in partnership with Indosiar
 

Larang Ketemu Anak, Ayu Ting Ting Mau Enji Rasakan Penderitaannya

Selasa, 21 Maret 2017 15:55 Penulis: Ahmat Effendi
Larang Ketemu Anak, Ayu Ting Ting Mau Enji Rasakan Penderitaannya Ayu Ting Ting ©KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Sejak tanggal 1 April 2014 silam, Ayu Ting Ting resmi bercerai dari mantan suaminya yaitu Henry Baskoro atau lebih dikenal dengan nama Enji. Hampir 3 tahun berlalu, baru-baru ini KPAI menyebut Ayu melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak jika terus melarang Enji bertemu putrinya. Terkait hal itu Ayu lantas mengungkap pendapatnya.

"Gini aja lah. Saya perempuan, seorang ibu pasti ngerasain apa yang saya rasain. Orang lain mungkin mikir Ayu lebay nggak pernah ngizinin anak ketemu bapaknya. Saya lakukan itu karena ada alasan," ujar Ayu Ting Ting di kawasan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Selasa (21/3).

Ayu kaget karena perseteruannya dengan Enji saat ini kembali mencuat. Sementara untuk alasan dirinya melarang Enji bertemu dengan Bilqis Khumairah Razaq adalah karena perpisahan mereka memang terjadi secara tidak baik.

Ayu Ting Ting ingin Enji merasakan apa yang telah dirasakannya jika ingin bertemu Bilqis. ©KapanLagi.com/Budy Santoso Ayu Ting Ting ingin Enji merasakan apa yang telah dirasakannya jika ingin bertemu Bilqis. ©KapanLagi.com/Budy Santoso

"Kadang (perceraian) yang berakhirnya baik-baik aja nggak mau memberikan anaknya, apalagi yang berakhir nggak baik-baik. Dulu saya berpisah sama mantan kan nggak baik-baik, karena dia yang nggak tanggung jawab, dan bagi saya untuk apalagi dipertahankan? Penderitaan semua yang saya rasain, cuma saya yang tahu. Orang mah cuma bisa ngeliat. Buat saya, saya yang jalani kehidupan, ini anak saya, saya yang mengandung sembilan bulan," tuturnya. 

Ayu Ting Ting mengaku tak takut jika sampai Enji berinisiatif meminta bantuan KPAI terkait anak. Bahkan jika sampai KPAI meminta agar Bilqis bisa bertemu ayahnya, pedangdut tersebut hanya menyebut agar Enji merasakan penderitaan yang ia rasakan dulu. 

"Dia (Enji) harus ngerasain dulu apa yang saya rasain. Kalau dia pengen ketemu kan bisa ngomong langsung kenapa harus KPAI? Emang saya penjahat. Saya kan bisa ditemuin di mana-mana. Kan saya kerja ketahuan di mana. Laki-laki gentleman datang ke saya, hubungin saya ngomong baik-baik. Apa salahnya?" tandasnya. 

(kpl/abs/sjw)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING