Kapanlagi.com - Era digitalisasi telah mengubah cara masyarakat mengakses layanan kesehatan, termasuk dalam sistem BPJS Kesehatan. Aplikasi Mobile JKN kini memungkinkan peserta untuk melakukan pendaftaran antrian secara online tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan.
Fitur pendaftaran antrian di Mobile JKN dirancang untuk memberikan kemudahan bagi peserta BPJS Kesehatan dalam mengakses layanan medis. Sistem ini terintegrasi dengan aplikasi Antrian Faskes dan P-Care untuk memastikan proses yang lebih efisien dan terorganisir.
Menurut panduan resmi dari bpjs-kesehatan.go.id, cara daftar antrian di mobile JKN dapat dilakukan untuk fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun tingkat lanjut. Proses ini membantu peserta menghemat waktu dan menghindari antrian panjang di lokasi pelayanan kesehatan.
Pendaftaran antrian di Mobile JKN merupakan layanan digital yang memungkinkan peserta BPJS Kesehatan untuk mengambil nomor antrian secara online melalui aplikasi smartphone. Fitur ini dirancang khusus untuk mempermudah akses peserta terhadap layanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang telah terintegrasi dengan sistem BPJS Kesehatan. Sistem ini menghubungkan peserta dengan jadwal praktik dokter dan ketersediaan layanan di berbagai fasilitas kesehatan.
Cara daftar antrian di mobile JKN memberikan fleksibilitas bagi peserta untuk memilih waktu kunjungan yang sesuai dengan jadwal mereka. Peserta dapat melihat informasi real-time mengenai sisa antrian yang sedang dilayani, sehingga dapat memperkirakan waktu kedatangan dengan lebih akurat. Fitur ini juga memungkinkan peserta untuk melakukan pembatalan antrian jika berhalangan hadir, memberikan kesempatan bagi peserta lain untuk menggunakan slot tersebut.
Manfaat utama dari sistem antrian online ini adalah penghematan waktu yang signifikan bagi peserta. Mereka tidak perlu datang terlalu pagi atau menunggu lama di fasilitas kesehatan hanya untuk mendapatkan nomor antrian. Selain itu, sistem ini juga membantu fasilitas kesehatan dalam mengatur alur pasien dengan lebih baik, mengurangi kerumunan, dan meningkatkan kualitas pelayanan secara keseluruhan.
Berdasarkan informasi dari bpjs-kesehatan.go.id, fitur pendaftaran pelayanan ini dapat digunakan untuk peserta yang ingin mengambil antrian di FKTP terdaftar yang terintegrasi dengan Aplikasi Antrian Faskes dan Aplikasi P-Care. Sistem ini memastikan bahwa hanya peserta dengan status aktif yang dapat menggunakan layanan antrian online.
Menurut informasi dari rsyarsi.co.id, ambil antrian secara online via Mobile JKN hanya bisa dilakukan bagi pasien post kontrol poliklinik dengan nama poliklinik yang sama dengan surat rujukan yang didapat baik dari Faskes 1 dan Faskes 2. Peserta juga harus sudah memiliki Surat Rencana Kontrol BPJS Kesehatan yang diperoleh dari administrasi rumah sakit setelah berkonsultasi dengan dokter.
Proses cara daftar antrian di mobile JKN dimulai dengan membuka aplikasi Mobile JKN yang telah terinstall di smartphone. Setelah login menggunakan NIK atau nomor kartu BPJS beserta password, peserta akan masuk ke halaman utama aplikasi. Dari menu home, pilih sub menu "Pendaftaran Pelayanan" yang akan mengarahkan ke halaman pengambilan nomor antrian. Pastikan koneksi internet stabil untuk memastikan proses berjalan lancar tanpa gangguan.
Tahap selanjutnya adalah memilih jenis fasilitas kesehatan yang akan dituju. Peserta dapat memilih antara Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti puskesmas, klinik, atau dokter perorangan, atau Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut seperti rumah sakit. Setelah memilih jenis faskes, sistem akan menampilkan daftar fasilitas kesehatan yang tersedia dan terintegrasi dengan sistem antrian online. Pilih fasilitas kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan dan lokasi yang mudah dijangkau.
Setelah memilih fasilitas kesehatan, langkah berikutnya dalam cara daftar antrian di mobile JKN adalah menentukan peserta yang akan berobat dan memilih poli yang dituju. Sistem akan menampilkan daftar poli yang tersedia di fasilitas kesehatan tersebut beserta jadwal praktik dokter. Peserta dapat memilih tanggal kunjungan, baik untuk hari ini atau besok, tergantung ketersediaan jadwal. Pilih dokter dan shift waktu praktik yang sesuai dengan jadwal peserta, kemudian tuliskan keluhan yang dialami pada kolom yang tersedia.
Langkah terakhir adalah mengkonfirmasi pendaftaran dengan menekan tombol "Daftar Pelayanan" untuk mendapatkan nomor antrian. Sistem akan menampilkan nomor antrian beserta informasi detail seperti estimasi waktu pelayanan dan sisa antrian yang sedang dilayani. Peserta dapat melakukan refresh untuk melihat update terbaru mengenai antrian. Jika berhalangan hadir, peserta dapat membatalkan antrian dengan menekan tombol "Batalkan" atau mengambil antrian baru dengan menekan tombol "Ambil Antrian Baru".
Berdasarkan panduan dari bpjs-kesehatan.go.id, peserta harus melakukan check-in minimal 1 jam sebelum layanan dimulai dan memastikan berada dalam radius 1 km dari fasilitas kesehatan untuk mengaktifkan antrian yang telah diambil.
