Tertipu Miliaran Rupiah, Kevin Aprilio Belum Mau Lapor Polisi

Jum'at, 27 Januari 2017 22:45 Penulis: Risang Sudrajad
Tertipu Miliaran Rupiah, Kevin Aprilio Belum Mau Lapor Polisi Kevin Aprilio © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Musisi Kevin Aprilio dan ayahnya Addie MS baru saja tertimpa musibah. Kevin dan sang ayah menjadi korban investasi dengan imbal hasil (return) tinggi, kerugiannya bahkan mencapai 8.5 miliar Rupiah.

"Iya benar (tertipu 8.5 M). Tapi saya nggak mau terlalu pikirin. Bukannya saya nganggap itu duit kecil ya, duit besar. Cuma nggak mau terlalu pikirin, karena korbannya banyak, biar mereka yang ngurusin dan ngelapor aja," ujar Kevin saat ditemui usai press screening film THE CHOCOLATE CHANCE di CGV Blitz Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (26/1).

Namun, Kevin dan ayahnya belum berencana untuk melapor ke polisi karena masih banyak hal penting yang harus diurusnya. Musibah ini pun dibuatnya pembelajaran dalam hidupnya. "Akan mungkin (melapor) ya. Tapi belum, nanti saja lah. Saya mau ngurusin yang lebih penting dulu. Sebenarnya ini penting banget. Cuma nanti lah, yang lebih marah dari saya banyak," ungkap Kevin.

Kevin Aprilio ditipu hingga miliaran Rupiah © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom SukaryaKevin Aprilio ditipu hingga miliaran Rupiah © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya


"Saya banyak urusan lain sih soalnya. Jadi nggak mau ngurusin itu. Biar orang lain saja yang ngurusin. Korbannya banyak kok. Ya gitulah (menjadi pembelajaran). Mudah-mudahan dia (pelaku) belajar dari kesalahannya," lanjut keyboardist Vierratale ini.

Kevin pun menghimbau untuk tidak terlalu percaya kepada orang. Jika memang mau berinvestasi harus cari tahu lebih dahulu mengenai perusahaannya.

"Intinya orang kalau mau investasi ya lihat dulu perusahaannya, jangan terlalu percaya sama orang terdekat sih sebenarnya. Malah kadang-kadang korban tuh karena orang dekat, bukan karena orang jauh. Kalau terlalu dekat kan biasanya terlalu percaya. Korbannya kan rata-rata memang sahabatnya, saudara dan lain-lain," pungkasnya.

(kpl/rhm/abl)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING