350 Kata Kata Motivasi Bahasa Jawa yang Menginspirasi
Kata Kata Motivasi Bahasa Jawa (credit: pexels.com)
Kapanlagi.com - Kata-kata motivasi dalam bahasa Jawa memiliki kedalaman makna yang dapat memberikan inspirasi dan semangat dalam menjalani kehidupan. Dengan memahami dan menerapkan pesan-pesan bijak ini, kita dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik, penuh semangat, dan bermakna. Berikut ini adalah kumpulan 350 kata-kata motivasi bahasa Jawa beserta artinya yang bisa menjadi penyemangat:
Advertisement
1. Kata Motivasi Jawa tentang Kerja Keras
- “Sapa sing tekun bakal tekan.” (Siapa yang tekun akan sampai pada tujuannya)
- “Aja wedi kangelan, amarga kangelan iku sing bakal ngangkat drajatmu.” (Jangan takut kesulitan, karena kesulitan itu yang akan mengangkat derajatmu)
- “Urip iku kudu greget, gumregut, lan semangat.” (Hidup itu harus punya greget, giat, dan semangat)
- “Aja rumangsa bisa nanging bisaa rumangsa.” (Jangan merasa bisa tapi bisalah merasa)
- “Sepi ing pamrih rame ing gawe.” (Sepi dalam pamrih, sibuk dalam bekerja)
- “Jer basuki mawa beya.” (Kesuksesan membutuhkan pengorbanan)
- “Aja gumunan, aja getunan, aja kagetan, aja aleman.” (Jangan mudah heran, jangan mudah menyesal, jangan mudah terkejut, jangan manja)
- “Ngluruk tanpa bala, menang tanpa ngasorake.” (Berjuang tanpa pasukan, menang tanpa merendahkan)
- “Aja kuminter mundak keblinger, aja cidra mundak cilaka.” (Jangan merasa pintar agar tidak tersesat, jangan suka berbohong agar tidak celaka)
- “Urip iku urup.” (Hidup itu menyala/bermanfaat)
2. Kata Bijak Jawa tentang Kehidupan
- “Urip iku cuma mampir ngombe.” (Hidup itu hanya singgah untuk minum)
- “Nrimo ing pandum.” (Menerima apa yang menjadi bagian kita)
- “Sura dira jayaningrat, lebur dening pangastuti.” (Segala sifat keras hati, angkara murka, hanya bisa dikalahkan oleh sikap bijak)
- “Aja dumeh.” (Jangan sombong)
- “Aja adigang adigung adiguna.” (Jangan mengandalkan kekuatan, kebesaran, dan kepandaian)
- “Becik ketitik ala ketara.” (Yang baik akan kelihatan, yang buruk akan ketahuan)
- “Ajining diri saka lathi, ajining raga saka busana.” (Harga diri dari ucapan, harga raga dari pakaian)
- “Aja rebut bener, nanging rebutana benere.” (Jangan berebut benar, tapi rebutlah kebenarannya)
- “Aja nggaya.” (Jangan memaksakan diri)
- “Aja ketungkul marang kalungguhan, kadonyan lan kemareman.” (Jangan terlena oleh kedudukan, keduniawian dan kepuasan)
3. Kata Mutiara Jawa Penuh Makna
- “Aja rumangsa bener, nanging bener-benera rumangsa.” (Jangan merasa benar, tapi benarlah dalam merasa)
- “Urip iku sawang-sinawang.” (Hidup itu saling memandang/meniru)
- “Aja seneng gawe gelane liyan.” (Jangan suka membuat kecewa orang lain)
- “Aja waton ngomong, ning ngomonga nganggo waton.” (Jangan asal bicara, tapi bicaralah dengan dasar)
- “Aja cedhak kebo gupak.” (Jangan dekat kerbau berlumpur – jauhi orang yang berperilaku buruk)
- “Aja nggugu karepe dewe.” (Jangan menuruti keinginan sendiri)
- “Aja golek menange dhewe.” (Jangan mencari menang sendiri)
- “Aja dadi kebo nyusu gudel.” (Jangan jadi kerbau menyusu anak – orang tua jangan bergantung pada anak)
- “Aja ngomong waton, nanging watona ngomong.” (Jangan bicara sembarangan, tapi dasarilah bicara)
- “Aja rumangsa bisa nanging bisaa rumangsa.” (Jangan merasa bisa tapi bisalah merasa)
4. Kata Motivasi Jawa untuk Semangat
- “Aja kendhat marang panggawe becik.” (Jangan berhenti berbuat baik)
- “Greget saut, gumregut, tanggon.” (Semangat, giat, tangguh)
- “Rawe-rawe rantas, malang-malang putung.” (Rintangan akan terlewati)
- “Aja mung wani ing wacana.” (Jangan hanya berani dalam ucapan)
- “Aja gampang nyerah lan putus asa.” (Jangan mudah menyerah dan putus asa)
- “Aja wedi kangelan.” (Jangan takut kesulitan)
- “Aja gampang mundur.” (Jangan mudah mundur)
- “Aja wedi gagal.” (Jangan takut gagal)
- “Aja leren ing tengahing dalan.” (Jangan berhenti di tengah jalan)
- “Aja gampang pasrah.” (Jangan mudah pasrah)
5. Kata Bijak Jawa Kuno
- “Alon-alon waton kelakon.” (Pelan-pelan asal terlaksana)
- “Aja nggege mangsa.” (Jangan memaksakan kehendak)
- “Aja kagetan, aja gumunan.” (Jangan mudah terkejut, jangan mudah heran)
- “Aja ketungkul nggonmu caturan.” (Jangan terlena dalam pembicaraan)
- “Aja grusa-grusu.” (Jangan terburu-buru)
- “Aja ngaya.” (Jangan memaksakan diri)
- “Aja lali marang asale.” (Jangan lupa asal-usulnya)
- “Aja adol gendhung tuku gendhis.” (Jangan menjual kesombongan membeli kemanisan)
- “Aja nggugu wong kang asor bebudene.” (Jangan percaya orang yang rendah budinya)
- “Aja rebut bener, nanging rebuta benere.” (Jangan berebut benar, tapi rebutlah kebenarannya)
6. Kata Motivasi Jawa Halus
- “Sampun ngantos kesupen dhateng asalipun.” (Jangan sampai lupa akan asal-usulnya)
- “Sampun ngantos dumeh.” (Jangan sampai sombong)
- “Sampun ngantos damel cuwa liyan.” (Jangan sampai membuat kecewa orang lain)
- “Sampun ngantos nilar tata krama.” (Jangan sampai meninggalkan tata krama)
- “Sampun ngantos kesupen dhateng tiyang sepuh.” (Jangan sampai lupa kepada orang tua)
- “Sampun ngantos nilar sembahyang.” (Jangan sampai meninggalkan ibadah)
- “Sampun ngantos damel awon dhateng sesami.” (Jangan sampai berbuat buruk kepada sesama)
- “Sampun ngantos kesupen syukur.” (Jangan sampai lupa bersyukur)
- “Sampun ngantos nilar piwulang luhur.” (Jangan sampai meninggalkan ajaran luhur)
- “Sampun ngantos kesupen lelabuhan.” (Jangan sampai lupa pengabdian)
7. Kata Bijak Jawa tentang Cinta
- “Tresna jalaran saka kulina.” (Cinta tumbuh karena terbiasa)
- “Katresnan ora kudu nduweni.” (Cinta tidak harus memiliki)
- “Aja tresna amarga rupa.” (Jangan mencintai karena rupa)
- “Tresna kuwi kudu dijaga.” (Cinta itu harus dijaga)
- “Aja gampang janji tresna.” (Jangan mudah berjanji cinta)
- “Tresna kuwi ora kudu memeksaa.” (Cinta itu tidak harus memaksa)
- “Aja ngumbar janji tresna.” (Jangan mengumbar janji cinta)
- “Tresna kuwi kudu setya.” (Cinta itu harus setia)
- “Aja dolanan tresna.” (Jangan main-main dengan cinta)
- “Tresna kuwi ora kudu nduweni.” (Cinta itu tidak harus memiliki)
8. Kata Motivasi Jawa untuk Sukses
- “Aja wedi rekasa.” (Jangan takut susah payah)
- “Sapa tekun golek teken bakal tekan.” (Siapa tekun mencari tongkat akan sampai)
- “Aja mung ndelok wujude, deloken isine.” (Jangan hanya lihat wujudnya, lihatlah isinya)
- “Aja mung golek menange dhewe.” (Jangan hanya mencari menang sendiri)
- “Aja gampang nyerah sadurunge perang.” (Jangan mudah menyerah sebelum berperang)
- “Aja rumangsa wis, nanging rumangsa durung.” (Jangan merasa sudah, tapi merasa belum)
- “Aja mung ndeleng gedhene blanja, nanging deleng gedhene gawe.” (Jangan hanya melihat besarnya gaji, tapi lihatlah besarnya karya)
- “Aja mung golek sugih bandha, nanging sugih ati.” (Jangan hanya mencari kaya harta, tapi kaya hati)
- “Aja mung mikir untunge dhewe, nanging pikiren untunge bareng.” (Jangan hanya memikirkan untung sendiri, tapi pikirkan untung bersama)
- “Aja mung nganggo ati, nanging nganggo pikiran.” (Jangan hanya memakai hati, tapi pakailah pikiran)
9. Kata Bijak Jawa tentang Kesabaran
- “Sabar iku subur.” (Sabar itu subur)
- “Wong sabar bakal subur.” (Orang sabar akan subur)
- “Sabar iku lire momot.” (Sabar itu berarti memuat)
- “Sabar sareh mesthi bakal pikoleh.” (Sabar dan tenang pasti akan berhasil)
- “Sabar iku senjata sing paling ampuh.” (Sabar itu senjata paling ampuh)
- “Wong sabar bakal diganjar.” (Orang sabar akan diberi pahala)
- “Sabar kuwi kuncine slamet.” (Sabar itu kuncinya selamat)
- “Sabar iku nganggo wates.” (Sabar itu ada batasnya)
- “Wong sabar bakal nemu dalan.” (Orang sabar akan menemukan jalan)
- “Sabar iku pangobating ati.” (Sabar itu obatnya hati)
10. Kata Motivasi Jawa untuk Belajar
- “Aja isin takon.” (Jangan malu bertanya)
- “Sapa temen bakal tinemu.” (Siapa sungguh-sungguh akan berhasil)
- “Aja kendhat anggonmu sinau.” (Jangan berhenti belajar)
- “Wong pinter kalah karo wong bejo.” (Orang pintar kalah dengan orang beruntung)
- “Aja rumangsa pinter.” (Jangan merasa pintar)
- “Sinau iku kaya ngoyot jati.” (Belajar itu seperti akar jati)
- “Aja lali sinau.” (Jangan lupa belajar)
- “Wong bodho yen gelem sinau bakal dadi pinter.” (Orang bodoh kalau mau belajar akan jadi pintar)
- “Sinau iku ora ana enteke.” (Belajar itu tidak ada habisnya)
- “Aja isin yen durung ngerti.” (Jangan malu kalau belum mengerti)
11. Kata Bijak Jawa tentang Kerendahan Hati
- “Andhap asor.” (Rendah hati)
- “Aja dumeh.” (Jangan sombong)
- “Aja adigang adigung adiguna.” (Jangan mengandalkan kekuatan, kebesaran, dan kepandaian)
- “Aja seneng dipuji.” (Jangan suka dipuji)
- “Aja rumangsa paling apik.” (Jangan merasa paling baik)
- “Aja seneng dielem.” (Jangan suka disanjung)
- “Aja nggaya.” (Jangan memaksakan diri)
- “Aja rumangsa wis.” (Jangan merasa sudah)
- “Aja seneng dadi wong gedhe.” (Jangan suka jadi orang besar)
- “Aja rumangsa paling pinter.” (Jangan merasa paling pintar)
12. Kata Motivasi Jawa untuk Bekerja
- “Aja wegah nyambut gawe.” (Jangan malas bekerja)
- “Sapa nandur bakal ngundhuh.” (Siapa menanam akan menuai)
- “Aja mung njaluk, nanging kudu gelem menehi.” (Jangan hanya meminta, tapi harus mau memberi)
- “Aja mung ndeleng gedhene blanja.” (Jangan hanya melihat besarnya gaji)
- “Aja mung golek penak.” (Jangan hanya mencari enaknya)
- “Aja mung nunggu bathi.” (Jangan hanya menunggu untung)
- “Aja mung ndeleng gedhene pangkat.” (Jangan hanya melihat besarnya pangkat)
- “Aja mung golek gampange.” (Jangan hanya mencari gampangnya)
- “Aja mung nunggu perintah.” (Jangan hanya menunggu perintah)
- “Aja mung ndeleng gedhene bayaran.” (Jangan hanya melihat besarnya bayaran)
13. Kata Bijak Jawa tentang Kejujuran
- “Becik ketitik ala ketara.” (Yang baik akan kelihatan, yang buruk akan ketahuan)
- “Aja seneng ngapusi.” (Jangan suka berbohong)
- “Wong jujur bakal mujur.” (Orang jujur akan beruntung)
- “Aja seneng goroh.” (Jangan suka berbohong)
- “Wong blaka suta bakal raharja.” (Orang yang jujur akan sejahtera)
- “Aja seneng ngumbar janji.” (Jangan suka mengumbar janji)
- “Wong jujur disenengi wong akeh.” (Orang jujur disukai banyak orang)
- “Aja seneng ngapusi awake dhewe.” (Jangan suka membohongi diri sendiri)
- “Wong jujur bakal slamet.” (Orang jujur akan selamat)
- “Aja seneng ngumbar omongan.” (Jangan suka mengumbar omongan)
14. Kata Motivasi Jawa untuk Keluarga
- “Memayu hayuning bawana.” (Memperindah keindahan dunia)
- “Mikul dhuwur mendhem jero.” (Menjunjung tinggi dan memendam dalam-dalam)
- “Aja lali marang wong tuwa.” (Jangan lupa kepada orang tua)
- “Anak polah bapa kepradah.” (Tingkah laku anak, tanggung jawab orang tua)
- “Aja ninggal tata krama.” (Jangan meninggalkan tata krama)
- “Wong tuwa iku kudu diajeni.” (Orang tua itu harus dihormati)
- “Aja lali marang sedulur.” (Jangan lupa kepada saudara)
- “Rukun agawe santosa.” (Rukun membuat sentosa)
- “Aja ninggal silaturahmi.” (Jangan meninggalkan silaturahmi)
- “Wong tuwa iku kudu dituruti.” (Orang tua itu harus dituruti)
15. Kata Bijak Jawa tentang Persahabatan
- “Aja seneng milih-milih kanca.” (Jangan suka memilih-milih teman)
- “Kanca kuwi aja mung dienggo butuh.” (Teman itu jangan hanya dipakai saat butuh)
- “Aja ninggal kanca lawas.” (Jangan meninggalkan teman lama)
- “Kanca kuwi kudu dijaga.” (Teman itu harus dijaga)
- “Aja seneng nglarani ati kanca.” (Jangan suka menyakiti hati teman)
- “Kanca kuwi aja mung dienggo dolanan.” (Teman itu jangan hanya dipakai mainan)
- “Aja ninggal kanca nalika susah.” (Jangan meninggalkan teman saat susah)
- “Kanca kuwi kudu diajeni.” (Teman itu harus dihormati)
- “Aja seneng ngapusi kanca.” (Jangan suka membohongi teman)
- “Kanca kuwi aja mung dienggo saingan.” (Teman itu jangan hanya dipakai saingan)
16. Kata Motivasi Jawa untuk Kesuksesan
- “Aja wedi gagal.” (Jangan takut gagal)
- “Sapa tekun bakal tekan.” (Siapa tekun akan sampai)
- “Aja gampang nyerah.” (Jangan mudah menyerah)
- “Aja wedi rekasa.” (Jangan takut susah payah)
- “Sapa nandur bakal ngundhuh.” (Siapa menanam akan menuai)
- “Aja gampang putus asa.” (Jangan mudah putus asa)
- “Aja wedi kangelan.” (Jangan takut kesulitan)
- “Sapa temen tinemu.” (Siapa sungguh-sungguh akan berhasil)
- “Aja gampang mundur.” (Jangan mudah mundur)
- “Aja wedi tantangan.” (Jangan takut tantangan)
17. Kata Bijak Jawa tentang Kehidupan
- “Urip iku mung mampir ngombe.” (Hidup itu hanya singgah minum)
- “Nrima ing pandum.” (Menerima apa yang menjadi bagian)
- “Urip iku sawang-sinawang.” (Hidup itu saling memandang)
- “Aja nggege mangsa.” (Jangan memaksakan kehendak)
- “Urip iku kudu greget.” (Hidup itu harus semangat)
- “Aja ketungkul kamulyan.” (Jangan terlena kemuliaan)
- “Urip iku kudu ngati-ati.” (Hidup itu harus hati-hati)
- “Aja lali sangkan paraning dumadi.” (Jangan lupa asal dan tujuan hidup)
- “Urip iku kudu sabar.” (Hidup itu harus sabar)
- “Aja lali marang asale.” (Jangan lupa asal-usulnya)
18. Kata Motivasi Jawa untuk Semangat Hidup
- “Aja kendhat semangatmu.” (Jangan putus semangatmu)
- “Greget saut gumregut.” (Semangat dan giat)
- “Aja leren ing tengahing dalan.” (Jangan berhenti di tengah jalan)
- “Tanggon lan tatag.” (Tangguh dan teguh)
- “Aja gampang pasrah.” (Jangan mudah pasrah)
- “Semangat kudu dijaga.” (Semangat harus dijaga)
- “Aja gampang nglokro.” (Jangan mudah patah semangat)
- “Aja kendhat anggonmu mbudidaya.” (Jangan berhenti berusaha)
- “Semangat kudu diuri-uri.” (Semangat harus dipelihara)
- “Aja gampang putus asa.” (Jangan mudah putus asa)
19. Kata Bijak Jawa tentang Kebahagiaan
- “Bungah ing manah.” (Bahagia di hati)
- “Aja golek seneng dhewe.” (Jangan mencari senang sendiri)
- “Bungah iku saka ati.” (Bahagia itu dari hati)
- “Aja seneng gawe susahe liyan.” (Jangan suka membuat susah orang lain)
- “Bungah iku ora kudu sugih.” (Bahagia itu tidak harus kaya)
- “Aja seneng gawe gelane wong liya.” (Jangan suka membuat kecewa orang lain)
- “Bungah iku saka ati kang resik.” (Bahagia itu dari hati yang bersih)
- “Aja seneng gawe susahe wong tuwa.” (Jangan suka membuat susah orang tua)
- “Bungah iku ora kudu duweni kabeh.” (Bahagia itu tidak harus memiliki semua)
- “Aja seneng gawe cilakane wong liya.” (Jangan suka membuat celaka orang lain)
20. Kata Motivasi Jawa untuk Kesehatan
- “Aja lali njaga kasarasan.” (Jangan lupa menjaga kesehatan)
- “Waras iku aji.” (Sehat itu berharga)
- “Aja lali olahraga.” (Jangan lupa olahraga)
- “Waras iku bandha sing paling aji.” (Sehat itu harta yang paling berharga)
- “Aja lali mangan sing sehat.” (Jangan lupa makan yang sehat)
- “Waras iku kudu dijaga.” (Sehat itu harus dijaga)
- “Aja lali ngaso.” (Jangan lupa istirahat)
- “Waras iku ora bisa dituku.” (Sehat itu tidak bisa dibeli)
- “Aja lali ngombe banyu putih.” (Jangan lupa minum air putih)
- “Waras iku dadi syarat urip mulya.” (Sehat itu menjadi syarat hidup mulia)
21. Kata Bijak Jawa tentang Kegagalan
- “Gagal iku guru sing apik.” (Gagal itu guru yang baik)
- “Aja wedi gagal.” (Jangan takut gagal)
- “Gagal iku dudu pungkasan.” (Gagal itu bukan akhir)
- “Aja isin yen gagal.” (Jangan malu kalau gagal)
- “Gagal iku dalan menyang sukses.” (Gagal itu jalan menuju sukses)
- “Aja putus asa yen gagal.” (Jangan putus asa kalau gagal)
- “Gagal iku bagian saka urip.” (Gagal itu bagian dari hidup)
- “Aja nyerah yen gagal.” (Jangan menyerah kalau gagal)
- “Gagal iku kesempatan sinau.” (Gagal itu kesempatan belajar)
- “Aja nglokro yen gagal.” (Jangan patah semangat kalau gagal)
22. Kata Motivasi Jawa untuk Keberanian
- “Aja wedi tantangan.” (Jangan takut tantangan)
- “Wani ngalah luhur wekasane.” (Berani mengalah luhur akhirnya)
- “Aja wedi resiko.” (Jangan takut resiko)
- “Wani maju wani mundur.” (Berani maju berani mundur)
- “Aja wedi salah.” (Jangan takut salah)
- “Wani rekasa tembe mulya.” (Berani susah payah kelak mulia)
- “Aja wedi diarani.” (Jangan takut dibilang)
- “Wani rugi tembe bathi.” (Berani rugi kelak untung)
- “Aja wedi dicoba.” (Jangan takut dicoba)
- “Wani urip kudu wani mati.” (Berani hidup harus berani mati)
23. Kata Bijak Jawa tentang Kepemimpinan
- “Ing ngarsa sung tuladha.” (Di depan memberi teladan)
- “Aja dadi pemimpin sing wedi tanggung jawab.” (Jangan jadi pemimpin yang takut tanggung jawab)
- “Ing madya mangun karsa.” (Di tengah membangun kehendak)
- “Aja dadi pemimpin sing seneng ngapusi.” (Jangan jadi pemimpin yang suka berbohong)
- “Tut wuri handayani.” (Di belakang memberi dorongan)
- “Aja dadi pemimpin sing seneng ngumbar janji.” (Jangan jadi pemimpin yang suka mengumbar janji)
- “Aja dumeh dadi pemimpin.” (Jangan_sombong jadi pemimpin)
- “Aja dadi pemimpin sing seneng nggunakake wewenang.” (Jangan jadi pemimpin yang suka menggunakan wewenang)
- “Aja dadi pemimpin sing ora gelem ngrungokake.” (Jangan jadi pemimpin yang tidak mau mendengarkan)
- “Aja dadi pemimpin sing seneng nyalahake wong liya.” (Jangan jadi pemimpin yang suka menyalahkan orang lain)
24. Kata Motivasi Jawa untuk Kemandirian
- “Aja gumantung marang liyan.” (Jangan bergantung pada orang lain)
- “Mandiri iku kunci kasuksesan.” (Mandiri itu kunci kesuksesan)
- “Aja njaluk tulung yen isih bisa nglakoni dhewe.” (Jangan minta tolong kalau masih bisa melakukan sendiri)
- “Mandiri iku ndadekake urip luwih mulya.” (Mandiri itu menjadikan hidup lebih mulia)
- “Aja nunggu pitulungan.” (Jangan menunggu pertolongan)
- “Mandiri iku kudu dilatih.” (Mandiri itu harus dilatih)
- “Aja gampang pasrah marang kahanan.” (Jangan mudah pasrah pada keadaan)
- “Mandiri iku ndadekake urip luwih kepenak.” (Mandiri itu menjadikan hidup lebih enak)
- “Aja nunggu wong liya nggolek’ake dalan.” (Jangan menunggu orang lain mencarikan jalan)
- “Mandiri iku ndadekake urip luwih tentrem.” (Mandiri itu menjadikan hidup lebih tenteram)
25. Kata Bijak Jawa tentang Kebijaksanaan
- “Aja grusa-grusu.” (Jangan terburu-buru)
- “Wong pinter kalah karo wong bejo.” (Orang pintar kalah dengan orang beruntung)
- “Aja kesusu ngarani.” (Jangan terburu-buru menilai)
- “Wong bodho yen eleng dadi wong pinter.” (Orang bodoh kalau ingat jadi orang pintar)
- “Aja kesusu mutusi.” (Jangan terburu-buru memutuskan)
- “Wong pinter yen gelem ngakoni kalah malah dadi menang.” (Orang pintar kalau mau mengakui kalah malah jadi menang)
- “Aja kesusu nesu.” (Jangan terburu-buru marah)
- “Wong bodho yen gelem sinau bakal dadi pinter.” (Orang bodoh kalau mau belajar akan jadi pintar)
- “Aja kesusu njaluk.” (Jangan terburu-buru meminta)
- “Wong pinter yen gelem ngalah malah dadi mulya.” (Orang pintar kalau mau mengalah malah jadi mulia)
26. Kata Motivasi Jawa untuk Kebersamaan
- “Rukun agawe santosa.” (Rukun membuat sentosa)
- “Aja seneng misah-misahake.” (Jangan suka memisah-misahkan)
- “Guyub rukun agawe ayem tentrem.” (Guyub rukun membuat tenteram)
- “Aja seneng gawe congkrah.” (Jangan suka membuat perselisihan)
- “Gotong royong agawe gampang.” (Gotong royong membuat mudah)
- “Aja seneng gawe memungsuhan.” (Jangan suka membuat permusuhan)
- “Saiyeg saeka praya.” (Satu tekad satu tujuan)
- “Aja seneng gawe bubrah.” (Jangan suka membuat kekacauan)
- “Mangan ora mangan yen kumpul.” (Makan tidak makan asal kumpul)
- “Aja seneng gawe kisruh.” (Jangan suka membuat kekisruhan)
27. Kata Bijak Jawa tentang Kesederhanaan
- “Aja seneng umuk.” (Jangan suka pamer)
- “Prasaja iku endah.” (Sederhana itu indah)
- “Aja seneng pamer bandha.” (Jangan suka pamer harta)
- “Prasaja iku luwih ayem.” (Sederhana itu lebih tenteram)
- “Aja seneng ngegung-egungake awake dhewe.” (Jangan suka membanggakan diri sendiri)
- “Prasaja iku luwih tentrem.” (Sederhana itu lebih tenteram)
- “Aja seneng ngumbar kamuktene.” (Jangan suka mengumbar kemewahan)
- “Prasaja iku luwih kepenak.” (Sederhana itu lebih enak)
- “Aja seneng ngegung-egungake kaluwihane.” (Jangan suka membanggakan kelebihan)
- “Prasaja iku luwih mulya.” (Sederhana itu lebih mulia)
28. Kata Motivasi Jawa untuk Keuletan
- “Aja gampang nyerah.” (Jangan mudah menyerah)
- “Sapa tekun bakal tekan.” (Siapa tekun akan sampai)
- “Aja gampang putus asa.” (Jangan mudah putus asa)
- “Sapa temen tinemu.” (Siapa sungguh-sungguh akan berhasil)
- “Aja gampang nglokro.” (Jangan mudah patah semangat)
- “Sapa nandur bakal ngundhuh.” (Siapa menanam akan menuai)
- “Aja gampang mundur.” (Jangan mudah mundur)
- “Sapa gawe bakal nganggo.” (Siapa membuat akan memakai)
- “Aja gampang pasrah.” (Jangan mudah pasrah)
- “Sapa ubet bakal ubet.” (Siapa rajin akan berhasil)
29. Kata Bijak Jawa tentang Keikhlasan
- “Nrima ing pandum.” (Menerima apa yang menjadi bagian)
- “Aja seneng ngresula.” (Jangan suka mengeluh)
- “Ikhlas iku kuncine tentrem.” (Ikhlas itu kuncinya tenteram)
- “Aja seneng nggrundel.” (Jangan suka menggerutu)
- “Ikhlas iku ndadekake ati ayem.” (Ikhlas itu menjadikan hati tenang)
- “Aja seneng ngrasani.” (Jangan suka membicarakan)
- “Ikhlas iku ndadekake urip luwih kepenak.” (Ikhlas itu menjadikan hidup lebih enak)
- “Aja seneng nyalahake kahanan.” (Jangan suka menyalahkan keadaan)
- “Ikhlas iku ndadekake ati lega.” (Ikhlas itu menjadikan hati lega)
- “Aja seneng ngumbar rasa ora trima.” (Jangan suka mengumbar rasa tidak terima)
30. Kata Motivasi Jawa untuk Kesetiaan
- “Setya tuhu marang janji.” (Setia sungguh pada janji)
- “Aja gampang cidra ing janji.” (Jangan mudah ingkar janji)
- “Setya iku kuncine kapercayan.” (Setia itu kuncinya kepercayaan)
- “Aja gampang ngapusi.” (Jangan mudah berbohong)
- “Setya iku ndadekake urip ayem.” (Setia itu menjadikan hidup tenang)
- “Aja gampang ngingkari kesaguhan.” (Jangan mudah mengingkari kesanggupan)
- “Setya iku ndadekake urip tentrem.” (Setia itu menjadikan hidup tenteram)
- “Aja gampang nglalekake budi.” (Jangan mudah melupakan budi)
- “Setya iku ndadekake urip mulya.” (Setia itu menjadikan hidup mulia)
- “Aja gampang nglalekake kabecikan.” (Jangan mudah melupakan kebaikan)
31. Kata Bijak Jawa tentang Ketekunan
- “Alon-alon waton kelakon.” (Pelan-pelan asal terlaksana)
- “Aja kesusu wedi ra kelakon.” (Jangan terburu-buru takut tidak terlaksana)
- “Tekun iku kuncine kasil.” (Tekun itu kuncinya berhasil)
- “Aja kesusu wedi ra rampung.” (Jangan terburu-buru takut tidak selesai)
- “Tekun iku ndadekake urip mulya.” (Tekun itu menjadikan hidup mulia)
- “Aja kesusu wedi ra tekan.” (Jangan terburu-buru takut tidak sampai)
- “Tekun iku ndadekake urip makmur.” (Tekun itu menjadikan hidup makmur)
- “Aja kesusu wedi ra kasil.” (Jangan terburu-buru takut tidak berhasil)
- “Tekun iku ndadekake urip sukses.” (Tekun itu menjadikan hidup sukses)
- “Aja kesusu wedi ra bisa.” (Jangan terburu-buru takut tidak bisa)
32. Kata Motivasi Jawa untuk Kerendahan Hati
- “Andhap asor.” (Rendah hati)
- “Aja seneng umuk.” (Jangan suka pamer)
- “Andhap asor ndadekake urip mulya.” (Rendah hati menjadikan hidup mulia)
- “Aja seneng ngegung-egungake awake dhewe.” (Jangan suka membanggakan diri sendiri)
- “Andhap asor ndadekake urip ayem.” (Rendah hati menjadikan hidup tenang)
- “Aja seneng ngrasa paling pinter.” (Jangan suka merasa paling pintar)
- “Andhap asor ndadekake urip tentrem.” (Rendah hati menjadikan hidup tenteram)
- “Aja seneng ngrasa paling bener.” (Jangan suka merasa paling benar)
- “Andhap asor ndadekake urip ditresnani.” (Rendah hati menjadikan hidup disayangi)
- “Aja seneng ngrasa paling apik.” (Jangan suka merasa paling baik)
33. Kata Bijak Jawa tentang Kesabaran
- “Sabar iku subur.” (Sabar itu subur)
- “Aja gampang nesu.” (Jangan mudah marah)
- “Sabar iku kuncine slamet.” (Sabar itu kuncinya selamat)
- “Aja gampang mangkel.” (Jangan mudah jengkel)
- “Sabar iku ndadekake ati ayem.” (Sabar itu menjadikan hati tenang)
- “Aja gampang mutung.” (Jangan mudah putus asa)
- “Sabar iku ndadekake urip tentrem.” (Sabar itu menjadikan hidup tenteram)
- “Aja gampang gregetan.” (Jangan mudah gemas)
- “Sabar iku ndadekake urip mulya.” (Sabar itu menjadikan hidup mulia)
- “Aja gampang sewot.” (Jangan mudah sewot)
34. Kata Motivasi Jawa untuk Keberanian
- “Wani ngalah luhur wekasane.” (Berani mengalah luhur akhirnya)
- “Aja wedi tantangan.” (Jangan takut tantangan)
- “Wani rekasa tembe mulya.” (Berani susah payah kelak mulia)
- “Aja wedi resiko.” (Jangan takut resiko)
- “Wani rugi tembe bathi.” (Berani rugi kelak untung)
- “Aja wedi gagal.” (Jangan takut gagal)
- “Wani mlarat tembe mulya.” (Berani miskin kelak mulia)
- “Aja wedi salah.” (Jangan takut salah)
- “Wani rekasa tembe mukti.” (Berani susah payah kelak bahagia)
- “Aja wedi dicoba.” (Jangan takut dicoba)
35. Kata Bijak Jawa tentang Ketulusan
- “Tulus iku endah.” (Tulus itu indah)
- “Aja seneng pamrih.” (Jangan suka pamrih)
- “Tulus iku ndadekake ati ayem.” (Tulus itu menjadikan hati tenang)
- “Aja seneng ngarep-arep piwales.” (Jangan suka mengharap balasan)
- “Tulus iku ndadekake urip tentrem.” (Tulus itu menjadikan hidup tenteram)
- “Aja seneng ngarep-arep pangalembana.” (Jangan suka mengharap pujian)
- “Tulus iku ndadekake urip mulya.” (Tulus itu menjadikan hidup mulia)
- “Aja seneng ngarep-arep ganjaran.” (Jangan suka mengharap imbalan)
- “Tulus iku ndadekake urip bahagia.” (Tulus itu menjadikan hidup bahagia)
- “Aja seneng ngarep-arep panghargaan.” (Jangan suka mengharap penghargaan)
Kata-kata motivasi bahasa Jawa ini mengandung nilai-nilai luhur yang dapat menjadi pedoman hidup. Masih banyak kata-kata lain yang bisa KLovers ketahui lagi dengan membaca artikel kapanlagi.com loh. Karena, kalau bukan sekarang, KapanLagi?
Yuk, simak juga
(kpl/dhm)
Advertisement
