EKSKLUSIF
Perceraian Chris Martin - Gwyneth Paltrow (4)

Menelusuri 'Pesan Rahasia' di Balik Perpisahan Chris - Gwyneth

Menelusuri 'Pesan Rahasia' di Balik Perpisahan Chris - Gwyneth



Rabu, 26 Maret 2014 15:11 | 

Chris Martin


Kapanlagi.com - Saat Gwyneth Paltrow dan Chris Martin mengumumkan perpisahan lewat laman Goop, apakah Anda menyadari ada satu hal yang berbeda dari pernyataan mereka. Yep! Ada satu kata tak biasa yang mereka gunakan untuk mengungkapkan perpisahan, yaitu uncouple (saling lepas).

Seperti dilaporkan oleh Daily Mail, kata itu ternyata bukan sekedar bunga bahasa agar perpisahan mereka terdengar lebih dramatis. Ada satu makna dan pelajaran yang ternyata tersimpan di balik kata-kata tersebut.

Dr. Habib Sadeghi, selalu guru lifestyle pribadi Gwyneth menyatakan bahwa istilah 'saling lepas' memiliki makna yang lebih luas dibanding perceraian yang biasa kita gunakan sehari-hari. Istilah ini lebih menunjukkan aspek menyeluruh tentang perceraian.

Dr. Habib Sadeghi @ dailymail.co.ukDr. Habib Sadeghi @ dailymail.co.uk

Istilah ini juga digunakan untuk menyebut sebuah era baru dalam gaya hidup manusia. Dalam hal ini, perceraian sama sekali tidak dianggap sebagai hal yang negatif, melainkan sebagai bagian dari sebuah fase kehidupan. Hal ini bisa dianalogikan seperti manusia yang mengalami perkembangan mulai dari anak-anak, remaja hingga tua.

"Saling lepas secara sadar artinya adalah kemampuan untuk memahami bahwa setiap kemarahan dan argumen adalah tanda untuk melihat secara lebih mendalam dalam diri kita dan mengindentifikasi obyek internal negatif yang membutuhkan penyembuhan," ungkapnya dalam sebuah tulisan.

Chris Martin dan Gwyneth Paltrow @ dailymail.co.ukChris Martin dan Gwyneth Paltrow @ dailymail.co.uk

Dengan demikian, tidak ada istilah pihak yang salah dan benar dalam sebuah perceraian. Yang ada hanyalah dua orang yang masing-masing bertindak sebagai guru dan murid. Masing-masing pihak diharapkan bisa mengambil hikmah dari setiap perpisahan yang mereka alami.

Selain itu, orang-orang yang menganut pola pikir ini juga akan berpendapat bahwa pernikahan memang bukan hal yang abadi. Setiap orang diharapkan akan mengalami beberapa hubungan jangka panjang, yang akan memberikan banyak pelajaran berharga dalam hidup mereka.

Keluarga Martin @ dailymail.co.ukKeluarga Martin @ dailymail.co.uk

"Kita mengalami tiga fase hidup lebih banyak dibanding manusia jaman dulu, mungkin kami memang harus mendefinisikan ulang aturan ini. Salah satu penelitian sosial mengatakan bahwa kita hidup begitu lama, makanya kebanyakan orang akan mengalami dua atau tiga hubungan jangka panjang yang signifikan dalam hidup mereka," ungkapnya lagi.

Karenanya, mereka menegaskan bahwa perceraian Chris dan Gwyneth setelah berumah tangga selama 10 tahun jelas bukan hal yang patut disayangkan. Justru waktu itu sudah dianggap cukup bagi pasangan untuk mencari bekal menjalani fase kehidupan selanjutnya.

Pastinya, hal ini sangat berlawanan dengan prinsip sebagian besar orang yang menganggap pernikahan harusnya dilaksanakan sekali dalam dalam hidup. Lalu bagaimana dengan Anda? Konsep pernikahan mana yang Anda anut?

Jangan Lewatkan!!!

Inikah Tanda-Tanda Rumah Tangga Gwyneth Paltrow Bermasalah?

10 Tahun Pasang Surut Kisah Chris Martin - Gwyneth Paltrow

Seperti Apa Sengitnya Perceraian Rp 1,7 T Chris - Gwyneth?

Chris Martin - Gwyneth Paltrow Pisah Gara-Gara Orang Ketiga?

Apabila Terbukti Selingkuh, Gwyneth Paltrow Minta Dimaafkan?

(kpl/ris)