No Time to Die
Action Adventure Thriller

No Time to Die

2021 163 menit PG-13
Rating 7.3/10
Rating 8/10
Sutradara
Cary Joji Fukunaga
Penulis Skenario
Cary Joji Fukunaga Neal Purvis Robert Wade Phoebe Waller-Bridge
Studio
Metro-Goldwyn-Mayer (MGM) Universal Pictures Eon Productions

No Time to Die adalah film thriller spionase 2021 dan menjadi film James Bond ke-25 sekaligus penampilan terakhir Daniel Craig sebagai agen MI6 fiksi, James Bond. Film ini mengikuti Bond yang telah pensiun dari layanan aktif MI6 dan direkrut kembali oleh CIA untuk menemukan seorang ilmuwan yang diculik. Misi ini menuntunnya pada konfrontasi dengan musuh baru yang berbahaya, Lyutsifer Safin, yang memiliki teknologi nanobot DNA- targeting yang dapat membunuh jutaan orang. Disutradarai oleh Cary Joji Fukunaga, film ini ditulis oleh Fukunaga bersama Neal Purvis, Robert Wade, dan Phoebe Waller-Bridge, berdasarkan cerita awal Purvis, Wade, dan Fukunaga. Selain Daniel Craig, film ini menghadirkan Lea Seydoux, Ben Whishaw, Naomie Harris, Jeffrey Wright, Christoph Waltz, Ralph Fiennes, dan Rory Kinnear sebagai karakter yang kembali, serta Rami Malek, Lashana Lynch, Billy Magnussen, Ana de Armas, David Dencik, dan Dali Benssalah dalam peran baru.

Pengembangan film dimulai pada 2016, dengan Danny Boyle awalnya terikat sebagai sutradara. Namun, ia dan penulis skenario John Hodge keluar pada Agustus 2018 karena perbedaan kreatif. Fukunaga diumumkan sebagai pengganti pada bulan berikutnya. Mayoritas pemeran telah menandatangani kontrak pada April 2019, dan produksi utama berlangsung dari April hingga Oktober 2019. No Time to Die menjadi satu-satunya film Daniel Craig yang tidak diproduksi bersama Columbia Pictures dan didistribusikan oleh United Artists Releasing. Lagu tema dinyanyikan oleh Billie Eilish, sementara Hans Zimmer menyusun skor musiknya dengan Steve Mazzaro sebagai produser skor.

Setelah beberapa penundaan karena pergantian sutradara dan pandemi COVID-19, film ini tayang perdana di Royal Albert Hall, London, pada 28 September 2021, dirilis di Inggris pada 30 September, dan di Amerika Serikat pada 8 Oktober. Film ini menerima ulasan positif dari kritikus dan meraih pendapatan lebih dari 774 juta Dollar di seluruh dunia, menjadi film Bond dengan pendapatan tertinggi ketiga. Film ini juga memecahkan beberapa rekor box-office, termasuk menjadi film dengan pendapatan tertinggi ketiga sepanjang masa di Inggris, dan memenangkan Oscar untuk Lagu Original Terbaik.

Cerita dimulai ketika Madeleine Swann, saat masih anak-anak, menyaksikan ibunya dibunuh oleh Lyutsifer Safin. Safin, yang keluarganya tewas atas perintah Ernst Stavro Blofeld dan ayah Madeleine, Mr. White, diserang oleh Madeleine tetapi diselamatkan olehnya. Setahun kemudian, Madeleine bertemu Bond di Matera, mencoba membantunya menghadapi masa lalunya dan mengunjungi makam Vesper Lynd. Saat Bond mengunjungi makam, terjadi ledakan dan ia diserang oleh pasukan SPECTRE. Bond menuduh Madeleine berkhianat, memisahkan diri darinya, dan mereka tidak bertemu lagi.

Lima tahun kemudian, SPECTRE menculik ilmuwan Valdo Obruchev dan mencuri Proyek Heracles, senjata nanobot DNA-targeting yang dikembangkan di bawah pengawasan M. Bond yang sedang pensiun diminta oleh Felix Leiter dari CIA dan Logan Ash dari Departemen Luar Negeri untuk mengekstrak Obruchev dari sebuah pesta di Kuba. Bond bekerja sama dengan agen CIA Paloma, sementara Blofeld memantau dari penjara melalui mata bionik Primo. Peristiwa ini mengungkapkan konspirasi Safin dan Ash, yang menjerat Bond dalam serangkaian pengkhianatan dan kekerasan, termasuk kematian Felix Leiter.

Bond akhirnya berhadapan langsung dengan Safin di markas nanobot, sementara Madeleine dipaksa untuk menginfeksi dirinya sendiri untuk membunuh Blofeld. Bond dan Madeleine sempat disentuh oleh nanobot, menginfeksi Bond tanpa sadar. Setelah pertempuran sengit, Bond berhasil menyelamatkan Madeleine dan Mathilde, putrinya yang berusia lima tahun, namun tetap memilih untuk tinggal di fasilitas nanobot demi memastikan keselamatan mereka. Ia tewas saat misil menghancurkan fasilitas tersebut, meninggalkan warisan heroik dan emosional bagi Madeleine dan Mathilde.

Film ini juga menekankan sisi manusiawi Bond yang jarang disentuh sebelumnya. Meski dikenal sebagai agen licik dan tak terkalahkan, No Time to Die menampilkan Bond yang rapuh, penuh dilema moral, dan sangat peduli pada orang-orang di sekitarnya. Hubungannya dengan Madeleine dan Mathilde bukan sekadar romansa atau drama keluarga, tapi menjadi inti emosional yang membuat pengorbanannya terasa lebih berat dan nyata. Penonton bisa merasakan bagaimana tekanan menjadi agen "00" mempengaruhi psikologi Bond, sekaligus menghargai keberanian yang diperlukan untuk menghadapi musuh sekelas Safin. Akhir yang tragis sekaligus heroik ini membuat film bukan hanya tentang aksi spionase, tapi juga tentang bagaimana seorang pahlawan meninggalkan warisan nilai, cinta, dan keberanian yang akan dikenang oleh generasi berikutnya.

Dengan perpaduan aksi mendebarkan, intrik politik, serta konflik pribadi dan emosional, No Time to Die memberikan penutup yang kuat untuk era Daniel Craig sebagai James Bond. Penonton diajak menyelami sisi emosional karakter yang jarang terlihat, sambil tetap menyaksikan aksi memukau khas Bond. Akankah dunia bisa menemukan figur pahlawan baru yang mampu menandingi pengorbanan Bond? Dan bagaimana nasib agen 007 selanjutnya setelah era Daniel Craig berakhir?

Daniel Craig James Bond
Ana de Armas Paloma
Rami Malek Lyutsifer Safin
Lu00e9a Seydoux Madeleine
Lashana Lynch Nomi
Ralph Fiennes M
Ben Whishaw Q
Naomie Harris Moneypenny
Rory Kinnear Tanner
Jeffrey Wright Felix Leiter

Jadwal Film