Ustadz Yusuf Mansyur Ajari Baca Al Qur'an di TPI

Rabu, 14 April 2010 08:06 Penulis: Anton
Ustadz Yusuf Mansyur Ajari Baca Al Qur'an di TPI Ustadz Yusuf Mansyur
Kapanlagi.com - Pada hari Minggu (11/4), tepatnya pada pukul 13.00-14.30 WIB, stasiun televisi swasta nasional TPI untuk pertama kalinya menayangkan program religi terbaru bertajuk INDONESIA MENGHAFAL. Program ini bertujuan mengajak pemirsa di seluruh nusantara, khususnya umat muslim untuk belajar menghafal Al Qur'an. Dengan pendekatan yang unik di bawah bimbingan Ustadz Yusuf Mansyur, program ini mudah dan menarik diikuti semua lapisan masyarakat.

Terbukti saat penayangan perdana dari Masjid Panglima Besar Jenderal Soedirman, Cijantung, cukup sukses dengan raihan rating share sebesar 1,3/10,4. Artinya acara tersebut diminati kurang lebih 10% pemirsa yang menyaksikan acara INDONESIA MENGHAFAL pada jam tersebut.

Dalam kesempatan jumpa pers di lantai 2 Gedung TPI, Selasa (13/4), Direktur Program dan Produksi TPI Erwin Andersen mengatakan, TPI selama ini dikenal masyarakat dengan program-program bernuansa Islami. Hal ini mendorong TPI untuk selalu memperkaya wawasan pemirsa mengenai keagamaan melalui berbagai program religi.

"TPI berharap dapat mengedukasi dan membantu masyarakat untuk menghafal Al Qur'an. Kami mohon doa restu agar program ini dapat berjalan sesuai rencana," ujar Erwin Andersen.

Program INDONESIA MENGHAFAL merupakan salah satu media bagi umat Islam dalam menghafal ayat-ayat suci Al Qur'an melalui bimbingan atau pola hafalan yang dipandu Ustadz Yusuf Mansyur pendiri Pondok Pesantren Tahfiz Al Qur'an yang banyak menghasilkan Hafiz (penghafal Al Qur’an). Berbagai tips dan trik membaca dan menghafal Al Qur’an dengan benar diajarkan di sini.

"Program ini untuk umat Islam Indonesia agar bisa baca Al Qur'an lagi. Jangan sampai tidak bisa baca Al Qur'an. Mengingatkan kembali Al Qur'an, yang lupa menjadi ingat. Paling tidak mengingatkan diri kita karena Al Qur'an penuh keajaiban atau miracle. Sementara sedekah itu bagian terkecil dari Al Qur'an," tutur Ustadz Yusuf Mansyur.  

(kpl/wwn/bun)

Editor:

Anton


REKOMENDASI
TRENDING