Seto Mulyadi Luncurkan Biografi
Kapanlagi.com - Tokoh pendidik dan pemerhati anak-anak, Seto Muyadi, atau yang akrab disapa Kak Seto, di Jakarta, Kamis (20/11), meluncurkan sebuah buku biografi berjudul Anak-Anak Tersenyumlah, yang berisi kisah perjalanan hidupnya serta pandangan dan cita-citanya terhadap anak-anak Indonesia."Buku ini berisi semua tentang saya. Awalnya terpikirkan membuat biografi karena permintaan rekan-rekan saya," ujar Kak Seto dalam acara peluncuran bukunya di hadapan keluarga, puluhan anak-anak, orang tua, dan para guru dari Yayasan Mutiara Indonesia.Kak Seto mengungkapkan, buku setebal 108 halaman tersebut merupakan karya dari penulis Threes Emir yang diterbitkan oleh Yayasan Mutiara Indonesia. Buku tersebut juga merekam berbagai kegiatan bersama anak-anak di seluruh pelosok Indonesia dan kehidupan sehari-harinya bersama istri dan empat anaknya lewat foto-foto kenangan."Saya merasa saya ini tidak bisa melakukan apa-apa, karena itu saya pilih mengasuh anak-anak saja, jadi baby sitter," kata Kak Seto disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.Dia mengungkapkan, pada masa muda ia mengaku sering merasa tidak percaya diri dan tidak pintar. Ia bahkan harus berjuang keras untuk menyelesaikan kuliahnya yang hampir drop out karena sembilan tahun tak kunjung selesai."Tapi untunglah saya memiliki orang-orang yang sangat peduli dan menyayangi saya seperti Ibunda saya, Prof Utami Munandar yakni Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia yang terus memberi dorongan untuk berkreativitas dan Prof Drajat Natanagara yang dulu ketika beliau di UNICEF mengajak terjun ke Komnas Anak dan terlibat langsung pada perlindungan hak anak," katanya.Sementara di tempat yang sama, Utami Munandar mengungkapkan, Kak Seto adalah sosok yang mampu memberi makna positif pada anak-anak, ia memiliki kepribadian yang unik dan motivasi tinggi untuk berbuat sesuatu yang bermakna dan menginspirasi banyak pihak."Satu lagi yang tidak penah saya lupa, Seto itu ramah sekali, banyak senyum, dan saya tidak pernah melihat dia cemberut atau marah," kata mantan dosen Kak Seto di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.Seto Mulyadi lahir di Klaten, 28 Agustus 1951. Pernikahannya dengan Deviana menghasilkan empat anak yakni Eka Putri, Bimo, Shelomita, dan Nindya Putri.Pria yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Komnas Anak itu menyelesaikan pendidikan Sarjana Psikologi UI pada 1981, Pendidikan S-2 Bidang Psikologi Program Pascasarjana UI pada 1989, dan meraih gelar Doktor bidang Psikologi Program Pascasarjana UI pada 1993.Kiprahnya di dunia pendidikan dan perlindungan hak anak membuat Kak Seto makin diakui di tingkat nasional dan internasional lewat berbagai penghargaan yang diterimanya, di antaranya dari Sekjen PBB Javier Perez berupa penghargaan "Peace Messenger Award", New York, pada 1987, dan Orang Muda Berkarya tingkat Dunia, di Amsterdam pada 1987."Mengapa buku biografi itu diberi judul Anak-anak Tersenyumlah? Karena saya ingin membuat anak-anak Indonesia bisa tersenyum. Setidaknya anak-anak dulu yang sekarang harus dilakukan, sebab sekarang saya melihat bangsa ini belum bisa tersenyum, jadi biar anak-anak dulu yang tersenyum," demikian ujarnya.Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/bun)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
