SELEBRITI

Kuasa Hukum Sebut Nindy Ayunda Alami Sejumlah Teror Ancaman Hingga Pelecehan Jadi Alasan Mangkir dari Panggilan Polisi

Jum'at, 22 Juli 2022 17:16

Nindy Ayunda ungkap alasan kenapa mangkir dari panggilan polisi ©instagram.com/nindyayunda

Kapanlagi.com - Nindy Ayunda hingga kini keberadaannya masih ditelusuri oleh pihak Polres Metro Jakarta Selatan. Pasalnya Nindy sama sekali tak mengindahkan panggilan penyidik untuk dilakukan pemeriksaan terkait laporan istri dari Sulaiman, mantan sopirnya.

Kuasa hukum Nindy, Yafet Rissy mengungkapkan alasan ketidakhadiran kliennya itu. Yafet mengatakan bahwa faktanya, Nindy Ayunda mendapat teror hingga pelecehan menjelang tenggat waktu pemanggilan.

"Kenapa tidak hadir itu karena terdapat fakta, sejak adanya laporan terhadap Nikita Mirzani di Polresta Serang kota, tekanan intimidasi dan teror terhadap Nindy meningkat. Termasuk menjelang deadline, pemenuhan panggilan kedua tersebut ada pihak tertentu yang menelepon dengan kata-kata yang sifatnya intimidatif, cenderung melecehkan," ungkap Yafet Rissy saat ditemui di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Jumat (22/7).

1. Dibuntuti

Tak hanya itu, Yafet juga menyebut bahwa kediaman kliennya juga terdapat beberapa orang yang mengawasi. Bahkan, sampai membuntuti ketika ia keluar rumah.

"Ada juga fakta di mana ada pihak tertentu yang membuntuti bahkan menongkrongi di sekitaran kediaman mbak Nindy selama empat hari berturut-turut sehingga menimbulkan ketakutan ketidaknyamanan bagi mba Nindy. Atas dasar tersebut kemudian demi pertimbangan keamanan diputuskan untuk tidak dulu memenuhi panggilan tersebut," ujarnya.

2. Pernah Bersembunyi

Pihaknya mengatakan selalu berkomunikasi dengan penyidik supaya proses pemeriksaan dapat berjalan lancar. Selain itu, terkait keberadaan Nindy saat ini, Yafet mengatakan bahwa kliennya tak pernah bersembunyi.

"Namun demikian perlu kami tegaskan bahwa kami terus berkoordinasi dengan pihak penyidik Polres Jakarta Selatan sehingga proses pemeriksaan dapat berjalan dengan baik. Secara prinsip kita kooperatif untuk pemeriksaan tersebut," paparnya.

"Tidak ada yang ngumpet, kita sudah menyampaikan secara komunikatif kepada pihak Polres penyidik Jakarta Selatan dan kita sedang terus melakukan komunikasi dan koordinasi agar proses pemberkasan pemeriksaan dapat dilangsungkan dengan baik," pungkasnya.

REKOMENDASI
TRENDING