CLOSE

Qory Sandioriva, Tak Setuju Titipkan Nenek di Panti

Qory Sandioriva

Kapanlagi.com - Di sela mengunjungi para nenek penderita kusta yang tengah memasuki tahap rehabilitasi, membangkitkan rasa kangen Puteri Indonesia 2009, Qory Sandioriva pada nenek dan kakek. Bersama Yayasan Puteri Indonesia (YPI), perempaun asal Aceh ini menyerahkan sejumlah bantuan dan memberi support para penghuni Panti Wredha, Marfati, Jl. dr. Sitanala, Tangerang, Banten."Saya jadi kangen sama nenek saya. Beliau Meninggal di umur yang muda, 56 tahun. Ada juga Datuk (Buyut, red) itu meninggal di usia 100 tahun lebih. Jadi kangen mereka. Aku itu suka becanda-canda dan sebagai penghilang jenuh banget," tutur Qory, Selasa (1/12) lalu."Sering berantem dari kecil sama nenek itu. Sekarang paling kakek, itu masih hidup, namanya Muhammad Rizal usianya 76 tahun. Beliau dosen, masih ngajar juga," tambahnya mengenang.Melihat para orang tua di panti, Qory menyimpan rasa haru. Sehingga berharap kepada para anak yang sudah dibesarkan untuk tidak menitipkan nenek maupun kakek ke panti. Seharusnya anak membalas bakti orang tua, yang sudah banyak berjasa."Kasihan juga. Seharusnya mereka diurus juga dong. Kan bentuk bakti kepada orang tua juga. Kalau di keluarga aku nggak pernah tuh dititip-titipkan. Keluarga masih ngurusin kakek," ungkapnya."Seharusnya jangan dititipkan ke panti jompo deh, Kasian dan prihatin juga kan," pungkasnya menegaskan.    

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

(kpl/dis/dar)

Rekomendasi

Trending