in partnership with Indosiar

Lesti Kejora Kagum dengan Suara Merdu Sahwan di Dangdut Academy 8

Lesti Kejora Kagum dengan Suara Merdu Sahwan di Dangdut Academy 8
Lesti Kejora kagum dengan suara Sahwan (credt: instagram.com/lestikejora)

Kapanlagi.com - Lesti Kejora dan Nassar memberikan Standing Ovation (SO) untuk Sahwan di panggung Dangdut Academy 8. Aksi itu terjadi saat Top 37 Grup 2 pada (27/7), ketika Sahwan membawakan lagu Bekas Pacar. Penampilan yang rapi dan penuh penghayatan membuat dua juri tersebut kompak berdiri memberi apresiasi.

"Sahwan, kamu mengingatkan saya sama penyanyi dangdut senior, penyanyi besar Indonesia sama (almarhum) Imam S. Arifin," ujar Nassar.

Sahwan, yang juga dikenal sebagai 'Bang Awe' di konten YouTube-nya, tampil tenang dengan penuturan lirik yang mengalir. Respons positif dari kursi juri pun mengiringi akhir lagu yang ia bawakan.

1. SO Kompak Lesti Kejora dan Nassar di Panggung DA 8

Lesti Kejora dan Nassar berikan SO (credit: KapanLagicom/Indosiar)

Penampilan Sahwan di babak Top 37 Grup 2 langsung menyedot perhatian. Lesti Kejora dan Nassar berdiri memberi SO setelah Bekas Pacar ia tuntaskan dengan artikulasi jelas dan rasa yang terjaga. Aksi tersebut menjadi sorotan di antara deretan komentar juri.

Dalam komposisi tim, Sahwan memperkuat Tim Melly Lee bersama Nana dari Bulungan. Di sisi lain, Tim Fildan beranggotakan Bhita dari Pangkalpinang dan Syafiq dari Nunukan. Adapun Tim Selfi Yamma menurunkan Cendi dari Maumere dan Kira dari Bandung.

Lesti menilai cara bernyanyi Sahwan seperti sedang mencurahkan isi hati dan mengalir dengan sangat baik. Alur cerita lagu tersampaikan tanpa berlebihan, sehingga membuat penghayatan terasa utuh dari awal hingga akhir.

2. Sentuhan Imam S. Arifin dan Wejangan Nassar

Nassar menyoroti gaya vokal Sahwan yang menurutnya enak dinikmati, serupa pengalaman mendengar rekaman kaset atau MP3. Ia menilai penyampaiannya tidak berlebihan, tetapi kuat dalam bercerita sehingga emosi lagu tersampaikan.

"Nyanyinya tuh di part-part tertentu itu kan kayak ngasih tahu, kayak cerita banget, walaupun gua jelek, gua tuh bekas pacar elu gitu," jelas Nassar.

Ketika ditanya soal keterkaitan lirik dengan pengalaman pribadi, Sahwan mengiyakan dan menyebut pernah ditinggal pacar. Nassar kemudian memberi catatan agar kemampuan itu tetap dipertahankan, sekaligus menyiapkan diri menghadapi tantangan lagu lain.

"Pokoknya Sahwan kamu bisa mempertahankan nyanyinya kayak gini terus tapi kalau lagu yang nanti dapet kayak Syafiq tadi, lagu yang kenceng kamu harus 'makan' juga lagu kayak gitu, sukses Sahwan," pesan Nassar.

3. Soal Vokal Madura dan Catatan Koreografi

Apresiasi juga datang dari Lesti Kejora yang menyinggung kualitas vokal peserta asal Madura, termasuk Sahwan. "Kenapa ya kalau orang-orang Madura suaranya bagus-bagus," kata Lesti. Ia menambahkan, rata-rata karakter suara mereka memang terdengar baik. Jirayut pun sepakat dengan pandangan tersebut.

Gilang Dirga ikut memberi kemungkinan penyebabnya. "Atau mungkin ya mungkin, dari kecil kan uda terbiasa ngaji, murotal, mungkin ya, mungkin dari sana kali," ungkap Gilang Dirga. Rina Nose turut menyetujui kemungkinan adanya pengaruh itu.

Di sisi lain, Lesti memberi masukan terkait koreografi. Ia menyarankan koreografer Tim Melly untuk lebih banyak belajar agar koreografi sejalan dengan kebutuhan lagu. Soimah mengamini pendapat itu dengan menegaskan pentingnya prioritas pada pembawaan lagu, terutama di bagian awal.

"Setuju banget Dede (Lesti), sebenernya harus nggak sih kalau misalnya lagi di awal untuk jenis lagu yang seperti tadi ada koreo di awal tuh harus ngga sih, menurutku nggak harus ya, kecuali dia itu memang membawakannya itu sudah fasih dan bener. Tapi ya ada poin plusnya juga karena untuk belajar peserta," jelas Soimah. Menurut Soimah

(kpl/cvn)

Rekomendasi

Trending