Possessor
Horror Mystery Sci-Fi

Possessor

2020 103 menit R
Rating 6.5/10
Rating 7.2/10
Sutradara
Brandon Cronenberg
Penulis Skenario
Brandon Cronenberg
Studio
Rhombus Media Rook Films Arclight Films

Possessor langsung menyalakan alarm ketegangan di kepala KLovers sejak detik pertama, apalagi dengan deretan pemain seperti Andrea Riseborough, Christopher Abbott, Rossif Sutherland, Tuppence Middleton, Sean Bean, dan Jennifer Jason Leigh yang membawa energi kelam dan intens ke layar. Film karya Brandon Cronenberg ini berjalan seperti mimpi buruk yang penuh glitch, menghadirkan dunia di mana identitas bisa ditumpangi, moralitas bisa dipreteli, dan tubuh bukan lagi rumah yang aman.

Ceritanya mengikuti Tasya Vos, seorang pembunuh bayaran elit yang bekerja dengan metode ekstrem. Ia tidak menyelinap lewat pintu belakang atau memutar strategi rumit. Ia masuk langsung ke tubuh orang lain lewat sebuah implan yang ditanam di otak target yang tidak tahu apa apa.

Kesadaran Vos didorong masuk, sementara si pemilik tubuh terdorong ke samping seperti tab yang di-swipe agar hilang dari layar. Begitu pekerjaannya selesai, ia seharusnya kembali ke tubuh asli dengan memaksa sang host bunuh diri agar tidak meninggalkan jejak. Protokol itu terdengar rapi, tetapi sebenarnya menjadi pintu ke labirin psikologis yang membuat realitas Vos semakin rapuh.

Pada misi pembuka, Vos mulai goyah. Saat mencoba mengarahkan host untuk bunuh diri, ia ragu, gagal menarik pelatuk ke dirinya sendiri, dan justru memicu baku tembak dengan polisi sampai tubuh host tewas. Ketidaksempurnaan kecil ini seperti retakan di gelas tipis, dan retakan itu mulai melebar setiap ia kembali ke kehidupan pribadinya.

Bersama suaminya Michael dan putranya Ira, Vos terlihat seperti orang yang memerankan versi dirinya sendiri. Ia berlatih menjadi Tasya di dunia nyata seperti ia berlatih menjadi para host: mempraktikkan intonasi, senyum, dan sisi lembut yang makin terasa asing baginya. Gambaran kekerasan mulai menyelinap ke rutinitas domestiknya, merayap di antara momen mengantar Ira tidur atau saat ia bersama Michael.

Girder, handler sekaligus mantan pembunuh bayaran, menangkap gejolak itu dan tidak menyukainya. Menurut Girder, ikatan keluarga justru membuat Vos kurang efektif. Dalam sesi debriefing, Vos harus mengenali kembali objek objek pribadi sebagai jangkar identitas. Ia berhenti cukup lama pada bingkai yang berisi kupu kupu yang pernah ia bunuh dan paku sendiri saat kecil. “Saya merasa bersalah membunuhnya,” ucapnya. Girder terlihat tidak terkesan. Ia menginginkan pembunuh yang tidak terbebani, seseorang yang bisa memotong tali emosional tanpa ragu.

Meskipun kondisi mentalnya rapuh, Vos menerima misi besar berikutnya. Targetnya adalah CEO kaya bernama John Parse dan putrinya, Ava. Untuk mengeksekusi keduanya, Vos harus mengambil alih tubuh Colin Tate, tunangan Ava yang sedang berusaha memperbaiki hidupnya. Begitu masuk ke tubuh Colin, gangguan neurologis Vos semakin parah. Ia mulai merasakan distorsi yang membuat batas antara tubuh Colin dan dirinya sendiri semakin kabur. Namun setiap kali Girder melakukan pengecekan, Vos pura pura baik baik saja.

Misi berjalan kacau. Ava tewas, tetapi Parse berhasil selamat. Ketika waktunya tiba untuk mengakhiri misi, Vos mencoba membuat Colin bunuh diri, tetapi sekali lagi ia tidak mampu menarik pelatuk. Kekangan mental itu memicu kerusakan fatal: dalam pergulatan batin, Colin menusukkan pisau ke tengkoraknya sendiri, menghantam implan yang menyatukan kesadaran mereka. Akibatnya, tubuh asli Vos ikut mengalami cedera neurologis berat. Kesadarannya tidak bisa kembali. Ia terjebak di tubuh Colin, dan kontrol atas tubuh itu mulai direbut balik oleh Colin yang ketakutan sekaligus kewalahan oleh fragmen memori yang bukan miliknya.

Colin melarikan diri dan mencari perlindungan di rumah temannya, Reeta, tetapi serpihan memori dan identitas yang tidak selaras membuatnya tidak stabil. Dalam kondisi kacau itu, ia membunuh Reeta, seolah melanjutkan aliran kekerasan dari diri Vos yang tercecer dalam kepalanya. Saat semua semakin memburuk, seorang rekan kerja bernama Eddie datang dan mengungkap identitasnya sebagai agen dari perusahaan tempat Vos bekerja. Ia seharusnya membantu Vos mengambil alih lagi dan menyelesaikan bunuh diri Colin, tetapi usaha itu berakhir tragis. Colin membunuh Eddie setelah menyadari kehadiran Vos dalam pikirannya. Untuk pertama kalinya, ia menyadari bahwa ada penyusup yang bersembunyi di dalam dirinya.

Dalam konfrontasi psikis yang brutal, kesadaran Colin menekan balik dan mulai mengakses memori Vos, termasuk rumahnya, suaminya, dan putranya. Dengan arah baru dari ingatan itu, Colin menuju rumah Vos untuk mencari jawaban. Ia menodong Michael sambil berteriak meminta penjelasan tentang apa yang telah dilakukan Vos terhadap dirinya. Di tengah kekacauan itu, Vos muncul dalam pikirannya dan memprovokasi Colin untuk membunuh Michael. Michael mencoba melawan, tetapi serangan Colin dengan pisau daging berakhir fatal.

Saat itu, Ira muncul dan menusuk Colin di leher dalam adegan yang membayangkan kembali pembunuhan di awal film. Ketika tubuh Colin sekarat, Vos menggunakan momen terakhir itu untuk menembak Ira. Bagian paling memilukan, Ira kemudian terungkap sebagai host yang dikendalikan pihak lain.

Vos kembali ke tubuhnya, hanya untuk mendapati bahwa Girder adalah orang yang mengendalikan Ira. Hasil akhirnya jelas. Dengan Michael dan Ira tiada, semua beban ikatan emosional Vos telah hilang. Persis seperti yang Girder inginkan.

Dalam debriefing penutup, Vos kembali menelusuri objek objek personalnya. Kali ini ia melihat kupu kupu yang dulu membuatnya bersalah, tetapi rasa bersalah itu sudah tiada. Girder tersenyum puas. Bagi lembaga tempat mereka bekerja, kehilangan empati adalah bentuk evolusi.

Andrea Riseborough Tasya Vos
Christopher Abbott Colin Tate
Jennifer Jason Leigh Girder
Rossif Sutherland Michael Vos
Gabrielle Graham Holly
Hanneke Talbot Katherine
Matthew Garlick Elio
Daniel Junghuan Park Policeman
Hrant Alianak Lead Technician
Rachael Crawford Dr. Melis

Jadwal Film