Rhoma Irama Sumbang Hewan Kurban

Selasa, 10 Januari 2006 17:30 Penulis:
Kapanlagi.com - Raja dangdut Rhoma Irama dan sejumlah artis dangdut yang tergabung dalam wadah PAMMI, Selasa (10/01) melaksanakan penyembelihan hewan kurban, di kantor PAMMI Jalan Angsana Raya 16 Kali Bata Jakarta Selatan.

Rhoma sebagai ketua PAMMI menyerahkan hewan kurban berupa 2 ekor sapi dan 20 ekor kambing kepada warga Kali Bata Jakarta Selatan.

"Sebagai umat islam kita wajib memberikan kurban apabila kita mampu. Hewan kurban ini dari hasil sedakah temen-temen artis dangdut yang tergabung dalam PAMMI, ujar Rhoma kepada, KapanLagi. Com di kantor PAMMI, Jl. Angsana Raya 16, Kali Bata Jakarta Selatan, Selasa (10/01).

Menurut bang haji, makna hari raya Idhul Adha adalah pengorbanan dan kesejahteraan bagi umat islam. Mereka yang mampu wajib hukumnya berkurban kepada mereka yang kurang mampu. Bahkan, setiap laki-laki wajib bisa menyembelih hewan kurban.

"Sejak dulu saya sudah biasa menyembelih kurban. Karena bagi seorang laki-laki wajib mengetahui hukum agama seperti memandikan mayit dan menyembelih kurban," ujarnya.

Bukan hanya menyembelih hewan kurban, tetapi juga mensejahterakan umat islam. Karena pada saat Idul Kurban, semua warga miskin berhak mendapatkan daging kurban, sebagai bentuk kesejahteraan umat. Dengan itu, anggota PAMII berupaya untuk menyembelih hewan kurban sebagai bentuk kepedulian kepada warga sekitar.

"Al-haamdulillah anggota PAMMI peduli dengan warga miskin. Setiap tahun kita upayakan untuk berkurban," kata bang haji.

Sementara pedagangdut A Rafiq mengatakan, kurban yang dilakukan anggota PAMMI adalah bentuk sosialisasi artis dangdut kepada masyarakat. Karena selama ini masyarakatlah yang banyak mendukung suksesnya artis dangdut di Indonesia. Sebegai bentuk terima kasih artis dangdut memberikan daging hewan kurban kepada masyarakat sekitar di wilayah kali Bata.

PAMMI sekarang sudah punya kantor di Kali Bata. Sebagai langkah awal sosialisasi ini, kita menyembelih hewan kurban yang akan diberikan kepada masyarakat," komentar A. Rafiq.

(kl/iin)

Editor:


REKOMENDASI
TRENDING