SELEBRITI

Merasa Cobaan Hidup Begitu Luar Biasa, Roro Fitria Ceritakan Kisah Pilu Ibunda

Kamis, 18 Oktober 2018 14:10 Penulis: Galuh Esti Nugraini

Roro Fitria merasa kesedihan pasca meninggalnya sang ibu © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Roro Fitria masih terlihat sedih. Terlihat jelas di wajahnya yang sendu. Kepergian ibunda ini menjadi salah satu cobaan hidupnya.

Setelah dirinya pergi ke pemakaman ibunya, kini sidang lanjutan atas kasus narkobanya masih berlanjut. Maka dari itu ia meminta doa agar berjalan lancar dengan putusan vonis yang tidak memberatkan.

"Saya ucapkan terima kasih pada temen-temen media yang juga menjadi saksi kebersamaan detik-detik terakhir bersama bunda. Sangat luar biasa cobaan yang saya alami, mohon temen-temen semua doakan saya supaya diberikan kekuatan dan bisa menjalani proses sidang dengan baik. Dan semoga hasil sidang hari ini berjalan lancar dan vonisnya ringan, amin," ungkap Roro Fitria pada sidang narkotika agenda Duplik di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (17/10).

1. Ceritakan Ibunda Yang Beri Dukungan Penuh

Di persidangannya kali ini ada yang membuatnya merasa bertambah sedih. Jika setiap persidangan sang ibu selalu menemani, namun sekarang tak lagi. Ia pun bercerita bagaimana ibunda selalu hadir meski dalam kondisi yang tak sehat.

Bagaimana ibunya yang jauh-jauh dari Jogja ke Jakarta untuk berikan support untuknya. Hal ini buat Roro merasa bersalah.

"Hari ini merupakan hari pertama sidang saya tanpa kehadiran bunda. Rasa saya sangat-sangat sedih karena ruang atmosfer sidang ini menjadi saksi bisu bagaimana bunda rasa sayangnya kepada saya anak bungsunya dengan rasa yang sakit, tertatih-tatih dengan kursi roda, jauh-jauh dari jogja datang ke jakarta, di tengah sakit strokenya. Dan hilang hari ini semuanya hilang," ucap Roro.

2. Nangis di Persidangan, Teringat Ibunda

Bahkan di persidangan pun Roro masih mengangis, mengenang sang ibu. Yang ia lakukan kini hanya bisa berdoa agar segala urusannya dapat selesai. Tak lupa ia juga berikan doa pada ibunda di atas sana.

"Saya berdoa dan berdoa, saya duduk tadi di situ biasanya sebelah kanan saya ada mama saya, saya pegangin tangannya, cium tangannya, saya selalu bilang minta maaf, sekarang udah ngga ada di belakang saya. Tapi saya yakin bunda ngeliat sekarang (sambil sesunggukan nangis)," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING