CLOSE

Wakili Kaum Milenial, Boy William Bangun Museum dan Resto yang Instagramable

Wakili Kaum Milenial, Boy William Bangun Museum dan Resto yang Instagramable
Boy dapat inspirasi saat traveling. © KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Kapanlagi.com - Tidak hanya bertalenta menjadi presenter handal, darah berbisnis juga mengalir dalam dari William Hartanto atau lebih dikenal dengan nama Boy William. Yang terbaru, Boy membangun sebuah resto yang dipadu dengan sbeuah museum bernama Motomoto.

Bertempat di QBIG, BSD City, Tangerang dengan luas bangunan 3000 meter persegi, Motomoto dibuka secara resmi pada 26 April 2019. Museum yang dibangun bukan konevensional melainkan sebuah instalasi seni dari sejumlah seniman berbakat Indonesia. Di sini, para pengunjung sangat dibebaskan untuk mengabadikan semua karya seni yang ada baik dengan foto ataupun video dan kemudian memosting di sosial media.

1. Instalasi Seni

© KapanLagi.com/Mathias Purwanto

"Motomoto kita bikin simple and easy art tapi kita kemas dengan very elegan dan very expensive semuanya hampir setiap sudut bisa di foto-foto," ungkap Boy William selaku founder dan owner Motomoto Museum dan Resto saat ditemui di lokasi belum lama ini.

"Gue mewakili anak sekarang milenialnya yang gue tau yang kemana-mana pasti nyari buat Instagram, makanya ada tempat ini. Ya bisa dibilang di sini sangat instagramable lanjutnya.

Ide membuat konsep resto dan museum instalasi seni ini sudah ada kepala Boy sejak lama. Ketika sempat menempuh pendidikan di Amerika Serikat dan melakukan perjalanan ke berbagai negara Boy melihat banyak museum atau tempat makan yang sangat eye catching dengan sentuhan seni.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Unik dan Artsy

"Jadi gue tuh sekeluarga emang suka seni. Kalau pergi ke Bali atau luar negeri suka cari tempat makan atau museum yang unik dan artsy. One day, ketika balik ke Indonesia hal itu gw sampein ke om sekaligus partner kerja gue," tutur Boy.

Ditemui di tempat yang sama, om dari Boy William sekaligus founder dan salah satu owner Motomoto, Rudy Lazuardi mengatakan bahwa konsep museum di Motomoto memang cukup berbeda. Pasalnya, tak hanya menjadi tempat untuk berfoto, Motomoto dengan segala instalasi seninya mampu memberikan ruang dan ide kreatifitas bagi pengunjung.

"Sebenarnya bukan tempat dengan museum juga sih, ini adalah human creative space, awalnya Motomoto studio just tempat buat foto-foto tapi semakin berkembang karena kita sangat dinamis kreatifitas terus bermunculan. Akhirnya kami memutuskan untuk add on some artsy yang bisa instalasi karya di dalam museum," kata Rudy Lazuardi.

 

3. Seni Kontemporer

© KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Boy William juga melibatkan MATA Studio, studio desain grafis di Jakarta, sebagai konseptor utama untuk desain ruangan serta branding melalui arahan Felix Tjahyadi dan Agra Satria.

"Secara keseluruhan, konsep desain dari Motomoto adalah untuk menonjolkan seni serta budaya Indonesia yang dibalut dengan seni kontemporer dan pop. Kami juga menyisipkan beberapa edukasi menarik di dalam desain interiornya, sehingga kami berharap para pengunjung dapat terinspirasi dan bangga bahwa anak bangsa dapat membuat karya sebesar ini," ujar Creative Director MATA Studio, Felix Tjahyadi.

Pada masa pembukaan, harga tiket masuk Motomoto Museum adalah sebesar Rp100.000,- dan berlaku umum untuk semua hari termasuk hari libur. Khusus untuk para orang tua yang membawa anak, untuk anak dibawah usia dua tahun dapat masuk area museum dengan gratis.

Motomoto Museum dan Resto juga mengeluarkan promo bundling tiket museum dan resto seharga Rp150.000,- dimana pengunjung yang membeli promo tersebut berkesempatan untuk mendapatkan kupon potongan harga sebesar Rp75.000,- yang dapat digunakan di Motomoto Resto dan berlaku selama dua minggu.

 

 

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

Rekomendasi

Trending