Kunjungi Korban Perang, Ariska Putri Siapkan Fisik dan Mental

Rabu, 14 Desember 2016 04:00 Penulis: Arai Amelya
Kunjungi Korban Perang, Ariska Putri Siapkan Fisik dan Mental Ariska Putri © Muhammad Akrom Sukarya/KapanLagi.com®

Kapanlagi.com - Di usianya yang baru bakal menginjak 22 tahun pada 13 Januari 2017 nanti, Ariska Putri Pertiwi sudah mencetak prestasi luar biasa. Juara keempat Puteri Indonesia 2016 ini sukses jadi pemenang Miss Grand International 2016. Karena gelarnya, Ariska siap menjalani kesibukan di bidang sosial selama setahun di Thailand dan berkunjung ke sedikitnya 10 negara. Ke mana aja sih?

"Kalau untuk tahun ini tujuan kunjungan 10 negara masih rahasia, saya juga belum tahu. Itu semua rahasia mister Nawat Itsaragrisil dan organisasinya. Tapi mungkin dalam waktu dekat ini kita mau ke Vietnam, bukan untuk membantu korban perang ya, tapi karena tahun depan Vietnam jadi tuan rumah MGI 2017. Nanti bakal ada update lewat FB dan Instagram, jadi semuanya bisa lihat aktivitas Miss Grand itu ke mana saja, nggak tertutup untuk publik kok," cerita Ariska.

Dijumpai di kawasan Jakarta Pusat beberapa waktu lalu, perempuan kelahiran Lhokseumawe ini bercerita bahwa peran penting Miss Grand International adalah memberi masukan dan semangat kepada mereka korban perang. Bukannya harus terjun ke medan perang, tapi lebih memikirkan korban perang yang harus kehilangan keluarga, masa depan hingga rumah. Lantas apa persiapan Ariska untuk itu?

Ariska memamerkan piala kemenangannya sebagai Miss Grand International 2016 © Muhammad Akrom SukaryaAriska memamerkan piala kemenangannya sebagai Miss Grand International 2016 © Muhammad Akrom Sukarya

"Sebenernya fisik dan mental aja karena fisik pasti capek ya. Kemudian juga ini baru pulang ke Indonesia langsung ke China, jadi benar-benar harus fit. Karena bagaimanapun kita bakal ketemu orang-orang yang butuh pertolongan dan sama sekali nggak tahu budaya mereka gimana. Mereka ini dalam kondisi tertekan lho, jadi nggak tahu bakal welcome apa nggak sama kita. Jadi harus cari tahu kita mau ke negara mana nih, apa masalah mereka," lanjut Ariska.

Mengenai pengalamannya, Ariska rupanya pernah membuat sebuah video campaign sebelum menuju Miss Grand International. Di mana dirinya rupanya turun langsung ke pengungsian para imigran korban perang di Medan dan benar-benar melihat kondisi mereka. Ternyata pengalaman berharga itu turut membantu Ariska kala kini menjalani tugasnya sebagai Miss Grand International.

"Mereka di sana nggak punya negara, nggak punya rumah, jadi benar-benar terkungkung. Lihat kondisi mereka yang susah dengan tempat sepi dan harus berbagi. Mereka nggak tahu kapan bisa keluar atau dikirim ke negara mana dan kalau dilihat itu bener-bener kasihan banget, bikin nggak tega. Ada yang sama keluarganya cuma tinggal di terpal dalam kondisi yang kalau dibilang bersih ya nggak bersih. Mereka ini ada di Indonesia sebagai salah satu persinggahan sebelum berangkat ke Las Vegas," usai Ariska.

(kpl/aal/aia)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING