Vira Respaty, Sering 'Gagal Paham' Kenapa Disebut PNS Cantik

Kamis, 19 Januari 2017 15:15 Penulis: Natanael Sepaya
Vira Respaty, Sering 'Gagal Paham' Kenapa Disebut PNS Cantik Vira Respaty © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Sebagian dari kita tentu setuju kalau tidak mudah untuk menjalani dua profesi yang sama-sama disenangi. Namun berbeda dengan Vira Respaty. Yap, pasalnya Vira adalah seorang penyanyi yang juga menjalani hari-harinya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"PNS itu pekerjaan sebagai pelayan masyarakat, abdi masyarakat. Tugas kita di sini melayani masyarakat. Saya enjoy-enjoy aja. Nggak ada keinginan untuk ganti profesi, kalau di dunia entertain ini respon masyarakat positif, baik kami bisa diterima, ya, kita berusaha menyeimbangkan pekerjaan sebagai PNS dan sebagai seorang penyanyi," ujarnya saat bermain ke kantor Redaksi KapanLagi.com® di Tebet, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Vira Respaty, jalani 2 status sebagai penyanyi dan 'PNS cantik' © KapanLagi.com/Budy SantosoVira Respaty, jalani 2 status sebagai penyanyi dan 'PNS cantik' © KapanLagi.com/Budy Santoso

Lucunya, Vira sering tidak mengerti kenapa teman-temannya sepakat untuk memberinya julukan sebagai 'PNS cantik'. Walau begitu, perempuan yang bekerja di kantor Pemerintahan Kepulauan Riau tersebut tak menepis kalau ia pun melakukan treatment.

"(Disebut PNS cantik) Ya, itu penilaian dari temen-temen ya. Saya gak ngerti kenapa tiba-tiba punya sebutan seperti itu ke saya. Untuk treatment sih idealnya seorang wanita aja ya, seperti perawatan badan, wajah," ungkap Vira singkat.

Vira Respaty sering 'gagal paham' kenapa ia mendapat sebutan sebagai 'PNS cantik' © KapanLagi.com/Budy SantosoVira Respaty sering 'gagal paham' kenapa ia mendapat sebutan sebagai 'PNS cantik' © KapanLagi.com/Budy Santoso

Sedangkan soal fashion, Vira yang lahir di Yogyakarta pada 12 September 1989 silam itu lebih memilih untuk tampil secara santai. Bahkan, ia juga tidak mengharuskan seluruh fashion yang ia kenakan harus berasal dari brand mahal.

"(Kalau soal fashion) Kita mengikuti mood juga sih. saya lebih santai, casual. sehari-hari saya juga casual. (Kalau fashion harus dari brand mahal) Emmm, itu balik ke selera kita masing-masing. Ada kalanya memakai yang seperti itu, tapi tidak semua barang harus dari brand-brand itu juga," pungkasnya.

(kpl/nad/ntn)

Editor:

Natanael Sepaya


REKOMENDASI
TRENDING