Komentari Kasus Aceh Sangkil, Aura Kasih Pertanyakan Kerja Aparat

Aura Kasih © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Insiden kerusuhan Aceh Singkil telah menjadi salah satu masalah nasional bagi seluruh masyarakat tak terkecuali para selebritis Indonesia. Salah satu aktris yang merasa sangat prihatin dengan keadaan di Aceh saat ini adalah Aura Kasih. Menurut Aura Kasih, apa yang terjadi di Aceh Sangkil kemarin bisa dibilang menjadi satu bentuk kejahatan HAM yang sangat serius. Apalagi bentrokan kemarin juga menyebabkan banyak orang terluka hingga kehilangan nyawa. "Apa yang terjadi di Aceh sangat menyedihkan. Kita tahu banget bahwa masyarakat aceh khususnya, ini jadi semacam kejahatan HAM serius setelah peristiwa Tolikara. Menurut saya dari mulai bupati dan kepala daerah harus bertanggung jawab karena dari sms beredar di pembakaran semuanya kayak diseting. Mau sampai kapan hidup dengan ketakutan. Orang nilai permasalahan bisa akumulasi, jadi ketidakpercayaan masyarakat karena tak bisa diselesaikan," ujar Aura Kasih saat ditemui di sela latihan konser Menanti Arah di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (15/10).

Aura Kasih pertanyakan kinerja aparat pemerintah © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom SukaryaAura Kasih pertanyakan kinerja aparat pemerintah © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya
Wajar saja bila Aura Kasih juga ikut mempertanyakan kinerja para aparat negara selama ini. Pelantun lagu Mari Bercinta itu juga menambahkan bila sekarang adalah saat yang tepat bagi semua elemen terutama dari kalangan pemerintah untuk menunjukkan peran dan kepedulian mereka terhadap kasus Aceh Sangkil ini."Terutama presiden, statement dia tidak setuju peristiwa itu hanya sampai di situ. Ini pertanyaan bagaimana aparat pemerintah bekerja. Gimana mereka dalam urusan membela negara, di sini harusnya peran pemerintah bela negara," sambung Aura Kasih. Insiden Aceh Sangkil sendiri kabarnya disebabkan tuntutan masyarakat untuk menertibkan gereja yang berdiri tanpa izin. Sebuah gereja di Kecamatan Gunung Meriah pun dibakar massa sebagai buntut dari kerusuhan ini.

(kpl/pur/abl)

Rekomendasi

Trending