Rujuk Lagi, Tata Janeeta Beberkan Penyebab Dirinya Pisah Dengan Mehdi Zati

Senin, 16 Oktober 2017 08:15 Penulis: Guntur Merdekawan
Rujuk Lagi, Tata Janeeta Beberkan Penyebab Dirinya Pisah Dengan Mehdi Zati Tata Janeeta - Mehdi Zati © KapanLagi.com®/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Tata Janeeta sempat menjalin hubungan dengan pria ganteng asal Iran, Mehdi Zati. Namun sayangnya, kemesraan mereka harus berakhir dengan perpisahan. Meskipun begitu, keduanya ternyata masih sama-sama menyimpan perasaan cinta satu sama lain. Mereka pun akhirnya rujuk.

Kala itu, tak diketahui secara pasti apa alasan putusnya hubungan Tata dan Mehdi. Kepada awak media, mantan personel Mahadewi itu akhirnya menceritakan kenangan pahitnya, di mana Ia dan Mehdi sama-sama menemui kendala Bahasa.

"Sekarang sudah saling mau ngerti satu sama lain. Namanya juga dua bahasa, dia bahasa aslinya bukan Indonesia. Saya juga balelo Bahasa Inggris-nya kan. Susah-susah jadinya. Bahasa Indonesia kadang aku bercanda dia pikir aku marah, dikira aku jelek-jelekin dia misalnya. Banyak salah paham gara-gara bahasa sebenernya. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebh baik lagi," kenang Tata ketika ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (12/10).

Tata dan Mehdi bakal lebih pengertian sekarang © KapanLagi.com®/Budy SantosoTata dan Mehdi bakal lebih pengertian sekarang © KapanLagi.com®/Budy Santoso

Mehdi yang ada di sisi Tata pun membenarkan ucapan sang kekasih. Mereka memang sempat sama-sama tak bisa mengontrol emosi, namun kini keduanya bakal mencoba lebih pengertian dan sabar dalam menghadapi cobaan yang datang. Mehdi juga menegaskan jika putusnya hubungan mereka bukan karena kehadiran orang ketiga.

"Tak ada hidup sempurna. Gimana ya kalau kita mau bikin hidup sempurna nggak ada, nggak mungkin. Pokoknya sekarang harus lebih sabar, lebih paham, lebih calm down, jangan egois. Bukan cuma dia tapi saya juga. Kita masih belajar hidup. Kadang-kadang orang kalau cerai atau pisah itu bukan karena pasti ada selingkuh. Nggak. Kadang-kadang salah paham, belum jodoh, banyak alasan. Kita ada satu alasan yang mungkin beda argumen," sambung Mehdi.

"Ya pokoknya jadi pembelajaran. Mudah-mudahan kedepannya nggak gampang ngucapin bye, apa-apa bye. Marahan dikit, cekcok dikit, bye. Ya kan? Kita umur sudah cukup tua lah ya. Next time kalau ada bye lagi ya udin. Haha," pungkas Tata.

(kpl/rhm/gtr)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING