Apa Arti Approved: Pengertian Lengkap dan Penggunaannya dalam Berbagai Konteks
apa arti approved
Kapanlagi.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar atau menggunakan istilah "approved" dalam berbagai situasi. Kata ini memiliki makna yang sangat penting dalam komunikasi formal maupun informal.
Approved merupakan kata dalam bahasa Inggris yang secara harfiah berarti "disetujui" atau "disahkan". Istilah ini menunjukkan bahwa sesuatu telah melalui proses evaluasi dan mendapat persetujuan resmi dari pihak yang berwenang.
Pemahaman yang tepat tentang apa arti approved sangat penting karena kata ini sering digunakan dalam konteks bisnis, hukum, pendidikan, dan berbagai aspek kehidupan lainnya. Mengutip dari Merriam-Webster Dictionary, approved didefinisikan sebagai sesuatu yang telah diterima secara resmi atau dianggap memuaskan setelah melalui proses pemeriksaan.
Advertisement
1. Pengertian Dasar Approved
Approved adalah bentuk past participle dari kata kerja "approve" yang berarti memberikan persetujuan atau menyetujui sesuatu. Dalam konteks yang lebih luas, approved mengacu pada status di mana sesuatu telah diperiksa, dievaluasi, dan kemudian diberikan persetujuan resmi oleh pihak yang memiliki kewenangan.
Kata ini tidak hanya sekadar menunjukkan persetujuan sederhana, tetapi juga mewakili sebuah proses dan status formal. Ketika sesuatu dinyatakan approved, itu berarti telah melalui serangkaian tahapan evaluasi dan memenuhi kriteria atau standar tertentu yang telah ditetapkan.
Dalam dunia bisnis, misalnya, sebuah proposal yang approved berarti telah mendapat persetujuan untuk dilaksanakan. Di sektor perbankan, kredit yang approved menandakan bahwa pengajuan pinjaman telah disetujui dan nasabah berhak menerima dana. Sementara dalam konteks pemerintahan, undang-undang yang approved berarti telah disahkan dan siap untuk diberlakukan.
Penting untuk dipahami bahwa approved bukan hanya tentang mendapatkan "iya" atau tanda tangan. Ini melibatkan proses yang lebih kompleks, di mana objek atau subjek yang diajukan harus memenuhi serangkaian kriteria, standar, atau ekspektasi tertentu. Oleh karena itu, status approved sering kali dipandang sebagai pencapaian atau milestone penting dalam berbagai bidang.
2. Etimologi dan Asal Usul Kata Approved
Untuk memahami lebih dalam tentang kata "approved", kita perlu menelusuri akar etimologisnya. Kata ini berasal dari bahasa Inggris Kuno "approven", yang pada gilirannya berasal dari bahasa Prancis Kuno "aprover". Jika kita telusuri lebih jauh, kita akan menemukan akarnya dalam bahasa Latin "approbare".
Kata Latin "approbare" terdiri dari dua bagian: "ad-" yang berarti "ke" atau "menuju" dan "probare" yang berarti "membuktikan" atau "menguji". Evolusi makna kata ini menarik untuk diamati karena pada awalnya, "approve" lebih dekat dengan arti "membuktikan" atau "mendemonstrasikan".
Seiring waktu, maknanya bergeser menjadi "menyetujui" atau "mengesahkan" seperti yang kita kenal sekarang. Pergeseran ini mencerminkan bagaimana konsep persetujuan berkembang dari sekadar pembuktian menjadi proses yang lebih formal dan institusional.
Dalam bahasa-bahasa lain, kita dapat melihat konsep serupa. Misalnya, dalam bahasa Spanyol "aprobado", dalam bahasa Jerman "genehmigt", dan dalam bahasa Indonesia sendiri, kita menggunakan "disetujui" atau "disahkan". Meskipun ada variasi dalam pengucapan dan penulisan, inti dari konsep ini tetap sama di berbagai budaya dan bahasa.
Penggunaan kata "approved" dalam konteks formal mulai meningkat secara signifikan sejak abad ke-18, bersamaan dengan berkembangnya birokrasi modern dan sistem pemerintahan yang lebih terstruktur. Ini menunjukkan bagaimana evolusi bahasa sering kali mencerminkan perubahan dalam struktur sosial dan organisasi masyarakat.
3. Approved dalam Konteks Bisnis dan Keuangan
Dalam dunia bisnis, kata "approved" memiliki peran yang sangat krusial dan bukan sekadar formalitas belaka. Ini merupakan indikator penting yang dapat menentukan arah dan keberlangsungan suatu proyek atau keputusan bisnis yang strategis.
- Manajemen Proyek - Dalam konteks manajemen proyek, approved sering menjadi titik kunci dalam siklus hidup sebuah proyek. Sebelum proyek dapat dimulai, proposal atau rencana proyek harus mendapatkan persetujuan dari pihak-pihak yang berwenang.
- Keuangan dan Akuntansi - Dalam proses penganggaran, setiap departemen biasanya harus mengajukan anggaran mereka untuk disetujui oleh manajemen keuangan atau eksekutif senior.
- Perbankan - Di sektor perbankan, approved memiliki arti spesifik terutama dalam konteks pinjaman atau kredit. Ketika aplikasi kredit dinyatakan approved, bank telah mengevaluasi kelayakan kredit pemohon.
- Pengembangan Produk - Approved menandai tahap penting di mana sebuah konsep atau prototipe telah dievaluasi dan dianggap layak untuk dilanjutkan ke tahap produksi.
- Kontrak dan Perjanjian - Dalam dunia kontrak bisnis, approved menunjukkan bahwa semua pihak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang tercantum dalam perjanjian.
Proses mendapatkan persetujuan dalam bisnis seringkali melibatkan negosiasi, revisi, dan bahkan penolakan sebelum akhirnya mencapai status approved. Dalam banyak kasus, proposal atau proyek mungkin perlu melalui beberapa iterasi dan penyesuaian sebelum mendapatkan persetujuan final.
4. Approved dalam Konteks Hukum dan Pemerintahan
Dalam ranah hukum, konsep "approved" memiliki signifikansi yang mendalam dan implikasi yang luas. Persetujuan dalam konteks hukum tidak hanya tentang menyetujui sesuatu, tetapi juga tentang legalitas, keabsahan, dan kekuatan hukum dari suatu keputusan atau tindakan.
- Proses Legislatif - Ketika rancangan undang-undang dinyatakan approved oleh badan legislatif, ini berarti RUU tersebut telah melalui semua tahapan pembahasan dan disahkan menjadi undang-undang.
- Peradilan - Dalam konteks peradilan, approved dapat merujuk pada persetujuan hakim terhadap mosi atau argumen hukum yang diajukan dalam persidangan.
- Hukum Administratif - Approved sering merujuk pada keputusan yang diambil oleh badan pemerintah, seperti persetujuan izin usaha atau lisensi operasional.
- Hak Kekayaan Intelektual - Ketika paten atau merek dagang dinyatakan approved, ini memberikan perlindungan hukum kepada pemiliknya.
- Hukum Lingkungan - Approved dapat merujuk pada persetujuan untuk proyek-proyek yang memiliki dampak lingkungan setelah melalui analisis mendalam.
Dalam konteks hukum, proses mendapatkan persetujuan seringkali melibatkan banyak tahapan, termasuk pengajuan dokumen, pemeriksaan, hearing atau dengar pendapat, dan bahkan banding jika persetujuan awal ditolak. Proses ini dirancang untuk memastikan keadilan, transparansi, dan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku.
5. Approved dalam Konteks Pendidikan dan Akademik
Dalam dunia pendidikan, konsep "approved" memiliki peran yang sangat penting dan multifaset. Persetujuan dalam konteks ini berkaitan dengan aspek administratif, kualitas pendidikan, standar akademik, dan perkembangan kurikulum.
- Akreditasi Lembaga - Ketika institusi pendidikan dinyatakan approved, ini menunjukkan bahwa lembaga tersebut telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh badan akreditasi.
- Kurikulum dan Program Studi - Program studi yang approved berarti telah melalui evaluasi komprehensif dan dianggap memenuhi standar pendidikan yang berlaku.
- Penelitian dan Publikasi - Dalam dunia akademik, proposal penelitian harus mendapat persetujuan dari komite etik sebelum dapat dilaksanakan.
- Penerimaan Mahasiswa - Status approved dalam penerimaan mahasiswa menunjukkan bahwa calon mahasiswa telah memenuhi persyaratan dan diterima di institusi tersebut.
- Sertifikasi dan Lisensi - Program pelatihan atau sertifikasi yang approved memberikan jaminan bahwa lulusannya memiliki kompetensi yang diakui secara resmi.
Proses persetujuan dalam pendidikan melibatkan evaluasi yang ketat terhadap berbagai aspek, mulai dari kualitas pengajar, fasilitas, kurikulum, hingga sistem evaluasi. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa standar pendidikan yang tinggi dapat dipertahankan dan lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
6. FAQ (Frequently Asked Questions)
Apa perbedaan antara "approve" dan "approved"?
"Approve" adalah kata kerja yang berarti menyetujui, sedangkan "approved" adalah bentuk past participle yang menunjukkan status sudah disetujui. Misalnya: "The manager will approve the proposal" vs "The proposal has been approved".
Bagaimana cara menggunakan kata "approved" dalam kalimat?
Kata "approved" biasanya digunakan setelah kata kerja bantu seperti "has been", "was", atau "is". Contoh: "The document has been approved by the committee" atau "Your application is approved".
Apakah "approved" selalu berarti persetujuan final?
Tidak selalu. Status approved bisa bersifat kondisional atau sementara, tergantung konteksnya. Beberapa persetujuan mungkin memiliki syarat tertentu yang harus dipenuhi atau dapat dicabut dalam kondisi tertentu.
Siapa yang berwenang memberikan status "approved"?
Pihak yang berwenang memberikan persetujuan tergantung pada konteksnya. Bisa berupa atasan, komite, lembaga pemerintah, badan regulasi, atau pihak lain yang memiliki otoritas dalam bidang tertentu.
Apa yang harus dilakukan jika pengajuan tidak approved?
Jika pengajuan ditolak, biasanya ada mekanisme untuk mengetahui alasan penolakan, melakukan perbaikan, dan mengajukan kembali. Beberapa sistem juga menyediakan proses banding atau review ulang.
Berapa lama proses untuk mendapatkan status approved?
Waktu proses sangat bervariasi tergantung jenis pengajuan dan institusi yang menangani. Bisa dari beberapa hari untuk hal sederhana hingga berbulan-bulan untuk proses yang kompleks seperti akreditasi atau perizinan besar.
Apakah status approved bisa dicabut atau dibatalkan?
Ya, dalam kondisi tertentu status approved bisa dicabut jika ditemukan pelanggaran, perubahan regulasi, atau tidak terpenuhinya syarat yang telah ditetapkan. Biasanya ada prosedur khusus untuk pencabutan persetujuan.
(kpl/fds)
Advertisement