SELEBRITI

Pasang Tarif Endors Ratusan Juta, Prilly Latuconsina Tak Sembarangan Pilih Produk Untuk Dipromosikan

Selasa, 23 Juni 2020 19:37

Prilly Latuconsina ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Prilly Latuconsina rupanya punya tarif yang fantastis untuk endorsement sebuah produk. Tak tanggung-tanggung, gadis berusia 23 tahun ini mematok harga hingga 100 Juta Rupiah untuk sekali postingan.

Saat ditemui kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (23/6) sore, bintang film DANUR ini membenarkan hal tersebut. Bukan tanpa alasan, ia mengatakan tarif tersebut memang sudah ada dari brand yang pernah kerja sama dengannya.

"Gimana ya, benar apa nggak, dibilang nggak benar udah ketauan di youtube. Emang benar sih, cuma aku nggak terima endorse sebenarnya, itu harga yang udah ada dari brand yang pernah kerja sama bareng aku gitu, dan juga endorse bukan yang asal tapi ada kontraknya," ungkap Prilly Latuconsina.

1. Bukan Produk Sembarangan

Prilly pun menceritakan bagaimana dirinya cukup selektif dalam menerima endorsement. Pasalnya, ia ingin produk yang dipromosikan bisa digunakannya untuk sehari-hari.

"Brand-nya pasti besar dan yang terpercaya, makanya aku kan emang nggak langsung terima. Aku cek produknya, apa produknya bisa aku pake nggak, kalau nggak bisa kan kayak bohong ke publik," ujarnya.

"Jadi benar-benar selektif banget, makanya keluarlah harga segitu kan. Nggak sembarang dan aku promoin karena produknya emang aku pakai juga," sambungnya.

2. Klien Pasti Puas

Selain itu, bagi Prilly mempromosikan suatu produk merupakan beban yang cukup berat. Selain tanggung jawab ke pemilik produk, tanggung jawab ke masyarakat yang menggunakan produk tersebut juga menjadi alasannya.

"Dibilang beban sih nggak, cuma karena emang pihak yang kerja sama dengan aku udah tahu kan, dan aku nggak pernah sembarangan. Selama ini kalau orang percayain barangnya, pasti puas karena aku promosiin dari hati, karena aku emang ikut dalam pembuatan konten. Jadi, orang lihat beneran aku pake produknya, nggak aku cuma promosiin doang," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING