SELEBRITI

Minta Maaf Bongkar Sifat Aa Gym ke Teh Ninih, Ghaza: Cara Terbaik Untuk Saat Ini

Minggu, 06 Juni 2021 20:08

Anak Aa Gym © Facebook/Muhammad Ghaza Al Ghazali

Kapanlagi.com - Publik dihebohkan dengan pengakuan anak Aa Gym yang bernama Muhammad Ghaza Al Ghazali. Dalam pengakuannya yang diunggah di Facebook, Ghaza membongkar sejumlah perlakuan kurang pantas yang dilakukan Aa Gym kepada Teh Ninih dan anak-anaknya.

Melanjutkan pengakuannya, kini Ghaza meminta maaf kepada semua orang atas kehebohan ini. Putra Aa Gym menegaskan kalau hal ini dilakukannya karena tidak terima sang ayah dihujat.

"Apakah anda pikir saya senang dengan kondisi seperti ini? Apakah anda pikir saya bahagia ketika ayah saya dihujat sana sini? Apakah anda pikir saya tidak mempertimbangkan efek dari tulisan saya? Apakah anda pikir saya tidak melakukan apapun selain mengumbar aib?" tulis Ghaza di akun Facebook miliknya.

"Saya tidak akan melakukan pembenaran terhadap apa yang saya lakukan. Ya, cara yang saya lakukan ini salah. Saya minta maaf kepada semuanya. Saya minta maaf atas kehebohan ini. Saya minta maaf kepada pihak manapun yang merasa dirugikan," tambahnya.

1. Cara Terbaik

Ghaza menyampaikan kalau pengakuannya ini bukan yang tepat tapi cara terbaik. Ia mengaku sudah melakukan berbagai cara untuk menyelesaikan masalah keluarganya.

"Namun, izinkan saya menyampaikan. Meskipun cara ini bukanlah cara yang tepat. Tapi ini cara terbaik, untuk saat ini. Yang bisa saya lakukan.

Bagaimana menurutmu Anda? Jika, bicara baik-baik sudah. Diskusi sudah. Debat sudah. Bicara dalil sudah. Bicara qoul ulama sudah. Meminta nasihat kepada ulama sudah. Meminta ulama untuk menasehati sudah. Meminta bantuan kerabat sudah. Meminta bantuan orang yang dihormati sudah Menyiapkan pengacara sudah. Daaaaan berbagai hal lainnya. Anda pikir saya layak ketika ibu saya diperlakukan demikian? Lalu saya membiarkan ayah saya begitu saja?" ujarnya.

2. Dicap Sombong dan Durhaka

Ditambahkan kalau Ghaza malah dicap sombong dan durhaka oleh banyak orang. Bahkan dirinya semakin tak tega saat melihat ibunya semakin mendapat perlakuan tak adil.

"Anda tahu apa hasilnya? Saya dicap sombong dan durhaka. Ibu saya semakin dibully, dibilang gak punya iman lah, gak bisa ngurus anak lah, dan masih banyak lagi. Dan bagi ulama yang menasehati, dianggap sombong, tidak mengerti ilmu tauhid, ilmunya belum sampai. Terus saya harus diam? Kemudian anda berbicara kepada saya tentang dosa jariyah," ungkapnya.

"Justru bagus dong, semua dosa yang ayah saya lakukan kepada ibu saya, sekarang saya yang menanggungnya, kurang berbakti apa saya? Begitu, kan? Maaf, barangkali suara anda lebih didengar oleh ayah saya. Ketimbang suara saya, juga para ulama yang dianggap 'ilmunya belum sampai'," tutupnya.


REKOMENDASI
TRENDING