Cara Daftar KIS Anak Online: Panduan Lengkap dan Mudah
cara daftar kis anak online
Kapanlagi.com - Kartu Indonesia Sehat (KIS) merupakan program jaminan kesehatan pemerintah yang sangat penting untuk melindungi kesehatan anak-anak Indonesia. Dengan kemajuan teknologi, kini orang tua dapat melakukan cara daftar KIS anak online dengan mudah melalui aplikasi Mobile JKN.
Program KIS memberikan akses layanan kesehatan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di seluruh fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Proses pendaftaran online ini memungkinkan orang tua mendaftarkan anak mereka tanpa harus mengunjungi kantor BPJS secara langsung.
Menurut bpjs-kesehatan.go.id, pendaftaran peserta baru JKN-KIS dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN dengan syarat calon peserta sudah memiliki NIK atau E-KTP yang terdaftar. Artikel ini akan membahas secara lengkap cara daftar KIS anak online beserta persyaratan dan langkah-langkah yang harus diikuti.
Advertisement
1. Pengertian dan Manfaat KIS untuk Anak
Kartu Indonesia Sehat (KIS) adalah program jaminan kesehatan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan sebagai bagian dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Program ini dirancang khusus untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, termasuk anak-anak yang membutuhkan akses layanan kesehatan berkualitas.
KIS untuk anak memberikan berbagai manfaat penting seperti pemeriksaan kesehatan rutin, imunisasi dasar lengkap, pengobatan medis, dan rawat inap di rumah sakit pemerintah. Program ini memastikan bahwa setiap anak Indonesia mendapatkan hak kesehatan yang sama tanpa memandang status ekonomi keluarga.
Melansir dari Sehat Negeriku Kemenkes, KIS dilaksanakan melalui JKN yang memberikan tambahan manfaat layanan preventif, promotif, dan deteksi dini yang dilaksanakan secara lebih intensif dan terintegrasi. Dengan KIS, orang tua tidak perlu khawatir tentang biaya pengobatan anak karena semua layanan kesehatan dasar telah ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.
Keunggulan utama KIS adalah tidak adanya batasan plafon atau jumlah maksimum biaya pengobatan, sehingga anak dapat menerima perawatan medis yang dibutuhkan tanpa terbatas oleh kemampuan finansial keluarga. Program ini juga berlaku di seluruh wilayah Indonesia, memberikan fleksibilitas bagi keluarga yang sering berpindah tempat.
2. Syarat dan Dokumen yang Diperlukan
Sebelum memulai proses pendaftaran KIS anak online, orang tua harus memastikan bahwa semua persyaratan telah terpenuhi. Persyaratan utama yang harus dipenuhi adalah anak sudah terdaftar dalam Kartu Keluarga (KK) yang sah dan memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid.
- Kartu Keluarga (KK) terbaru - Dokumen ini harus menunjukkan bahwa anak sudah tercantum sebagai anggota keluarga dengan status yang jelas.
- Akta Kelahiran anak - Sebagai bukti identitas resmi anak yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
- KTP orang tua atau wali - Diperlukan sebagai identitas penanggung jawab yang akan mendaftarkan anak.
- Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) - Dikeluarkan oleh kelurahan atau desa setempat untuk membuktikan status ekonomi keluarga.
- Nomor handphone aktif - Untuk menerima kode verifikasi OTP selama proses pendaftaran online.
- Alamat email aktif - Diperlukan untuk verifikasi dan penerimaan informasi terkait pendaftaran.
Menurut bpjs-kesehatan.go.id, untuk pendaftaran bayi baru lahir, syarat utama adalah calon peserta harus sudah memiliki NIK/E-KTP dan sistem akan melakukan pengecekan serta validasi untuk menentukan jenis pendaftaran yang sesuai. Pastikan semua dokumen dalam kondisi baik dan data yang tercantum sesuai dengan kondisi aktual untuk menghindari kendala dalam proses verifikasi.
3. Langkah-langkah Cara Daftar KIS Anak Online
Proses pendaftaran KIS anak online dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi Mobile JKN yang tersedia di Google Play Store dan App Store. Berikut adalah langkah-langkah lengkap yang harus diikuti untuk mendaftarkan anak Anda.
