SELEBRITI

Selalu Mangkir Dari Panggilan Penyidik Terkait Kasus Penyekapan, Nindy Ayunda Terancam Bakal Dijemput Paksa Oleh Polisi

Selasa, 05 April 2022 22:16

Nindy Ayunda akan dijemput paksa terkaiti kasus dugaan penyekapan? / Credit Foto: KapanLagi - Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Kasus dugaan penyekapan yang dilakukan Nindy di tahun 2021 silam kembali mencuat ke permukaan. Kabar terbaru menyebutkan jika Nindy telah dipanggil oleh pihak kepolisian Jakarta Pusat untuk dimintai keterangannya sebagai pihak terlapor.

Nah, hingga saat ini Nindy disebut mangkir dari panggilan pihak kepolisian. Kasus ini pun akhirnya disoroti oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

"Penyidik harus secara berkala menginformasikan kepada Pelapor tentang progres penanganan kasus disertai informasi tentang hambatan penanganan kasus," ungkap Poengky Indarti selaku Komisioner Kompolnas melalui pesan WhatsApp (WA), Senin (4/4/2022).

1. Kompolnas Akan Terus Pantau Kasus Nindy Ayunda

Poengky menegaskan jika pada Pasal 112 KUHAP disebutkan bahwa saksi wajib menghadiri panggilan penyidik. Bahkan, pihak kepolisian juga punya wewenang untuk menjemput paksa jika memang belum ada tanggapan setelah beberapa kali panggilan.

"Jika dua kali berturut-turut tidak hadir tanpa alasan, maka polisi berwenang memanggil atau menjemput paksa," tegas Poengky.

Nah jika pihak pelapor merasa penyidik tidak profesional dalam menangani laporan perkara, Poengky juga menyarankan agar melapor ke pengawai internal Polri melalui aplikasi Dumas Presisi. Poengky pun mempersilakan Pelapor membuat laporan kepada Kompolnas selaku pengawas fungsional Polri.

"Disertai kronologi kasus, bukti pendukung dan foto kopi kartu identitas ke Sekretariat Kompolnas," terangnya.

Berdasarkan pengaduan yang diterima dari Pelapor, Poengky mengatakan, Kompolnas akan melakukan klarifikasi ke Polda Metro Jaya. Tujuan utamanya cuma satu, yakni meluruskan hukum yang ada.

"Kami sangat terbuka kepada masyarakat yang merasa ada kejanggalan dalam proses penanganan hukum di kepolisian. Kami akan tindak lanjuti dan meminta klarifikasi, dalam kasus Nindy Ayunda ini kami akan ke Polda Metro Jaya," pungkasnya.

2. Nindy Ayunda Dilaporkan Oleh Istri Dari Korban

Di kesempatan berbeda, Fahmi Bachmid, kuasa hukum korban mengatakan jika Nindy dilaporkan oleh Rini Diana, istri dari Sulaeman, sopir dari Nindy Ayunda yang disebut telah jadi korban penyekapan.

"Rini Diana melaporkan kasus penyekapan yang dialami suaminya ke Polres Jaksel. Selain suaminya, korban penyekapan lainnya adalah Lia Haryati, mantan baby sitter anaknya Nindy Ayunda. Nomor laporannya LP/904/II/YAN2.5/2021/SPKT PMJ Pasal 333," ungkap Fahmi.

Dia membenarkan bahwa Nindy Ayunda mangkir beberapa kali dari panggilan penyidik Polres Jaksel. "Herannya kok nggak dijemput paksa ya?" ujarnya.


REKOMENDASI
TRENDING