Tyas Mirasih Dituding Culik Anak, Pihak KPAI Akhirnya Buka Suara
Tyas Mirasih © KapanLagi.com/Bayu HerdiantoKapanlagi.com - Kabar kurang mengenakkan tengah menimpa artis cantik Tyas Mirasih. Dituding membawa pergi seorang anak bernama Amandine Cattleya, nama Tyas pun jadi sorotan publik saat ini. Tak tinggal diam, nenek Amandine yang bernama Maryke Harris Pohu pun melaporkan Tyas ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Meski begitu, Rita Pranawati selaku Wakil Ketua KPAI menyebut bahwa hingga kini Tyas Mirasih belum memenuhi panggilan lantaran jadwal yang cukup padat. "Sepertinya ada acara lain, tapi ya memang itu tidak masalah selama ada pemberitahuan berarti dia memiliki komitmen untuk menyelesaikan persoalan ini. Kalau KPAI punya standar operasional penanganan kasus, kita panggil 3 kali, tetapi yang bersangkutan juga bersedia untuk hadir, tetapi memang waktunya belum tepat," ungkap Rita Pranawati selaku Wakil Ketua KPAI, saat dijumpai di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, jumat (9/3).
Nantinya, menurut Rita, para pihak terkait akan diskusi bersama untuk membahas masa depan terbaik untuk Amandine. Untuk saat ini, KPAI tak ingin menerima tudingan dari Nenek Maryke secara mentah-mentah. Sebelum mengambil keputusan, mereka harus lebih dulu mendengar kesaksian dari Tyas Mirasih.
Advertisement
Pihak KPAI nantinya juga akan mendengar kesaksian dari Tyas. © KapanLagi.com/Bayu Herdianto"Tentu kita akan melihat apa yang dilaporkan oleh pelapor kepada KPAI. Kita klarifikasi benar atau tidak, tujuannya seperti apa nantilah agak panjang. Prinsipnya apa yang dilaporkan pelapor akan kita pelajari dan cari solusinya. Termasuk sebenarnya apa yang diharapkan dan masa depan untuk anak," jelasnya.
Lebih lanjut, Rita juga menjelaskan bahwa proses pemanggilan akan dilakukan secara bertahap. Untuk menjaga psikologi anak, saat berbicara dengan Amandine pun harus lebih hati-hati.
"Ada prosesnya, di KPAI kan fase untuk orang dewasa berbeda dengan anaknya, karena anaknya juga kita butuh assesment psikologi. Dan sebenarnya kasus ini tidak bisa dilihat sesederhana itu, karena memang kasusnya melibatkan banyak aktor. Kalau memang orang tua dengan orang tua kan cuma dua, sementara ini kan ada pendalaman," pungkasnya,
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(kpl/aal/tmd)
Advertisement
D Academy 8
- Fashion SelebritiPotret Seru Soimah di Dangdut Academy 8, Selfie Hingga Joget Bareng















































