Shirley
Synopsis
Shirley mengangkat kisah inspiratif Shirley Chisholm, perempuan kulit hitam pertama yang terpilih menjadi anggota United States Congress dari Brooklyn. Meski baru menjabat, Shirley langsung menghadapi berbagai tantangan.
Salah satu rekan kerjanya kerap meremehkannya dengan sikap sinis, sementara ia juga diprotes karena ditempatkan di komite pertanian padahal daerah yang ia wakili adalah wilayah perkotaan. Saat Shirley mempertanyakan keputusan itu, ia justru diingatkan bahwa sebagai anggota baru, ia seharusnya mengikuti aturan tanpa banyak protes.
Pada Natal 1971, Shirley mendapat kabar bahwa para pendukungnya berhasil mengumpulkan dana dua kali lipat dari target agar namanya bisa masuk ke surat suara. Momen itu membuatnya mengambil langkah berani, maju sebagai kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat pada pemilu 1972.
Keputusan ini menjadikannya perempuan pertama yang mencalonkan diri sebagai kandidat presiden dari Partai Demokrat sekaligus kandidat kulit hitam pertama yang maju dalam pencalonan presiden dari partai besar. Dalam perjuangannya, ia didukung oleh suaminya Conrad Chisholm, serta tim kecil yang terdiri dari Mac Holder sebagai pengawal, Arthur Hardwick Jr. sebagai penanggung jawab keuangan, dan beberapa relawan lainnya.
Untuk memperluas kampanye, Shirley merekrut mahasiswa Cornell bernama Robert Gottlieb sebagai koordinator mahasiswa nasional. Hal ini penting karena saat itu usia 18 tahun baru saja mendapatkan hak pilih. Sementara itu, Stanley Townsend ditunjuk sebagai manajer kampanye.
Meski semangatnya tinggi, kampanye Shirley sering terkendala waktu dan dana sehingga ia harus melewatkan beberapa negara bagian. Situasi makin rumit ketika ia memutuskan mundur dari pemungutan suara di Washington D.C. demi memberi jalan bagi Walter Fauntroy, yang berjanji akan mengalihkan delegasinya kepada Shirley nanti.
Masalah lain muncul ketika jaringan televisi besar seperti NBC, ABC, dan CBS tidak mengundangnya ke debat nasional. Untuk melawan keputusan itu, Robert yang masih mahasiswa hukum mengajukan gugatan agar Shirley mendapatkan hak tampil di televisi. Di tengah kampanye yang penuh tekanan, Shirley juga menghadapi konflik personal ketika mengetahui bahwa beberapa anggota keluarganya merasa ia selama ini terlalu diistimewakan oleh ayah mereka.
Situasi kampanye semakin kacau ketika dana dari sebuah acara penggalangan dana ternyata hilang sebagian. Frustrasi dengan kondisi tim, Stanley akhirnya mengundurkan diri. Shirley menegurnya karena meremehkan kampanye di depan publik dan akhirnya memecatnya.
Meski begitu, Arthur tetap mendukung Shirley apa pun keputusan yang ia ambil, apakah melanjutkan atau menghentikan pencalonannya. Bahkan ketika Shirley harus berdebat dengan Conrad tentang biaya tambahan untuk melanjutkan kampanye hingga California, suaminya pada akhirnya tetap memberi dukungan.
Perjuangan Robert akhirnya membuahkan hasil ketika gugatan terhadap jaringan TV dimenangkan, sehingga Shirley mendapat kesempatan tampil di televisi nasional dan menyampaikan visinya. Ia juga berhasil mendapatkan dukungan dari kelompok Black Panther Party. Meski begitu, kemenangan besar tetap sulit diraih, termasuk saat pemilihan di California yang menggunakan sistem pemenang mutlak.
Harapan sempat muncul ketika Shirley berpeluang mengumpulkan lebih dari 200 delegasi untuk memengaruhi konvensi Partai Demokrat. Namun kabar buruk datang ketika Walter Fauntroy mundur dari pencalonan tanpa menepati janjinya untuk mengalihkan delegasi kepadanya. Dukungan lain juga mulai menghilang, termasuk dari Ron Dellums, yang memilih mendukung kandidat lain.
Akhirnya Shirley memutuskan menyerahkan delegasi yang tersisa kepada George McGovern. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa tujuan utamanya sejak awal adalah menjadi katalis perubahan. Meski tidak berhasil memenangkan nominasi presiden, perjuangan Shirley tetap meninggalkan dampak besar. Ia melanjutkan kariernya di Kongres selama beberapa periode, membantu meloloskan banyak kebijakan penting sekaligus menginspirasi generasi baru untuk berani memperjuangkan perubahan.
Penulis: Della Deswita Maharani
Pemeran
Jadwal Film
Ek Din
The Bell: Panggilan Untuk Mati
Mortal Kombat II
Fuze
Tears of the Azure Sea
Ek Din
The Devil Wears Prada 2
Michael (2026)
Dilan ITB 1997
The Drama
Para Perasuk
Kupilih Jalur Langit
Ikatan Darah
Dalam Sujudku
The Magic Faraway Tree
Project Hail Mary
Tiba Tiba Setan
Warung Pocong
Ghost in the Cell
Ready or Not 2: Here I Come
Lee Cronin's The Mummy
Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?
They Will Kill You
Yohanna
Tumbal Proyek
13 Mei 2026
Semua Akan Baik-Baik Saja
13 Mei 2026
Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
13 Mei 2026
Top Gun : Maverick ( re-release )
13 Mei 2026
In the Grey
15 Mei 2026
Pati Patni Aur Woh Do
15 Mei 2026
Keluarga Suami Adalah Hama
21 Mei 2026
Gudang Merica
21 Mei 2026
Kamu Harus Mati
21 Mei 2026
Chand Mera Dil
22 Mei 2026
Children of Heaven (2026)
27 Mei 2026
The Furious
29 Mei 2026
Colony (2026)
03 Juni 2026
Nobody Loves Kay
04 Juni 2026
Masters of the Universe (2026)
05 Juni 2026
Air Mata Buaya
07 Juni 2026
Minions & Monsters
30 Juni 2026
402 Rumah Sakit Angker Korea
09 Juli 2026
Badut Gendong
27 Mei 2026
Passenger (2026)
27 Mei 2026
Kucing Hitam
04 Juni 2026
Love Barista (2026)
05 Juni 2026
Dosa
11 Juni 2026
Garuda di Dadaku
11 Juni 2026
Dukun Magang
18 Juni 2026