SELEBRITI

Laporkan Dugaan Penipuan Oleh Pengusaha Sewa Mobil, Jessica Iskandar Akui Rugi Total Rp 9,853 Miliar

Jum'at, 15 Juli 2022 07:17

Jessica Iskandar Rugi Rp 9,853 Miliar © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Jessica Iskandar melaporkan seorang pria bernama Christopher Steffanus Budianto ke Polda Metro Jaya. Laporan terhadap pemilik jasa sewa mobil berbasis di Bali dengan nama Triip.Id tersebut diduga karena adanya tindak penipuan.

Jessica melaporkan pria yang akrab disapa Steven itu pada 15 Juni 2022 lalu. Laporan teregistrasi nomor LP/B/2947/VI/2022/SPKT/Polda Metro Jaya dengan jeratan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP.

1. Awal Mula Berkenalan

Jessica Iskandar dan Steven berkenalan pada tahun 2020 saat sang artis memutuskan menetap di Bali. Bermula dari menawarkan jasa endorse, akhirnya Steven mengajak Jessica ikut berbisnis dengan meminjamkan mobil pribadinya untuk disewakan.

"Awalnya saya ditawari untuk endorse mobil. Temanya saya dipinjamkan Alphard selama satu minggu dengan imbalan promosi di Instagram. Ketika Alphard itu diantar oleh perwakilan bernama Claudia, dia mengatakan bosnya bernama Christopher Steffanus Budianto atau yang biasa dipanggil Steven ini ingin bertemu dan ajak makan malam. Setelah itu kita bertemu dan membicarakan bisnis. Bisnis yang dimaksud, saya menitipkan mobil pribadi saya yaitu Alphard dengan nomor D 73 DAR untuk disewakan melalui perusahaannya selama satu tahun," kata Jessica saat menggelar jumpa pers di kawasan Latuharhari, Jakarta Selatan, Kamis (14/7/2022).

"Karena mobil itu tidak saya gunakan, maka ditawarkan mobil diambil di Jakarta dengan pembagian keuntungan Rp 66 juta per tiga bulan. Steven bilang STNK dan BPKB harus dia simpan karena mobil tersebut akan disewakan ke aparat negara. Jadi status kepemilikannya harus jelas dan mobil tersebut diganti plat nomornya sementara. Karena saya percaya, saya berikan STNK dan BPKB," imbuh ibu dua anak ini.

2. Pembayaran Sempat Berjalan Lancar

Pembayaran pertama berlangsung lancar, sehingga Jessica Iskandar pun tanpa pikir panjang menyetujui tatkala kembali di ajak berbisnis. Dimulai dari memercayakan Mini Cooper yang baru dibeli, hingga tertarik membeli beberapa mobil yang disebut sebagai hasil gadai untuk kemudian disewakan supaya uang berputar.

"Seiring berjalan waktu saat saya beli mobil Mini Cooper untuk dipakai pribadi, Steven menawarkan mobil tersebut disewakan dengan pembagian hasil 35 juta perbulan.

Setelah itu Steven menawarkan mobil yang akan dijual atau digadaikan orang lain kepada saya. Saya tertarik dengan mobil tersebut sehingga saya beli empat unit Alphard dan menerima gadaian dua unit Porsche serta satu unit Hummer melalui Steven dengan perjanjian lewat dari dua bulan kendaraan yang digadaikan akan menjadi milik saya. Steven kembali menawarkan mobil tersebut untuk disewakan dengan pembagian keuntungan berbeda dari setiap mobilnya," jelas Jessica.

3. Mulai Mencurigai

Steven menawarkan banyak bentuk kerjasama kepada Jessica Iskandar yang ditanggapi positif berbekal rasa percaya. Namun, lama kelamaan Jessica merasa ada sesuatu yang tidak beres dimulai saat ia tidak mendapatkan uang kiriman dari Steven. Begitu meminta data-data ke bank, hasil mutasi menyatakan tidak ada pembayaran dari Steven setelah proses awal yang berjalan lancar.

"Selain mobil, ada uang sebesar 30.000 USD yang diimingi akan dibeli 15.000 per dollarnya. Saya menyadari ini penipuan ketika Steven mengonfirmasi bahwa pembelian uang USD sudah ditransfer kepada saya sebesar 300 juta. Setelah saya cek ternyata transferan tersebut tidak masuk. Akhirnya saya mengecek semua transaksi yang dikirimkan, semua uang tidak pernah masuk ke rekening saya. Hanya ada beberapa di awal saat mobil Alphard dan mobil Mini Cooper. Selebihnya saya dikirimi bukti transfer palsu," urai Jessica.

4. Total Kerugian Hampir 10 Miliar

Sejauh ini ada sebelas mobil hasil kerjasama Jessica Iskandar dengan Steven yang tak jelas rimbanya. Sebelas mobil itu antara lain satu unit Alphard dan satu unit Mini Cooper milik pribadi, lalu empat unit Alphard, dua unit Porsche dan satu unit Hummer dibeli dari Steven. Karena hal ini Jessica alami kerugian total Rp 9,853 miliar.

Sementara itu proses hukumnya sendiri masih dalam tahap memanggil saksi-saksi. Jessica pun berharap Steven yang diduga kabur ke Singapura bisa segera tertangkap

"Sampai saat ini aparat kepolisian sudah responsif bergerak cepat membantu menyelesaikan kasus saya, kasus kami. Saat ini proses pemanggilan saksi-saksi sudah dilakukan. Indonesia negara hukum, saya harap pihak kepolisan bisa segera menangkap pelaku agar bisa bertanggung jawab dan tidak ada korban lain," tutup Jessica.


REKOMENDASI
TRENDING