Mustafa Debu Bersedia Jihad Bersama Pimpinan Yang Adil
Mustafa Debu
Foto:
Kapanlagi.com - Label Indonesia sebagai sarang teroris memang tak mengenakan di pendengaran kita sebagai bangsa Indonesia. Namun bagi pentolan Debu, Mustafa , jihad tidak harus diartikan dengan cara keras dan jadi teroris. "Teroris timbul memang dunia ini setiap apapun ada lawannya, ada yin dan yang. Semakin indah terlihat jeleknya pun muncul, pastinya dalam sejarah keindahan Islam selalu bertahan sampai kapanpun. Ini (teroris) nanti juga lewat. Kebenaran akan terus bertahan, Islam bisa sampai di Indonesia karena bawa keteladanan bukan dengan kekerasan," terang Mustafa saat di temui di acara preskon Free Style Marawis Competition di kawasan Cipete Jakarta Selatan (11/3)Sebagai seorang muslim, Mustafa menjalani jihad dengan cara keindahan, yakni lewat musik. "Jihad kan ada syarat utama yaitu adanya pemimpin yang adil, mana tunjukkan pada saya pemimpin yang adil, saya akan ikut jihad. Sampai saat ini belum menemukan pemimpin yang adil. Kalau kita kan menggunakan musik, kita nyanyi silahkan yang nerima, silahkan yang tidak," jelas Mustafa"Kalau Islam kita gak pernah nyerang siapapun, teroris itu karena bentuk kesadarannya belum sadar aja. Islam itu rahmatul alamin selama belum menunjukkan rahmat berarti belum jadi," sambung Mustafa.
(Gisela Cindy resmi menikah dengan Sian di Kanada!)
(kpl/buj/erl)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Lesti Kejora Rawat Karier Sejak Kecil, Ungkap Kunci Bertahan
-
Selebritis Pacaran Zahra DA7 dan Eby Rizta Bawakan Ulang 'Saat Bahagia' Versi Dangdut
-
Dangdut Indonesia Fahri Labuan Batu Tersenggol dari Top 31 Group 5, Tetap Tegar
