in partnership with Indosiar
 

Membaca Peruntungan Ayu Ting Ting ke Depan

Rabu, 29 Januari 2014 13:31 Penulis: Dewi Ratna
Membaca Peruntungan Ayu Ting Ting ke Depan Ayu - Enji @ Foto: KapanLagi.com®
Kapanlagi.com - Kisruh rumah tangga pedangdut Ayu Ting Ting hingga saat ini masih berjalan. Padahal pelantun Alamat Palsu tersebut belum lama melahirkan anak hasil pernikahannya dengan Enji. Upaya rayu bujuk sang suami agar kembali berkomunikasi ternyata tidak membuat hati Ayu luluh. Bahkan ia bakal meneruskan masalah ini ke Pengadilan Agama setelah menunjuk kuasa hukum.

Tak sedikit masyarakat menyayangkan sikap Ayu tersebut. Apalagi karirnya disebut-sebut tengah menanjak. Lantas bagaimana selanjutnya karir Ayu setelah persoalan rumah tangga selesai? Akankah karir di tarik suara terus berkibar atau justru sebaliknya? Pun dengan jodoh serta peruntungannya setelah menghadapi masalah dengan Enji?

Menurut pakar psycho cybernetic Suhu Naga, karir Ayu dapat bertahan karena adanya anak. Namun untuk kembali berjaya seperti dulu, Suhu menyangsikan.

"Karirnya bisa bertahan tapi masa jayanya surut. Karir dia masih ada karena anak dan nantinya pernah pernik dengan Enji akan berlalu seiring waktu dapat diselesaikan dengan baik," katanya kepada KapanLagi.com®, beberapa waktu lalu.

Bahkan untuk ke depan, sambungnya, karir Ayu seperti orang yang berlari-lari. Apalagi ia sudah tidak sama dengan Ayu yang dulu.
"Dia capek karena baru melahirkan. Untuk beberapa bulan dalam karirnya akan seperti berlari-lari karena mengejar target. Dia juga tidak seperti dulu dengan hadirnya si anak," urainya.

Suhu Naga juga berpendapat tidak sedikit pria yang akan mendekati Ayu usai persoalan rumah tangganya selesai. Namun belajar dari pengalaman, ia bakal berhati-hati dalam membina hubungan serius dengan laki-laki. Bahkan dengan pria, Ayu tak lagi mencintai seperti dulu.

"Akan banyak orang yang dekat. Pasti tahun ini akan dekat. Ayu pun tertarik. Tapi karena luka trauma sehingga membutuhkan waktu. Dengan laki-laki dia tidak cinta kayak dulu, 50–50," jelasnya.

Namun demikian meski didera masalah, peruntungan Ayu masih berjalan lancar. Apalagi kelahiran anak menjadikan tetap bertahan. Suhu Naga pula menganggap Ayu salah dalam melangkah di kehidupannya.

"Ya, karena anak. Itu rezeki. Kalau masa jaya, dia salah ambil langkah. Karena dia menerima Enji jadi suami itu justru sedang jaya-jayanya," ucapnya.

Sedangkan pengamat dunia entertain Ilham Bintang menilai karir Ayu Ting Ting bakal menjulang. Apalagi ditunjang kemampuan yang selama ini ditunjukkan.

"Akan menjulang karena dia punya skill. Dia bukan hanya korban dalam situasi tapi punya skill makanya percaya diri. Selain itu secara spiritual pun kuat karena dukungan orangtua. Ayu itu bukan nobody tapi somebody. Dengan kasus yang sekarang justru dia menemukan jati dirinya," kata Ilham, Jumat (24/1).

Pun dengan ketenaran, lanjutnya, Ayu masih tetap mendapat perhatian masyarakat. Pasalnya masyarakat menilai kesederhanaan dan gaya bicara yang ditampilkan Ayu apa adanya. Bahkan Ilham mengibaratkan sebagai Jokowi di kalangan seleb.

"Ingat, publik melihat Ayu kesederhanaan. Juga gaya bicara bagus dan gak dibuat-buat. Keluar dari hati lalu mulut. Ibaratnya kalau gubernur, Jokowi yang disukai. Nah kalau artis ya Ayu Ting Ting," ungkapnya lagi.

Mengenai persoalan yang dihadapi Ayu, kepada KapanLagi.com®, Ilham mengatakan bahwa hal tersebut bukan baru di kalangan selebritas. Sebab dari dulu kejadian semacam ini selalu terjadi. Namun pada kasus rumah tangga Ayu, ia melihat bagai dua sisi mata uang.

"Kejadian gini bukan baru. Dulu udah ada rebutan anak. Intinya yang salah dua-duanya, dan dua-duanya benar. Ayu kecewa karena pria yang dicintai sepenuh hati, sementara laki-lakinya begitu. Kita benarkan, apalagi dekat dengan keluarga lantaran laki-lakinya mungkin bertindak mentang-mentang. Di lain pihak, ada campur tangan orangtua di dalam rumah tangga mereka. Sebab bagaimanapun anak bermasalah, orangtua harus jadi wasit, gak boleh main bola juga. Gak etis juga larang-larang suami anaknya untuk bertemu," paparnya.

Well, terlepas semua itu, ada baiknya hal ini menjadi bahan introspeksi pihak-pihak yang bermasalah sehingga menemukan solusi terbaik.

(kpl/dis/dew)

Editor:

Dewi Ratna


REKOMENDASI
TRENDING