SELEBRITI

Uya Kuya Sudah Perkirakan Kasus Audrey Bakal Terjadi Sejak Lama

Rabu, 10 April 2019 17:22 Penulis: Guntur Merdekawan

Uya Kuya dan Astrid © KapanLagi/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Kasus penganiayaan Audrey juga sampai ke telinga Uya Kuya. Presenter kondang ini mengaku sangat shock dengan kejadian yang dialami siswi SMP asal Pontianak tersebut, terlebih karena Ia juga memiliki seorang anak gadis.

Bicara mengenai siapa yang salah dalam kasus ini, Uya tak secara langsung menuding para pelaku pengeroyokan. Ya, pria berusia 44 tahun ini lebih memilih untuk menyalahkan para orangtua para pelaku yang menurutnya tak bisa mendidik anak-anaknya dengan benar.

"Prihatin lah. Ini gara-gara sosmed akhirnya berujung kayak gini. Ini menurut gue miris banget, tapi kenapa bisa kayak gini, baik buruknya sifat anak berarti cerminan orangtuanya. Orangtuanya tidak bisa mendidik anaknya dengan benar, sosmednya udah kebablasan," ujar Uya ketika ditemui kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (10/4).

 

1. Cerminan

Uya menggarisbawahi sikap dan ucapan para millenial di media sosial yang memang kebanyakan sudah di luar batas. Berawal dari ujaran kebencian yang sering ditulis di timeline media sosial, sikap seseorang secara tidak langsung juga akan berubah di kehidupan nyata.

"Gue sebenernya hal kayak gini udah memperkirakan dari beberapa tahun lalu di mana banyak anak-anak sekolah, anak-anak SMP, SMA di sosmed itu ngomongnya kasar, caci-cacian, ngatain orang. Dan ini sebenernya cerminan dari beberapa tahun lalu. Kan itu awalnya dari sindir-sindiran sosmed. Orang di sosmed berani begitu, anak juga berani melakukan itu," sambungnya.

2. Hukuman Pelaku

Mengenai kasus ini, ada pula perdebatan mengenai hukuman yang pantas untuk para pelaku. Pasalnya, 12 orang tersebut juga disebut masih duduk di bangku sekolah. Ada saja yang menyebut jika para pelaku seharusnya dimaafkan demi masa depan mereka. Nah Uya punya pendapat berbeda.

"Seberat-beratnya lah (dihukum). Sekarang kita undang-undangnya kan banyak. Tapi kita jangan melihat bahwa ini pelakunya masih banyak anak-anak, kita harus lihat dari sisi korban. Secara psikologis korban menderita. Berdamai dalam arti memaafkan boleh, tapi proses hukum harus tetap berlanjut," sambungnya lagi.

3. Anak Uya

Kasus yang sedang viral ini tak lantas membuat Uya membatasi putra-putrinya dalam urusan bersosial media. Dan andai putra-putrinya jadi korban kasus serupa suatu saat nanti, pria yang juga berprofesi seabgai pesulap ini tak akan tinggal diam begitu saja.

"Anak gue anak-anak yang santun bersosmed, anak-anak yang baik dan tahu bagaimana bersikap sama hal seperti itu. Anak gue biasanya kalau ada yang ngebully ngata-ngatain nggak pernah ngebales. Paling dilaporin aja ke gue. Kan udah ada yang pernah ditindak," pungkas Uya.


REKOMENDASI
TRENDING