanya, merasa punya tanggung jawab membantu sepenuhnya upaya-upaya perdamaian yang dilakukan demi tercipta keamanan dan ketenteraman di tengah kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah Maluku.

Sementara itu ketua umum INAAMA, Harri Souisa (Masnait Group), menyatakan kegiatan yang akan dilakukan bukan semata untuk menghibur masyarakat Maluku yang baru saja lepas penderitaan akibat 'perang saudara' berkepanjangan beberapa tahun lalu, tetapi juga memperingati 60 tahun terbentuknya Propinsi Maluku dan HUT Kemerdekaan RI Ke-60.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(*/erl)

Rekomendasi
Trending