Tony Q Rastafara Ungkap Seperti Apa Sosok Pemimpin Ideal

Kamis, 02 Agustus 2018 14:30 Penulis: Galuh Esti Nugraini
Tony Q Rastafara Ungkap Seperti Apa Sosok Pemimpin Ideal Tony Q Rastafara © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Seorang pemimpin pasti miliki tanggung jawab yang besar. Apalagi dengan tugas yang diemban juga harus pikirkan bagaimana rakyatnya. Ya, tugas dari seorang pemimpin memang harus lebih mendahulukan kepentingan rakyat.

Secara tidak langsung para pemimpin bekerja untuk rakyat. Bagaimana cara pemimpin mensejahterakan rakyatnya. Beda pemimpin, pasti berbeda juga cara. Tidak mungkin mendapatkan pemimpin yang sesuai dengan masing-masing orang. Namun Tony Q Rastafara berikan pendapatnya bagaimana idealnya menjadi sosok pemimpin.

"Idealnya seorang pemimpin itu harus tegas dalam sebuah birokrasi ya, bahwa dalam setiap peraturan-peraturan itu secara legal hukum itu harus jelas juga. Petugasnya juga harus jelas, karena di sini kan kalo bicara soal Presiden, dia kan ga bisa ngontrol menterinya setiap saat juga. Menterinya punya anak buah lagi, menterinya nakal kan dia ga tau, tapi dengan sistem yang dibangun, dengan sistem yang sedemikian ketatnya, asal tidak main mata aja, tidak KKN pasti beres," ucap Tony Q Rastafara ditemui di Epiwalk Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (1/7).

Tony Q Rastafara ungkap sosok pemimpin itu harus tegas © KapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaTony Q Rastafara ungkap sosok pemimpin itu harus tegas © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Apalagi jika melihat Jakarta yang menjadi ibu kota negara, tentu saja seorang Gubernur akan menjadi sorotan. Tapi bagaimanapun kebijakannya saat bertugas, seharusnya sebagai masyarakat mencoba untuk mendukung.

Yang jelas pemimpin yang ideal harus bisa bertindak tegas kepada siapa saja, bahkan rakyat sekaligus. Hal ini bukan tanpa alasan, karena dengan adanya tindakan tegas, rakyat tidak mengulang kesalahan yang sama. Apapun kesalahannya, sekecil apapun harus ditindak.

"Kalau Jakarta juga memang sulit yaa, karena Jakarta perkembangannya sangat pesat, bahkan bisa dijadikan orientasi orang datang ke Jakarta abis lebaran atau tahun baru. Tapi kan edukasi sedini mungkin itu perlu, sistem yang dibangun. Contohnya nih, buang sampah denda, itu harus. Harus tegas ya, dan semua harus ada sanksi yang suap harus kena sanksi, itu harus bener-bener dilakukan dan itu hanya bisa dengan sistem," pungkasnya.

(kpl/pur/gen)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING