Terlempar Dari Ban Tubing, Baby Margaretha Hampir Mati Tenggelam di Sungai

Rabu, 11 Oktober 2017 16:15 Penulis: Ahmat Effendi
Terlempar Dari Ban Tubing, Baby Margaretha Hampir Mati Tenggelam di Sungai Baby Margaretha & Consul Chris Pacarnya ©instagram.com/babymargaretha1

Kapanlagi.com - Terlihat cantik dan seksi ternyata Baby Margaretha suka dengan olahraga ataupun permainan ekstrem. Mulai dari panjat tebing hingga tubing di arus deras pun dijalaninya. Resiko besar pun dialami Baby saat harus melakukan olahraga atau permainan ektrem. Ia pun pernah hampir mati tenggelam dan terbawa arus saat bermain tubing.

Bersama kekasihnya asal Austria, Christian Bradach, belum lama ini Baby mengexplore daerah Sumatera Utara. Mereka Keluar masuk hutan untuk melihat Orang Utan. Mereka pun mencoba tubing dengan arus deras di Kawasan Bukit Lawang, Sumatra Utara. Saat sedang asik melintasi arus deras sungai, tiba-tiba Baby dan kekasihnya terpental dari ban tubingnya. Ia pun nyaris meninggal tenggelam dan terbawa arus.

Detik-detik Baby Margaretha hampir terlempar dari ban ketika tubing. 咕aby MargarethaDetik-detik Baby Margaretha hampir terlempar dari ban ketika tubing. 咕aby Margaretha

"Jadi aku sama pacarku trus sama temen-temen main tubing. Cuma memang di sama arusnya deras banget nggak kaya biasanya. Nah pas sedikit menurun aku sama pacarku terpelanting keluar ban tubingnya," cerita Baby saat ditemui di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Baby Margaretha dan kekasihnya terlempar dari ban. ŠBaby MargarethaBaby Margaretha dan kekasihnya terlempar dari ban. ŠBaby Margaretha

"Aku mikirnya udah 'wah mati nih aku'. Karena memang arusnya deras. Udah gitu pas jatuh aku ketiban pacarku dan aku makin tenggelam. Untungnta guidenya langsung bantu aku," ceritanya lagi.

Beruntung memang saat itu dirinya dan sang kekasih bisa ditolong oleh guide. Tak ada akibat kalau tak ada sebab. Baby pun menyayangkan memang bahwa dirinya dan kekasihnya tak dipersiapkan life vest.

"Emang sih pas di sana itu kami gak disiapin life vest. Salahnya itu kurang pengamanan. Tapi gak tau kenapa ya. Mungkin karena guidenya sudah sangat terlatih," tandasnya.

(kpl/pur/sjw)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING