Shirley
Biography Drama History

Shirley

2024 117 menit PG-13
Rating 6.2/10
Rating 6.8/10
Sutradara
John Ridley
Penulis Skenario
John Ridley
Studio
Participant Royal Ties Productions

Shirley mengangkat kisah inspiratif Shirley Chisholm, perempuan kulit hitam pertama yang terpilih menjadi anggota United States Congress dari Brooklyn. Meski baru menjabat, Shirley langsung menghadapi berbagai tantangan.

Salah satu rekan kerjanya kerap meremehkannya dengan sikap sinis, sementara ia juga diprotes karena ditempatkan di komite pertanian padahal daerah yang ia wakili adalah wilayah perkotaan. Saat Shirley mempertanyakan keputusan itu, ia justru diingatkan bahwa sebagai anggota baru, ia seharusnya mengikuti aturan tanpa banyak protes.

Pada Natal 1971, Shirley mendapat kabar bahwa para pendukungnya berhasil mengumpulkan dana dua kali lipat dari target agar namanya bisa masuk ke surat suara. Momen itu membuatnya mengambil langkah berani, maju sebagai kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat pada pemilu 1972.

Keputusan ini menjadikannya perempuan pertama yang mencalonkan diri sebagai kandidat presiden dari Partai Demokrat sekaligus kandidat kulit hitam pertama yang maju dalam pencalonan presiden dari partai besar. Dalam perjuangannya, ia didukung oleh suaminya Conrad Chisholm, serta tim kecil yang terdiri dari Mac Holder sebagai pengawal, Arthur Hardwick Jr. sebagai penanggung jawab keuangan, dan beberapa relawan lainnya.

Untuk memperluas kampanye, Shirley merekrut mahasiswa Cornell bernama Robert Gottlieb sebagai koordinator mahasiswa nasional. Hal ini penting karena saat itu usia 18 tahun baru saja mendapatkan hak pilih. Sementara itu, Stanley Townsend ditunjuk sebagai manajer kampanye.

Meski semangatnya tinggi, kampanye Shirley sering terkendala waktu dan dana sehingga ia harus melewatkan beberapa negara bagian. Situasi makin rumit ketika ia memutuskan mundur dari pemungutan suara di Washington D.C. demi memberi jalan bagi Walter Fauntroy, yang berjanji akan mengalihkan delegasinya kepada Shirley nanti.

Masalah lain muncul ketika jaringan televisi besar seperti NBC, ABC, dan CBS tidak mengundangnya ke debat nasional. Untuk melawan keputusan itu, Robert yang masih mahasiswa hukum mengajukan gugatan agar Shirley mendapatkan hak tampil di televisi. Di tengah kampanye yang penuh tekanan, Shirley juga menghadapi konflik personal ketika mengetahui bahwa beberapa anggota keluarganya merasa ia selama ini terlalu diistimewakan oleh ayah mereka.

Situasi kampanye semakin kacau ketika dana dari sebuah acara penggalangan dana ternyata hilang sebagian. Frustrasi dengan kondisi tim, Stanley akhirnya mengundurkan diri. Shirley menegurnya karena meremehkan kampanye di depan publik dan akhirnya memecatnya.

Meski begitu, Arthur tetap mendukung Shirley apa pun keputusan yang ia ambil, apakah melanjutkan atau menghentikan pencalonannya. Bahkan ketika Shirley harus berdebat dengan Conrad tentang biaya tambahan untuk melanjutkan kampanye hingga California, suaminya pada akhirnya tetap memberi dukungan.

Perjuangan Robert akhirnya membuahkan hasil ketika gugatan terhadap jaringan TV dimenangkan, sehingga Shirley mendapat kesempatan tampil di televisi nasional dan menyampaikan visinya. Ia juga berhasil mendapatkan dukungan dari kelompok Black Panther Party. Meski begitu, kemenangan besar tetap sulit diraih, termasuk saat pemilihan di California yang menggunakan sistem pemenang mutlak.

Harapan sempat muncul ketika Shirley berpeluang mengumpulkan lebih dari 200 delegasi untuk memengaruhi konvensi Partai Demokrat. Namun kabar buruk datang ketika Walter Fauntroy mundur dari pencalonan tanpa menepati janjinya untuk mengalihkan delegasi kepadanya. Dukungan lain juga mulai menghilang, termasuk dari Ron Dellums, yang memilih mendukung kandidat lain.

Akhirnya Shirley memutuskan menyerahkan delegasi yang tersisa kepada George McGovern. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa tujuan utamanya sejak awal adalah menjadi katalis perubahan. Meski tidak berhasil memenangkan nominasi presiden, perjuangan Shirley tetap meninggalkan dampak besar. Ia melanjutkan kariernya di Kongres selama beberapa periode, membantu meloloskan banyak kebijakan penting sekaligus menginspirasi generasi baru untuk berani memperjuangkan perubahan.

Penulis: Della Deswita Maharani

Regina King Shirley Chisholm
Lance Reddick Wesley McDonald 'Mac' Holder
Terrence Howard Arthur Hardwick Jr.
Lucas Hedges Robert Gottlieb
Michael Cherrie Conrad Chisholm
Brian Stokes Mitchell Stanley Townsend
Christina Jackson Barbara Lee
André Holland Walter Fauntroy
Dorian Missick Ron Dellums
Reina King Muriel St. Hill

Jadwal Film