RCTI Tolak Sanksi KPI
Tayangan SILET
Kapanlagi.com - Pihak stasiun televisi RCTI merasa jika pihaknya tak bersalah dalam kasus tayangan infotainment SILET. Akibat sanksi yang diberikan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), yakni dengan tidak boleh menayangkan program tersebut, RCTI pun sempat melayangkan keberatan. Bahkan, televisi berlogo rajawali itu pernah menayangkan permohonan maaf sebagai bagian dari klarifikasi. "RCTI berinsiatif pada hari yang sama, pada 7 November dibuat iklan layanan masyarakat dan dibuat klarifikasi juga. 8 November juga SILET klarifikasi. Kami berinisiatif dengan KPI kepengen ketemu, tapi ternyata malah diminta hadir untuk menerima sanksi, bukan untuk diundang hadir," ujar Corporate Secretary RCTI , Arya Mahendra Sinulingga, saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (19/11). Arya menambahkan jika pihak KPI hanya melihat kesalahan dari beberapa email yang dikirim oleh masyarakat. Padahal, keluhan dari masyarakat tersebut belum tentu diidentifikasikan sebagai kesalahan SILET dan RCTI. "Mereka hanya mengatakan banyak e-mail sekian ribu atas penayangan kami. Hanya dalam beberapa menit KPI meeting dan langsung memberikan sanksi. Masa bisa seperti itu, seharusnya kita diberikan kesempatan untuk memberikan hak jawab," ujar Arya. "Padahal sebelum kami meeting, tolong berikan kami mana bagian yang melanggar, dan bagian mana undang-undang yang kita langgar. Pas kita diberikan sanksi kita disodorkan kertas untuk menandatangani kalau kami menerima sanksi tersebut. Masa seperti itu?" imbuhnya. Sebelumnya, tayangan infotainment SILET diminta untuk berhenti penayangannya. Namun belum lama ini, RCTI memilih untuk menayangkan kembali infotainment tersebut, sampai akhirnya RCTI terancam dilaporkan ke Mabes Polri.    Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/adt/bun)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