- Unduh dan Install Aplikasi Mobile JKN - Cari aplikasi "Mobile JKN" di toko aplikasi ponsel Anda dan lakukan instalasi. Pastikan aplikasi yang diunduh adalah versi resmi dari BPJS Kesehatan.
- Buka Aplikasi dan Pilih Menu Pendaftaran - Setelah aplikasi terbuka, pilih menu "Pendaftaran Peserta Baru" yang tersedia di halaman utama aplikasi.
- Baca dan Setujui Syarat Ketentuan - Bacalah dengan teliti seluruh syarat dan ketentuan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan, kemudian pilih "Setuju" untuk melanjutkan proses.
- Masukkan Data NIK dan Captcha - Input Nomor Induk Kependudukan (NIK) anak yang akan didaftarkan, kemudian masukkan kode captcha yang tertera di layar dengan benar.
- Verifikasi Data Keluarga - Sistem akan menampilkan data keluarga berdasarkan NIK yang dimasukkan. Periksa kebenaran data dan pilih anggota keluarga yang akan didaftarkan sebagai peserta KIS.
- Lengkapi Formulir Pendaftaran - Isi semua kolom dalam formulir pendaftaran dengan data yang akurat, termasuk informasi pribadi anak, alamat tempat tinggal, dan data kontak orang tua.
- Pilih Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) - Tentukan puskesmas atau klinik yang akan menjadi fasilitas kesehatan rujukan utama untuk anak Anda.
- Masukkan Email dan Nomor Telepon - Berikan alamat email aktif dan nomor telepon yang dapat dihubungi untuk proses verifikasi dan komunikasi selanjutnya.
- Verifikasi OTP - Masukkan kode OTP yang dikirimkan ke nomor handphone yang telah didaftarkan untuk memverifikasi identitas Anda.
- Konfirmasi dan Kirim Pendaftaran - Periksa kembali seluruh data yang telah diisi, kemudian kirim formulir pendaftaran untuk diproses oleh sistem BPJS Kesehatan.
Setelah proses pendaftaran selesai, Anda akan menerima informasi virtual account untuk pembayaran tagihan peserta melalui email yang terdaftar. Kartu KIS fisik akan dikirimkan ke alamat yang tercantum dalam pendaftaran dalam waktu maksimal 6 hari kerja.
4. Tips Mengatasi Kendala Pendaftaran Online
Meskipun proses pendaftaran KIS anak online dirancang untuk memudahkan masyarakat, terkadang masih ada kendala teknis yang dapat menghambat proses pendaftaran. Berikut adalah beberapa tips untuk mengatasi masalah yang mungkin terjadi selama pendaftaran.
- Pastikan Koneksi Internet Stabil - Gunakan koneksi internet yang stabil dan cepat untuk menghindari gangguan saat mengisi formulir atau mengunggah dokumen.
- Periksa Kebenaran Data NIK - Pastikan NIK yang dimasukkan sesuai dengan yang tercantum di Kartu Keluarga dan tidak ada kesalahan pengetikan.
- Gunakan Browser atau Aplikasi Terbaru - Selalu gunakan versi terbaru aplikasi Mobile JKN atau browser untuk menghindari masalah kompatibilitas.
- Siapkan Dokumen dalam Format Digital - Scan atau foto dokumen persyaratan dengan kualitas yang baik dan simpan dalam format yang didukung sistem.
- Coba di Waktu yang Berbeda - Jika server sedang sibuk, coba lakukan pendaftaran di waktu yang berbeda, biasanya di luar jam kerja atau akhir pekan.
- Hubungi Call Center BPJS - Jika mengalami kendala teknis yang tidak dapat diatasi, hubungi call center BPJS Kesehatan di nomor 1500 400 untuk mendapatkan bantuan.
Melansir dari bpjs-kesehatan.go.id, jika dalam satu KK terdapat 2 segmen kepesertaan yang berbeda, maka keluarga yang belum terdaftar akan mengikuti aturan tertentu tergantung pada status login pengguna. Untuk menghindari kebingungan, pastikan Anda login dengan akun yang sesuai dengan kepala keluarga yang terdaftar.
5. Aktivasi dan Penggunaan KIS Anak
Setelah proses pendaftaran KIS anak online berhasil diselesaikan, langkah selanjutnya adalah menunggu aktivasi kartu dan memahami cara penggunaannya. Proses aktivasi biasanya memerlukan waktu beberapa hari hingga kartu dapat digunakan untuk mengakses layanan kesehatan.
Kartu KIS anak yang telah aktif dapat digunakan di semua fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, mulai dari puskesmas, klinik, hingga rumah sakit pemerintah dan swasta. Pastikan Anda selalu membawa kartu KIS fisik atau menunjukkan kartu digital melalui aplikasi Mobile JKN saat berkunjung ke fasilitas kesehatan.
Untuk penggunaan pertama kali, disarankan untuk mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang telah dipilih saat pendaftaran. Di FKTP ini, anak akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan awal dan pencatatan rekam medis yang akan menjadi dasar untuk perawatan kesehatan selanjutnya.
Penting untuk diingat bahwa KIS anak memiliki sistem rujukan berjenjang, dimana untuk mendapatkan layanan di rumah sakit atau spesialis, diperlukan rujukan dari FKTP terlebih dahulu kecuali dalam kondisi gawat darurat. Sistem ini dirancang untuk memastikan efektivitas dan efisiensi pelayanan kesehatan.
6. FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Apakah semua anak bisa didaftarkan KIS secara online?
Tidak semua anak dapat didaftarkan KIS secara online. Pendaftaran online hanya berlaku untuk segmen tertentu seperti PBPU/BP Perorangan, BP Penyelenggara Negara, dan PPU. Untuk KIS PBI (Penerima Bantuan Iuran), pendaftaran dilakukan oleh pemerintah berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial.
2. Berapa lama proses pendaftaran KIS anak online?
Proses pendaftaran KIS anak online biasanya memakan waktu 1-3 hari kerja untuk verifikasi data. Setelah disetujui, kartu fisik akan dikirimkan ke alamat yang terdaftar dalam waktu maksimal 6 hari kerja, sementara kartu digital dapat langsung digunakan melalui aplikasi Mobile JKN.
3. Apa yang harus dilakukan jika NIK anak tidak ditemukan dalam sistem?
Jika NIK anak tidak ditemukan dalam sistem, pastikan NIK sudah terdaftar di Dukcapil dan tercantum dalam Kartu Keluarga. Jika masih bermasalah, kunjungi kantor Dinas Kependudukan setempat untuk memastikan data kependudukan anak sudah benar dan terintegrasi dengan sistem nasional.
4. Bisakah mendaftarkan anak yang baru lahir melalui aplikasi Mobile JKN?
Ya, bayi baru lahir dapat didaftarkan melalui aplikasi Mobile JKN dengan syarat sudah memiliki NIK dan tercantum dalam Kartu Keluarga. Untuk segmen PBI JK, pendaftaran bayi baru lahir mengikuti prosedur khusus dan tidak mengisi formulir bagian kelas rawat karena akan otomatis mengikuti kelas rawat peserta.
5. Apakah ada biaya yang harus dibayar untuk KIS anak?
Untuk KIS kategori PBI (Penerima Bantuan Iuran), tidak ada biaya yang harus dibayar karena iuran ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Namun untuk kategori PBPU atau peserta mandiri, ada iuran bulanan yang harus dibayar sesuai dengan kelas perawatan yang dipilih.
6. Bagaimana cara mengecek status pendaftaran KIS anak online?
Status pendaftaran KIS anak dapat dicek melalui aplikasi Mobile JKN di menu "Info Peserta" atau melalui website resmi BPJS Kesehatan. Anda juga dapat menghubungi call center BPJS di nomor 1500 400 untuk menanyakan status pendaftaran dengan menyebutkan NIK anak yang didaftarkan.
7. Apa yang harus dilakukan jika pendaftaran KIS anak online ditolak?
Jika pendaftaran ditolak, periksa kembali kelengkapan dan kebenaran data yang dimasukkan. Pastikan semua dokumen persyaratan sudah lengkap dan sesuai. Jika masih ditolak, kunjungi kantor BPJS Kesehatan terdekat untuk mendapatkan penjelasan lebih detail dan bantuan pendaftaran secara offline.
(kpl/fed)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba