SELEBRITI

Medina Zein Hampir Nangis Usai Dengar Keterangan Saksi Yang Keterangannya Dianggap Gak Benar

Senin, 22 Agustus 2022 16:17

Kapanlagi/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Medina Zein kembali menjalani sidang sebagai tersangka atas kasus pencemaran nama baik atas laporan Marissya Icha. Agenda masih sama seperti sebelumnya, yakni mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan Jaksa Penununtut Umum (JPU).

Salah satu dari tiga saksi yang dihadirkan, yakni saksi yakni Evi Dwi Purnamasari. Dia mengungkap kronologi awal perseteruan antara Marissya Icha dengan Medina Zein.

"Akhirnya Medina bilang 'itu siapa sih MI ikut-ikut, padahal nggak ada masalah sama saya'," ucap Evi Dwi Purnamasari dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (22/8).

"Dari situ mereka berdua bales-balesan stories," Evi Dwi Purnamasari menambahkan.

1. Tak Memiliki Masalah

Evi Dwi Purnamasari sendiri mengaku mengenal sosok Marissya Icha dan menyebut kalau temannya itu tak pernah memiliki masalah.

"Setahu saya Marissya Icha tak pernah ada masalah sama orang," jelas Evi Dwi Purnamasari.

Namun, setelah Evi Dwi Purnamasari memberikan keterangannya, Medina Zein menyebut kalau tak semua keterangan yang diberikan Evi Dwi Purnamasari benar.

"Ada beberapa sih yang tidak benar, intinya yang memulai postingan dari yang dilihat saksi awal yang memposting itu Marissya Icha yang ngeliat," papar Medina Zein yang terlihat hampir menangis.

2. Tak Mengenal

Medina Zein menyebut kalau sebelum Marissya Icha muncul dengan tudingan penipuan jual beli tas palsu dia menegaskan tak mengenal Marissya Icha.

"Awalnya saya tidak kenal Marissya Icha dan tidak tahu. Postingan saya tidak pernah mengarah ke siapa-siapa, hanya memposting dari DM sosial media," tutup Medina Zein.

3. Laporkan Medina Zein

Sebagai pengingat, Marissya Icha melaporkan Medina Zein ke Polda Metro Jaya pada September 2021 atas dugaan pencemaran nama baik.

Atas kasus tersebut, Medina Zein resmi ditetapkan sebagai tersangka pada Desember 2021. Dia dikenakan Pasal 27 ayat (3) UU ITE serta Pasal 310 dan 311 KUHP.

REKOMENDASI
TRENDING