Menurut informasi dari bpjs-kesehatan.go.id, FKTP yang dapat digunakan untuk pendaftaran antrian online harus sudah terdaftar menggunakan aplikasi Antrian Faskes dan kantor cabang harus melakukan update profil faskes terkait ketersediaan sistem Antrian BPJS Kesehatan.
Pendaftaran antrian untuk rumah sakit melalui Mobile JKN memiliki prosedur yang sedikit berbeda dengan FKTP karena memerlukan surat rujukan yang valid. Cara daftar antrian di mobile JKN untuk rumah sakit dimulai dengan memastikan peserta memiliki surat rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama atau surat rencana kontrol untuk pasien yang melakukan kontrol lanjutan. Dokumen ini wajib dimiliki sebelum melakukan pendaftaran antrian online di rumah sakit.
Setelah membuka aplikasi Mobile JKN dan memilih menu "Pendaftaran Pelayanan", pilih opsi "Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut" atau rumah sakit. Sistem akan menampilkan daftar rumah sakit yang tersedia dan terintegrasi dengan sistem antrian BPJS Kesehatan. Pilih rumah sakit yang sesuai dengan rujukan yang dimiliki, kemudian sistem akan meminta peserta untuk memilih rujukan jika terdapat lebih dari satu rujukan yang aktif.
Langkah selanjutnya adalah memilih poli spesialis yang dituju sesuai dengan rujukan yang dimiliki. Sistem akan menampilkan jadwal dokter spesialis yang tersedia beserta slot waktu praktiknya. Peserta dapat memilih tanggal rencana kunjungan dan dokter yang diinginkan. Pastikan memilih jadwal yang sesuai dengan ketersediaan waktu pribadi karena antrian yang sudah diambil memiliki waktu yang terbatas untuk check-in.
Setelah semua data terisi dengan benar, klik "Daftar Pelayanan" untuk mendapatkan nomor antrian. Sistem akan menampilkan nomor antrian beserta informasi detail mengenai jadwal kunjungan. Pada hari pelayanan, peserta harus melakukan check-in minimal 1 jam sebelum jam layanan dimulai dan memastikan berada dalam radius 1 km dari rumah sakit untuk mengaktifkan antrian yang telah diambil.
Berdasarkan informasi dari rsyarsi.co.id, ambil antrian online via Mobile JKN untuk rumah sakit hanya bisa dilakukan bagi pasien post kontrol poliklinik dengan nama poliklinik yang sama dengan surat rujukan dan sudah memiliki Surat Rencana Kontrol BPJS Kesehatan yang diperoleh dari administrasi rumah sakit.
Menurut panduan dari bpjs-kesehatan.go.id, peserta dapat melakukan refresh untuk melihat sisa antrean yang sedang dilayani dari faskes tersebut dan jika akan dilakukan pembatalan antrean dapat mengklik tombol "Batalkan" atau untuk mengambil antrean baru klik tombol "Ambil Antrean Baru".
Tidak semua fasilitas kesehatan dapat digunakan untuk pendaftaran antrian online. Hanya FKTP dan rumah sakit yang sudah terdaftar dan terintegrasi dengan sistem Antrian Faskes BPJS Kesehatan yang dapat diakses melalui Mobile JKN. Kantor cabang BPJS Kesehatan melakukan update profil faskes terkait ketersediaan sistem antrian ini.
Peserta dapat mengambil nomor antrian untuk hari ini atau besok melalui aplikasi Mobile JKN. Sistem tidak memungkinkan pengambilan antrian untuk tanggal yang lebih jauh dari besok, sehingga peserta perlu merencanakan kunjungan dengan baik dan mengambil antrian sesuai kebutuhan waktu kunjungan.
Jika lupa melakukan check-in, antrian yang telah diambil akan hangus dan tidak dapat digunakan. Peserta harus mengambil antrian baru melalui aplikasi Mobile JKN atau datang langsung ke fasilitas kesehatan untuk mendaftar secara manual. Pastikan selalu melakukan check-in minimal 1 jam sebelum jam layanan dimulai.
Ya, peserta dapat mengambil antrian untuk anggota keluarga yang terdaftar dalam satu kartu keluarga BPJS Kesehatan. Pada saat memilih peserta dalam aplikasi Mobile JKN, sistem akan menampilkan daftar anggota keluarga yang dapat dipilih untuk didaftarkan antrian pelayanan kesehatannya.
Untuk membatalkan antrian yang sudah diambil, buka aplikasi Mobile JKN dan masuk ke menu antrian yang aktif. Klik tombol "Batalkan" untuk membatalkan antrian tersebut. Pembatalan sebaiknya dilakukan sesegera mungkin agar slot antrian dapat digunakan oleh peserta lain yang membutuhkan.
Tidak ada biaya tambahan untuk menggunakan fitur antrian online di Mobile JKN. Layanan ini gratis untuk semua peserta BPJS Kesehatan yang memiliki status kepesertaan aktif. Peserta hanya perlu memiliki koneksi internet untuk mengakses aplikasi dan melakukan pendaftaran antrian secara online.
Jika aplikasi Mobile JKN mengalami error, coba tutup aplikasi dan buka kembali dengan koneksi internet yang stabil. Pastikan menggunakan versi terbaru aplikasi yang dapat diunduh dari Play Store atau App Store. Jika masalah berlanjut, peserta dapat menghubungi customer service BPJS Kesehatan atau datang langsung ke fasilitas kesehatan untuk pendaftaran manual.