Sujiwo Tejo, Ajak Renungi Pendidikan Anak Lewat 'Kabaret Jo'
Kapanlagi.com - Seniman multi bakat Sujiwo Tejo kembali mementaskan Kabaret Jo (Ketawa Bareng Tejo) edisi kedelapan, kali ini ia mengajak penonton merenungkan pendidikan anak-anak.
"Sekolah bukan satu-satunya tempat untuk belajar dan mengenyam pendidikan. Pendidikan luar sekolah mestinya juga menjadi alternatif," katanya usai pementasan Kabaret Jo, di Viky Sianipar Music Centre, Jakarta, Rabu malam.
Bagi Tejo, sapaan akrabnya, pendidikan telah mengalami perubahan dibandingkan bertahun-tahun lalu pada masa Tejo bersekolah.
"Sekarang sekolah bisa dilakukan di rumah, orang tua yang mengajar sendiri anak-anaknya atau memanggil guru untuk datang," katanya.
Advertisement
Sementara itu sutradara dan aktor kawakan, Deddy Mizwar yang menjadi bintang tamu malam itu mengungkapkan ada beberapa hal yang sebenarnya tidak diberikan pada anak-anak pada pendidikan di sekolah.
"Anak-anak harus juga diajarkan bagaimana bisa memahami dan merasakan berbagai hal dengan mengajak mereka ke alam dan kehidupan sehari-hari, belajar kan tidak harus selalu menghafal dan tidak hanya terbatas pada mengejar target nilai angka-angka yang tinggi," katanya.
Kabaret Jo kali ini seperti pertunjukan-pertunjukan sebelumnya mengusung unsur tari, teater, wayang, musik, dan lagu. Tokoh sentral yang hadir adalah Tejo, sebagai duda satu anak bernama Nala dan tinggal beriga dengan pembantunya, Sumi.
Dalam episode ini diceritakan tentang Nala yang diam-diam tanpa sepengetahuan Tejo bolos sekolah selama seminggu, karena aktivitas sebagai pemain sinetron.
Sang ayah akhirnya mengetahui hal itu karena dua orang guru Nala, diperankan Ira Duaty dan Kresna, datang menanyakan mengapa anak didiknya itu absen tanpa keterangan.
Mengetahui hal itu, Tejo memintanya untuk tetap sekolah, namun Nala tetap ngotot tidak ingin sekolah, karena merasa suasana sekolah dan guru-guru membuatnya tidak nyaman.
Pada akhirnya melalui dialog yang lugas dan cerdas khas Nala dan Tejo, cerita mengalir pada sebuah muara bahwa pendidikan bagi anak-anak baik melalui sekolah maupun luar sekolah, keduanya sama-sama penting.
"Sebagian besar orang pasti setuju bahwa sekolah memang membosankan, tapi saya yakin semua orang juga setuju bahwa sekolah tetap penting," kata Tejo mengakhiri pertunjukannya.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(*/boo)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
