Imam S Arifin Tak Merasa Diperalat Polisi

Imam S Arifin Tak Merasa Diperalat Polisi Imam S Arifin

Kapanlagi.com - Sidang kasus dugaan kepemilikan narkoba yang menimpa pedangdut Imam S Arifin, kembali menghadirkan beberapa saksi. Menurut majelis hakim, saksi dipanggil lagi untuk mengonfrontir keterangan dari saksi pada sidang sebelumnya, terutama soal barang bukti sabu. Sebab terdapat perbedaan yang diterangkan terdakwa dan saksi, apakah sabu atau garam.Untuk diketahui, pada sidang Senin (4/10) lalu, agenda kesaksian dari terdakwa hanya untuk penegasan semata sehubungan dengan barang bukti ini. Dan pada sidang kali ini diperoleh keterangan bahwa saksi mengatakan sabu asli ada dan disimpan pihaknya, setelah mengetahui keberadaan, lalu menggerebek Doni, bandar narkoba. Sementara barang bukti yang ada pada terdakwa diakui Imam adalah garam. Walau demikian Imam tak mau gegabah menyebut bahwa dirinya telah diperalat oleh Polisi. "Insya Allah saya enggak mau katakan itu. Karena waktu itu pas datang ke Polsek Cempaka Putih dan turun mobil, Rosyid muncul seraya bercerita bahwa dia kecewa karena dua kali nyolok (jebak, red) karena hanya garam. Lalu saya diajak mencari sambil berusaha jebak lagi bandar itu bersama-sama. Uang diminta dipegang saya atas permintaan Rosyid. Jadi saya enggak merasa diperalat," papar Imam saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (7/10). Jadi, Imam sekali lagi menegaskan bahwa perintah yang ada adalah untuk menangkap Doni. "Itu ya, saya kan orang sipil. Karena ngapain ambil barang tanpa permintaan Rosyid, orang gila namanya," tandasnya.  

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/dis/bun)

Rekomendasi
Trending