Sering Teringat, Indro Warkop Masih Berharap Dono dan Kasino Ada

Kamis, 16 April 2015 12:55 Penulis: Risang Sudrajad
Sering Teringat, Indro Warkop Masih Berharap Dono dan Kasino Ada Indro Warkop @foto: © KapanLagi.com/Budy Santoso
Kapanlagi.com - Tak bisa dipungkiri lagi, trio pelawak Dono, Kasino dan Indro yang tergabung dalam grup lawak Warkop merupakan salah satu grup komedi legenda Indonesia. Kehadiran mereka lewat berbagai judul film seperti SAMA JUGA BOHONG, MANA TAHAN atau BISA NAIK BISA TURUN selalu dinantikan para penggemarnya.

Setelah ditinggal oleh dua anggota mereka, Dono dan Kasino, nama Warkop makin jarang muncul di layar kaca. Namun, masih banyak para penggemar setianya yang tetap setia menyaksikan lawakan-lawakan segar dari salah satu anggota yang tersisa, Indro.

Pelawak dengan nama lengkap Drs. H. Indrodjojo Kusumonegoro ini bukanya tak merindukan kebersamaan dengan dua sahabatnya itu. Pelawak yang sampai kini masih aktif di dunia peran lewat film COMIC 8 tersebut bahkan mengaku kalau masih sering memikirkan sosok Dono maupun Kasino.

"Amat sangat (kangen). Kalau ada Kasino, kalau ada Dono, jadi keinget. Aku tuh suka mikir, ini kalau nggak karena Allah, kami tuh nggak ada apa-apanya bertiga. Harusnya mas Don (Dono) mas Kas (Kasino) masih ada di sini. Kalau orang Jawa bilang suka ngegerege," ujarnya seraya berkaca-kaca saat ditemui di pemutaran teaser COMIC 8 Casino Kings, Kemang Village, Jakarta Selatan, Rabu (15/4).

Indro Warkop @foto: © KapanLagi.com/Budy SantosoIndro Warkop @foto: © KapanLagi.com/Budy Santoso

Sosok Dono dan Kasino yang melegenda memang tak akan bisa digantikan oleh siapapun. Hal itu juga yang dirasakan oleh Indro. Pelawak yang ikonik dengan kepala plontosnya itu bahkan tak memiliki niatan sedikit pun untuk membuat remake dari grup lawak Warkop.

"Konsep itu (remake) berangkat dari siapa? Kalau berangkat dari saya itu namanya onani. Kalau ada perdebatan Warkop The Legend, saya bisa terima. Itu datangnya dari luar," ujar Indro.

"Seniman nggak bisa diganti, Rendra misalnya, atau Affandy. Anaknya juga pelukis, tapi nggak bisa seperti bapaknya. Paling kami kepingen ada spirit yang jalan. Spirit bahwa pelawak tampil punya misi ketimbang yang lain. Pelawak yg berani kritik pemerintah cuma Warkop," pungkasnya.

(kpl/aal/abl)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING