J. Edgar
Synopsis
Film J. Edgar disajikan dengan alur nonlinier, bolak-balik antara peran J. Edgar Hoover dalam membangun FBI dan masa tuanya saat ia berusaha melindungi lembaga tersebut dari berbagai ancaman yang ia anggap berbahaya.
Sebagai bingkai cerita, Hoover yang telah menua menceritakan kembali tahun-tahun awal FBI kepada sejumlah agen yang ia tugaskan untuk menuliskan buku tentang sejarah biro tersebut.
Tahun 1919, Jaksa Agung A. Mitchell Palmer selamat dari upaya pembunuhan oleh kelompok anarkis. Ia lalu menugaskan Hoover, pegawai Departemen Kehakiman, ke divisi khusus yang bertugas membersihkan kaum radikal.
Meski Helen Gandy menolak pendekatan canggung Hoover, ia justru menjadi sekretaris pribadi sekaligus orang kepercayaannya. Dengan mengatur agar anarkis Emma Goldman memenuhi syarat untuk dideportasi, Hoover menciptakan preseden hukum yang memungkinkan pengusiran banyak tokoh radikal lain.
Usai peristiwa Palmer Raids, Palmer kehilangan jabatannya. Penggantinya, Harlan F. Stone, mengangkat Hoover sebagai direktur Bureau of Investigation. Hoover pun meminta Gandy menyusun arsip rahasia berisi informasi kompromatif tentang para tokoh berkuasa.
Ketika First Red Scare mereda, fokus biro dialihkan untuk memburu para gangster. Kasus penculikan Lindbergh tahun 1932 menyita perhatian nasional, mendorong Hoover mengusulkan Federal Kidnapping Act yang memperluas kewenangan biro.
Hoover juga mendirikan FBI Laboratory dan mulai menerapkan teknik ilmu forensik, termasuk melacak nomor seri uang tebusan. Meski Charles Lindbergh Jr. ditemukan tewas, metode ini berhasil mengarah pada penangkapan dan vonis bersalah terhadap Bruno Richard Hauptmann.
Dalam kehidupan pribadi, Hoover tetap tinggal bersama ibunya yang menjadi kompas moralnya. Pada 1930, ia merekrut Clyde Tolson ke biro dan hubungan profesional mereka berkembang menjadi ikatan pribadi yang sangat dekat. Hoover bahkan mempromosikan Tolson sebagai wakil direktur.
Saat Hoover mengaku pada ibunya bahwa ia tak nyaman menjalin hubungan romantis dengan perempuan, sang ibu berkata lebih baik Hoover mati daripada menjadi gay. Ketika Tolson menyatakan cintanya, Hoover panik dan mengklaim ingin menikahi aktris Dorothy Lamour.
Pertengkaran pun terjadi, berujung ciuman dan ancaman Tolson untuk mengakhiri hubungan mereka jika Hoover kembali menyebut perempuan lain. Tak lama kemudian, ibu Hoover meninggal dunia, meninggalkan luka duka mendalam baginya.
Pemeran
Jadwal Film
Dhurandhar 2
Tunggu Aku Sukses Nanti
Danur: The Last Chapter
Na Willa
Pelangi Di Mars
Senin Harga Naik
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Number One
Everyday, We
Reminders of Him
Enhypen (Walk the Line Summer Edition)
Setan Alas!
Juara Sejati
Setannya Cuan
Peaky Blinders: The Immortal Man
Good Luck, Have Fun, Don't Die
The Bride
Hoppers
Hamnet
Undercard
Dead Man's Wire
Panda Plan: The Magical Tribe
Titip Bunda di Surga-Mu
The Last Supper
Lift (2026)
Scream 7
Blades of the Guardians
Marty Supreme
How to Make a Killing
Do Deewane Seher Mein
EPiC: Elvis Presley in Concert
Crime 101
Kokuho
Asrama Putri
GOAT
The Super Mario Galaxy Movie
01 April 2026
Aku Harus Mati
02 April 2026
The Hostage's Hero
02 April 2026
Hoppers
03 April 2026
David
03 April 2026
Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?
09 April 2026
Yohanna
09 April 2026
Ip Man: Kung Fu Legend
10 April 2026
Ghost in the Cell
15 April 2026
Ready or Not 2: Here I Come
15 April 2026
Lee Cronin's The Mummy
15 April 2026
Dalam Sujudku
16 April 2026
Para Perasuk
23 April 2026
Kupilih Jalur Langit
23 April 2026
Children of Heaven (2026)
27 Mei 2026
The Furious
29 Mei 2026
Masters of the Universe (2026)
05 Juni 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026Berita Lainnya
Sinopsis Film COPYCAT, Tayang Jumat 27 Maret 2026 Pukul 21.30 WIB
'KUASA GELAP: PERJANJIAN DARAH' Segera Syuting, Feby Febiola Comeback Akting
Film Horor 'AKU HARUS MATI' Angkat Fenomena 'Jual Jiwa Demi Harta'