Perihal Boikot Wool Australia, Pink Minta Maaf
Kapanlagi.com - Merasa pernyataannya pada awal Desember silam perihal ajakan memboikot produk wol Australia, kini penyanyi nyentrik bertalenta, Pink, meminta maaf kepada Australia dan industri wool. Penyanyi yang terlahir dengan nama Alecia Moore ini mengaku telah salah informasi dengan mengatakan hal yang tidak pada kenyataannya.
Sebelum konser pada Desember lalu di Paris, Pink, menyerukan boikot semua produk wool asal Australia, sebagai protes atas praktek mutilasi sadis yang dilakukan pada biri-biri. Bahkan Pink menyempatkan mengekspos video pembantaian anak domba dan biro-biri dalam proses pembuatan wol Australia, yang berdurasi kurang lebih empat menit.
Namun sejalan dengan konser yang akan digelar di Australia pada April mendatang, Pink, tampaknya mulai menyadari kekeliruannya. Dengan disertai niat baik, Pink mengatakan pada TV Australia perihal statemennya yang dirasa menyinggung Australia, yang memang dikenal sebagai negara terbesar produsen wool.
"Aku mungkin harus melakukan riste sendiri sebelum mengeluarkan sebuah pernyataan. Aku belajar dari kesalahan ini. Pesanku hanya memboikot kekejaman terhadap binatang, bukan semua industri, dan bukan juga Australia, karena Australia adalah negara favoritku," jelas Pink pada TV Australia.
Advertisement
Pink memang dikenal sebagai salah satu anggota PETA, lembaga yang menentang keras kekejaman pada binatang, dan sudah menjadi rahasia umum jika PETA sudah lama menentang industri wool Australia selama bertahun-tahun.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(ap/rit)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
