Tak Pernah Datang Sidang, Gugatan Cerai Untuk Ibnu Jamil Gugur

Kamis, 27 April 2017 19:15 Penulis: Rahmi Safitri
Tak Pernah Datang Sidang, Gugatan Cerai Untuk Ibnu Jamil Gugur Ibnu Jamil © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Beberapa saat lalu, Ade Maya memasukkan gugatan cerai untuk suaminya Ibnu Jamil. Pihak Pengadilan Agama Jakarta Selatan pun sudah memanggil kedua belah pihak untuk menjalani proses perceraian. Di sidang sebelumnya, baik Ade dan Ibnu tidak datang. Bahkan Ade sudah sebagai pihak penggugat pun juga tak pernah hadir.

Oleh karena itu untuk sidang yang berlangsung pada hari Kamis (27/4) jika keduanya tak datang lagi, maka gugatan cerai Ade dinyatakan gugur karena dianggap tidak sungguh-sungguh dalam berpekara di pengadilan. Pihak PA Jaksel pun menunggu hingga pukul 16.30 WIB untuk diputuskan gugur atau tidaknya. Dan sampai waktu yang ditentukan, Ade dan Ibnu sama-sama tidak muncul.

"Pada hari ini Kamis perkara 891 tahun 2017 yang didaftarkan Ade Maya kepada Ibnu Jamil oleh majelis hakim digugurkan, karena sudah 3 kali panggilan tidak menghadiri makanya digugurkan. Dan penggugat berarti tidak sungguh-sungguh dalam cerai," ujar humas PA Jaksel, Jarkasih, Kamis (27/4).

Pihak Majelis Hakim tak tahu apa penyebab Ibnu tak datang © KapanLagi.com®/Agus ApriyantoPihak Majelis Hakim tak tahu apa penyebab Ibnu tak datang © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Majelis hakim tak tahu apa alasan ketidakhadiran penggugat dan tergugat karena sama sekali tak ada konfirmasi dari keduanya. Jika ada pertimbangan, pihak PA menunggu keputusan dari penggugat, dalam hal ini Ade Maya.

"Tergantung penggugat, kita kan positive thinking ya mungkin sudah ada kata damai, namun andaikata bermasalah lagi pasti akan mendaftar lagi. Yang jelas perkara yang sudah dipanggil ini sudah 3 kali tidak hadir. Istilahnya penggugat tidak sungguh-sungguh untuk saat ini makanya digugurkan," jelas Jarkasih.

"Dalam hukum cerai itu bersifat emergency, kalau tidak ada jalan keluar lagi ya perceraian. Hakim sebelum cerai bertujuan untuk mendamaikan dan dimaksimalkan kembali dengan adanya mediasi. Itu artinya perceraian itu jalan akhir. Bisa jadi ketidakhadiran mereka berdua adanya itikad damai," lanjut Jarkasih lagi.

Andai salah satu pihak berperkara lagi di pengadilan, bisa dengan perkara baru. Tapi semoga saja ya Ibnu dan Ade Maya memang sudah menemukan kata damai.

(kpl/aal/pit)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING